Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Januari 21, 2022, 05:37:30 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 45
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 21
Total: 21

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Quantum Gravity  (Dibaca 63807 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline dark_nekron

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 102
  • IQ: 6
Re: Quantum Gravity
« Jawab #15 pada: Agustus 28, 2008, 09:35:36 PM »
quantum theory is mystique. keberadaannya bisa menghancurkan teori2 yang ada. karena berhubungan dengan teori alam......
......i'am still stupid..... and always stupid......
----ORANG GENDENG----

Offline fitrie

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 145
  • IQ: 36
  • Gender: Wanita
  • semua itu hanya karena kasih dan sayang...........
Re: Quantum Gravity
« Jawab #16 pada: Agustus 31, 2008, 05:09:59 AM »

@fitrie
Hallo, fitrie!

halo juga, sering2 berkunjung ya  ;) ;) ;) ;)
semua itu hanya karena kasih dan sayang...........tidakkah engkau pahami itu.........

Offline skuler

  • Staff
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 993
  • IQ: 109
  • Gender: Pria
  • Read! write! Revolt!
    • Read! write! Revolt!
Re: Quantum Gravity
« Jawab #17 pada: September 26, 2008, 03:57:13 AM »
blah2blah2blah
blah2blah2blah22

tu dua artikel bikinan sapa? klo buatan sendiri, posting di 'kirim artikel' ajah..lumayan kan nambah koleksi forsa.
"Who controls the present now controls the past. Who controls the past now controls the future.”-- RATM, 1999.

Offline fitrie

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 145
  • IQ: 36
  • Gender: Wanita
  • semua itu hanya karena kasih dan sayang...........
Re: Quantum Gravity
« Jawab #18 pada: September 26, 2008, 10:37:59 PM »
tu dua artikel bikinan sapa? klo buatan sendiri, posting di 'kirim artikel' ajah..lumayan kan nambah koleksi forsa.

kalo punya fitri itu saduran........ ;D ;D ;D ;D
( :angel: :angel: kejujuruan hati fitri :angel: :angel:)

Offline Haryanto

  • Moderator
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 272
  • IQ: 26
  • Gender: Pria
  • What do you care what other people think
    • my_papers
Re: Quantum Gravity
« Jawab #19 pada: Februari 23, 2009, 12:08:07 AM »
Well, saya pesimis teori konsisten untuk kuantum gravity bakal fix dalam waktu dekat.. masalahnya gini, untuk model standar, SU(3)xSU(2)xU(1), yang dikuantisasi adalah medan (gauge).. maka keluar partikel kuantum pembawa gaya, gluon (QCD), W(plus-minus) Z(netral)+foton (Electroweak).. semua memakai 'baju' analog dari quantum electrodynamic yang merupakan teori medan kuantum tersuskses yang pernah dibuat (Feynman+Schwinger+Tomonaga+dll gitu lho :))..
Namun beda halnya dengan gravitasi.. teori Einstein tidak mengindikasikan adanya pertikel pembawa gaya (beda dengan 3 interaksi fundamnetal yg laen).. teori Einstein mengatakan bahwa 'interaksi' antar massa adalah krn geometri di sekitar massa-massa tsb.. jadi yang ingin dikuantisasi adalah geometrinya (klo msih pake frameworknya Einstein).. ini njelimet, sebelum dikuantisasi saja, blajar GR udah puyeng (klo ada yg bilang teori Eisntein itu gampang, jago lah).. Nah, make teori gravitasi kuantum dengan pendekatan ala QFT, dengan graviton sebagai gauge-nya, malah lier (kt orang Sunda), teori ini tidak dapat direnormalisasi.. tidak sehat.. Nah, muncul String, dengan basic yang benar-benar beda.. tiap partikel fundamental adalah vibrasi yang berbeda-beda dari objek string (tali).. matematikanya juga ga gampang lho.. :)
kesimpulannya : pencairan teori gravitasi kuantum yang konsisten memang sangat-sangat menantang, namun ini akan lama dan butuh beberapa generasi.. tapi mengutip pernyataan Feynman (krg lebih).. kita ga harus mencapai teori final.. cukup dengan menambah pengetahuan yang ada.. kita lebih tahu tentang alam semesta bekerja.. :)
We must know — we will know!
-David Hilbert -

