Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Desember 02, 2022, 11:22:01 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,639
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 64
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 44
Total: 44

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Pertanyaan tentang rotasi bumi

Dimulai oleh Anton_Soepriyanto, Agustus 03, 2011, 01:47:03 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Balya

KutipDan bicara gravitasi terkait dengan massa itu berdasarkan teorinya siapa ??
berdasarkan bukunya vani sugiyono...

\[g=G\frac{M}{r^{2}}\]
dimana G itu nilainya = \[6,67\cdot 10^{-11}Nm^{2}/Kg^{2}\]

g = gravitasi,
m = massa
r= jari2 planet

smoga mnjawab..
^-^
aku akan mengenalkan pendahulu ku lagi pada dunia dan akan mengikuti mereka.

semut-ireng

tanya teorinya siapa,  dikasih rumus,  duh,  gimana bisa belajar kalo caranya begini ? ;D

Balya

nah itu yang saya ga tahu..
:D

tapi pastinya ada teori dong, kalau formula udah di bikin?
???
aku akan mengenalkan pendahulu ku lagi pada dunia dan akan mengikuti mereka.


semut-ireng

Kutip

Light Deviation

Every physicist is familiar with the observation of the light deflection by the sun made by Sir Arthur Eddington during a total solar eclipse in 1919. Here we simulate this phenomenon replacing spacetime elasticity by elasticity of an expanded polypropylene foam. A set of lines is drawn on the foam and a half-cylinder, acting as a closed volume, is placed under these lines.

As we see on this photo, lines are curved. We have exactly the same phenomenon in spacetime. Contrary to what we think, the light is not "attracted" by a mass, which is a nonsense, but follows convex geodesics of the spacetime curvature produced by closed volumes.


the authors show that no-one can seriously claim that light is really deflected by the Sun.

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.] 

Balya

jadi yang mmbuat cahaya ter deflected apa?
aku akan mengenalkan pendahulu ku lagi pada dunia dan akan mengikuti mereka.

semut-ireng

Kutip dari: Balya pada Agustus 15, 2011, 09:54:52 AM
jadi yang mmbuat cahaya ter deflected apa?

Refraksi cahaya berdasarkan Hukum Snellius.  Penerapannya dalam Ilmu Bintang / Astronomi,  dikenal dengan istilah ' lengkungan sinar astronomis ' dan ' lengkungan sinar bumiawi ',  besarnya sudut kedua lengkungan itu tergantung pada lintang dan bujur pengamat,  waktu setempat, dan ketinggian pengamat.

Pembuktian yang dilakukan oleh Lord Eddington tidak bisa dibenarkan secara ilmiah,  karena mengabaikan faktor2 di atas.




semut-ireng

Silakan perhatikan gambar dan penjelasan pembelokan cahaya di link dibawah ini :

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Antara posisi sejati bintang ( True Position ) dengan posisi semu bintang ( Apparent Position ) membentuk suatu sudut,  dan hal itu dikatakan :  disebabkan karena cahaya dibelokkan oleh gravitasi matahari.

Gambar seperti di atas itu,  tanpa ada gambar bulatan mataharinya,  di ilmu astronomi  biasa digunakan untuk menjelaskan,  bahwa bintang2 di langit yang kita lihat sehari-hari pada waktu malam hari,  adalah posisi semu alias bukan posisi sebenarnya.   Baik kita melihatnya dengan mata telanjang,  maupun kita melihatnya menggunakan teleskop,  yang kita lihat adalah posisi semu bintang ( apparent position ).   Untuk mengetahui posisi sejatinya  ( true position ),  diperlukan perhitungan astronomis dengan menggunakan argumen2 :  Lintang dan Bujur pengamat,  Waktu setempat,  dan Ketinggian pengamat dari permukaan laut.

Saya sampaikan di posting sebelumnya,  bahwa pembuktian yang dilakukan oleh Arthur Eddington tidak bisa dibenarkan secara ilmiah,  alasannya  :

1.  Eddington memotret bintang dari lokasi yang berbeda Lintang dan Bujurnya,  pertama memotret dari kota Oxford di Inggris,  dan ke dua  memotret dari pulau Principe di sebelah Barat Afrika. 

2.  Ada beda waktu yang lama / beberapa bulan antara potret pertama yang lalu dibandingkan dengan potret kedua.

Berdasarkan keilmuan astronomi,  cara yang dilakukan oleh Eddington,  dan cara itu yang disarankan oleh Einstein ( ? ),  tidak bisa dibenarkan.   Semua benda2 angkasa di langit,  dalam peredaran hariannya,  setiap saat berubah kedudukannya.   Perubahan kedudukannya diamati dari posisi yang satu dibandingkan posisi lainnya,  akan berbeda walaupun diamati pada waktu / saat yang sama.  Berbeda pula bila diamati dari dua posisi yang ketinggiannya berbeda.   Lebih2 bila diamati dari dua posisi dengan selang waktu yang berbeda ..................

Semoga penjelasan tambahan ini bisa membantu.

Sky

@semut-ireng
loh ko kita jadi melenceng topiknya.

Btw, Hukum gravitasi yang digunakan Balya (Hukum Gravitasi Klasik Newton), khusus digunakan untuk mekanika klasik (dimana benda yang diamati memiliki kecepatan yang tidak mendekati kecepatan cahaya).
Yang berarti, bisa digunakan untuk menghitung gravitasi bumi.

Sebenarnya, berbeda dengan cakram yang gepeng/pipih, bumi memiliki dimensi bola (lonjong). gaya gravitasinya juga beda jauh, dan perhitungan gaya (semu) sentrifugalnya juga berbeda (gaya sentrifugal di bumi biasa disebut gaya Coriolis).