Offline Haryanto

  • Moderator
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 272
  • IQ: 26
  • Gender: Pria
  • What do you care what other people think
    • my_papers
Re: Quantum Gravity
« Jawab #20 pada: Februari 23, 2009, 12:10:46 AM »
klo punya ku di atas dari pengalamanku sendiri.. hehehe
bukan mau gimana, cuma pengen nunjukin theoretical high energy physics is very very interesting subject to be studied.. I'm not saying it is easy. perhaps it is the hardest one.. :)
Any comments are welcome.. :)

Offline danumurti

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 0
Re: Quantum Gravity
« Jawab #21 pada: Juni 05, 2009, 02:29:47 PM »
Well, saya pesimis teori konsisten untuk kuantum gravity bakal fix dalam waktu dekat.. masalahnya gini, untuk model standar, SU(3)xSU(2)xU(1), yang dikuantisasi adalah medan (gauge).. maka keluar partikel kuantum pembawa gaya, gluon (QCD), W(plus-minus) Z(netral)+foton (Electroweak).. semua memakai 'baju' analog dari quantum electrodynamic yang merupakan teori medan kuantum tersuskses yang pernah dibuat (Feynman+Schwinger+Tomonaga+dll gitu lho :))..
Namun beda halnya dengan gravitasi.. teori Einstein tidak mengindikasikan adanya pertikel pembawa gaya (beda dengan 3 interaksi fundamnetal yg laen).. teori Einstein mengatakan bahwa 'interaksi' antar massa adalah krn geometri di sekitar massa-massa tsb.. jadi yang ingin dikuantisasi adalah geometrinya (klo msih pake frameworknya Einstein).. ini njelimet, sebelum dikuantisasi saja, blajar GR udah puyeng (klo ada yg bilang teori Eisntein itu gampang, jago lah).. Nah, make teori gravitasi kuantum dengan pendekatan ala QFT, dengan graviton sebagai gauge-nya, malah lier (kt orang Sunda), teori ini tidak dapat direnormalisasi.. tidak sehat.. Nah, muncul String, dengan basic yang benar-benar beda.. tiap partikel fundamental adalah vibrasi yang berbeda-beda dari objek string (tali).. matematikanya juga ga gampang lho.. :)
kesimpulannya : pencairan teori gravitasi kuantum yang konsisten memang sangat-sangat menantang, namun ini akan lama dan butuh beberapa generasi.. tapi mengutip pernyataan Feynman (krg lebih).. kita ga harus mencapai teori final.. cukup dengan menambah pengetahuan yang ada.. kita lebih tahu tentang alam semesta bekerja.. :)
Mas Haryanto, Sebenarnya sy baru2 ini aja tertarik dengan mekanika kuantum dan relativitas, walupun sy kul di ilmu sosial. Mohon saya bisa dijelasin ngga hal2 mendasar mengenai dua teori tsb? Misal: 1. Dlm teori relativitas, pada contoh dua orang yang saling mengamati, yg mana salah satu dari dua orang tersebut naik pesawat mendekati kecepatan cahaya, dan yg lain mengamati dari bumi dan diam. Yg naik pswt bawa jam dengan sinar photon yg memantul keatas dan kebawah dalam sebuah kotak kaca  sbg pengukur waktu, misal setiap satu detik (mnrt orang yg di pesawat) sinar photon memantul dari atas ke bwh / sebaliknya.  Shg ketika jam/pesawat tersebut bergerak, menurut pengamatan orang yg di bumi, akan membutuhkan waktu lebih dari satu detik untuk sinar photon memantul dari atas ke bwh/sebaliknya (Krn bila menurut orang yg di bumi sinar photon bergerak memantul dari atas kebawah/sebaliknya dlm waktu satu detik juga, mk sinar photon bergerak melebihi kecepatan cahaya, dan itu tidak mungkin).
Lalu pertanyaannya, apakah teori relativitas berdasarkan pemikiran itu saja atau ada yg lain? Hubungan teori relativitas dengan teori gravitasi itu bagaimana?
2. Dalam mekanika kuantum, itu yang dihitung apa sih? prakteknya buat apaan?
....Sori kalo pertanyaannya terlalu bodoh :), tp gimana, hbs penasaran sih  ???
 