Sedangkan tentang masalah yang di kutub, kita bisa bandingkan seperti:
Cakram yang kita putar (atau mungkin semacam Merry-go-round) memiliki kecepatan angular (asumsi saja):
1 putaran per 30 detik
Sedangkan bumi memiliki kecepatan angular (asumsikan saja) 1 putaran per 24 jam.
Dari sini saja ketahuan siapa yang lebih cepat, yaitu Cakram.

Sementara itu, besar gaya Coriolis sebanding dengan kuadrat kecepatan angular dan jarak benda tersebut ke sumbu rotasi.
Misal kita berdiri di atas merry-go-round yang berputar dengan frekuensi 30 detik dan kita berjarak 1 m dari pusat rotasi.
Misalkan lagi kita berdiri di atas bumi di khatulistiwa yang jaraknya kira-kira 6000 km dari pusat rotasi.

Selanjutnya, tinggal dibandingkan hasil kuadrat-kecepatan-angular dikali dengan jarak dari rotasi untuk melihat gaya coriolis mana yang lebih kuat. Tentu saja jika kita bandingkan dengan di kutub yang jaraknya lebih dekat dengan sumbu rotasi, maka gaya coriolis cakram akan "lebih terasa".

Balya

gaya coriolis itu apa yah om sky?
minta bahan bacaannya dong..
kalau ada yang indo..
;D
aku akan mengenalkan pendahulu ku lagi pada dunia dan akan mengikuti mereka.

ksatriabajuhitam

Kutip dari: Anton_Soepriyanto pada Agustus 03, 2011, 01:47:03 PM
Kalau kita berdiri di atas cakram berputar, kita akan merasa terdorong keluar cakram kan?
itu gaya fiktif, yang "dimunculkan" agar hukum newton tetap berlaku di kerangka non-inersial (e.g. nongkrong di benda yang berotasi aka memiliki percepatan)

Kutip dari: Anton_Soepriyanto pada Agustus 03, 2011, 01:47:03 PM
Lalu Kenapa tidak ada gaya radial menjauhi kutub untuk benda benda di daerah lingkar kutub akibat rotasi bumi?
ada, seperti kasus pertama di atas, itu berlaku juga.

Kutip dari: Anton_Soepriyanto pada Agustus 03, 2011, 01:47:03 PM
Untuk daerah di dekat khatulistiwa gaya ini akan "dinetralkan" oleh gravitasi mengingat arahnya yg tepat berlawanan. Tapi bagaimana dg daerah sekitar kutub?
mungkin saya mengusulkan sebuah percobaan (sederhana) untuk memahami peristiwa ini.
ambil sebuat magnet, beri poros bermotor, sehingga magnet bisa berputar: ini menganalogikan bumi yang berputar dengan magnet sebagai pengganti gaya gravitasi.
tempelkan besi di sisi luar magnet. pastikan magnet cukup kuat menarik besi sehingga kita bisa mengabaikan efek berat besi (karena gravitasi real bumi).
nyalakan motor sehingga magnet berputar. mulai dari laju putaran kecil hingga besar.
perhatikan bahwa ketika laju putaran ditambah, pada laju tertentu besi akan melenceng lepas ke luar!

(kondisi ini mengindikasikan percepatan akibat gravitasi (dianalogikan oleh gaya magnet) tidak cukup untuk membuat benda berkecepatan tangensial tertentu untuk membentuk kurva lingkaran. atau dari sudut pandang benda di permukaan bumi (dianalogikan oleh besi yang menempel di magnet), gaya sentrifugal (gaya fiktif) terlalu besar untuk melawan gaya gravitasi, ada percepatan netto ke luar)
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

gema

Kutipberdasarkan bukunya vani sugiyono...

\[g=G\frac{M}{r^{2}}\]
dimana G itu nilainya = \[6,67\cdot 10^{-11}Nm^{2}/Kg^{2}\]

g = gravitasi,
m = massa
r= jari2 planet


Itukan Hukum Gravitasi Universal Newton.
Rotasi Bumi bukan penyebab dari Gravitasi.2 Ilmuwan besar berdebat mengenai Gravitasi -- Newton dan Einstein.Newton berpendapat;Gravitasi ada karena interaksi benda bermassa.
Einstein berpendapat ;Gravitasi ada karena kelengkungan ruang dan waktu (geodesi) yg diciptakan benda bermassa.
Mpunya sombong dan salah.

ksatriabajuhitam

intermezzo:



Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

semut-ireng

Kutip dari: gema pada Agustus 25, 2011, 06:57:44 AM
Itukan Hukum Gravitasi Universal Newton.
Rotasi Bumi bukan penyebab dari Gravitasi.2 Ilmuwan besar berdebat mengenai Gravitasi -- Newton dan Einstein.Newton berpendapat;Gravitasi ada karena interaksi benda bermassa.
Einstein berpendapat ;Gravitasi ada karena kelengkungan ruang dan waktu (geodesi) yg diciptakan benda bermassa.

contoh analogi yang tidak sesuai,  barangkali ;  gravitasi ada karena kelengkungan ruang-waktu yang diciptakan benda bermassa.

kelengkungan ruang-waktu,  jika ada,  itupun juga interaksi benda2 bermassa ( Newton ).


Balya

:D
mantep gambarnya...

tapi bener juga tuh..
:D

jadi gravitasi yang sebenarnya adalah..
???
*bingung...
aku akan mengenalkan pendahulu ku lagi pada dunia dan akan mengikuti mereka.