« Edit Terakhir: Juni 05, 2009, 03:11:47 PM oleh danumurti »

Offline Haryanto

  • Moderator
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 272
  • IQ: 26
  • Gender: Pria
  • What do you care what other people think
    • my_papers
Re: Quantum Gravity
« Jawab #22 pada: Desember 31, 2009, 09:00:14 AM »
sori mas danumurti, saya baru baca post anda.. saya coba jawab ya..

1) konsep dasar teori relativitas adalah masing masing pengamat (observer) memiliki ukuran waktu dan panjang sendiri-sendiri.. Ini adalah harga yg harus dibayar krn mematahkan teori Newton bahwa kecepatan cahaya adalah tidak berhingga, atau informasi yg dibawa cahaya dapat sampai dalam sekejap, untuk siapapun pada jarak berapapun.. yang anda tuliskan krg lbh benar, ini dikenal dengan dilasi waktu.. tapi relativitas khusus (sy tekankan khusus, tidak umum) tidaklah berpijak pada konsep ini.. teori relativitas khusus berpijak pada 2 postulat Einstein yg dicetuskannya pada tahun 1905, yaitu : 1) hukum fisika sama untuk semua kerangka inersial adalah sama.. 2) cahaya bergerak pada kecepatan tetap (dan berhingga), yaitu c..
dari 2 postulat inilah dapat diturunkan berbagai hubungan menarik dalam bahasan fisika modern, termasuk E = mcc..

2) dalam mekanika kuantum, kita berusaha mencari solusi persamaan Schroedinger (kalau kita gunakan formulasi Schroedinger, krn ada juga formulasi Heisenberg), yaitu dinamakan fungsi gelombang.. secara umum, fungsi gelombang ini berubah terhadap ruang dan waktu, istilah kerennya fungsi ruang dan waktu.. Dosen saya dulu pernah berkata bahwa fungsi gelombang ini adalah KTP dari sistem yg diamati.. dari KTP ini kita bisa tahu perkiraan besaran fisis yg dinginkan, misalakan momentum atw energi.. kesuksesan besar teori kuantum awal2 adalah mampu menurunkan spektrum/ level energi atom Hidrogen.. seperti yg kita tahu, atom yg paling sederhana yaitu atom Hidrogen (dalam tabel unsur periodik menempati no.1), terdiri atas 1 proton dan 1 elektron.. jadi untuk menemukan solusi persamaan Schroedinger relatif bisa.. namun semakin kompleks atomnya, makin susah mencari solusi fungsi gelombang, hingga hanya dapat diberikan solusi pendekatan.. gunanya apa?? aplikasi praktis saya juga belum pernah belajar, tapi saya sering dengar bahwa mekanika kuantum/teori kuantum banyak digunakan orang kimia (ada yg mau bantu saya jelasin ini, teman saya dulu jurusan kimia pernah nanyain saya ttg aproksimasi WKB dan Born-Oppenheimer).. yg jelas, mekanika Newton tidak dapat digunakan dalam dunia skala atomik, disinilah berperan mekanika kuantum..

Offline gadis_misterius

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 0
Re: Quantum Gravity
« Jawab #23 pada: Mei 26, 2010, 06:37:37 PM »
tu dua artikel bikinan sapa? klo buatan sendiri, posting di 'kirim artikel' ajah..lumayan kan nambah koleksi forsa.

kalo punya fitri itu saduran........ ;D ;D ;D ;D
( :angel: :angel: kejujuruan hati fitri :angel: :angel:)

Ini tulisan aslinya:

Umur Alam Semesta (The Age of  the Universe)
Prof. P. Silaban, Ph.D.
Theoretical Physics Laboratory
Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10 Bandung 40132.

Link Download:
http://www.itb.ac.id/focus/focus_file/makalah%20Prof.%20Pantur%20Silaban%20dalam%20Kuliah%20Populer.pdf

Offline qarrobin

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 137
  • IQ: 19
  • Gender: Pria
  • Alias Olaf Adler
    • Arch Carrying Angels
Re: Quantum Gravity
« Jawab #24 pada: Agustus 30, 2010, 08:40:08 AM »

Offline Kang Tenso

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
Re: Quantum Gravity
« Jawab #25 pada: Mei 24, 2011, 05:28:26 AM »
Waw, pada pinter2 semua nih...
Ajarin fisika donk...

O Iya, minta izin copy paste artikelnya buat dipasang diblog. Nanti saya cantumkan link kemari...

Offline Kang Tenso

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
Re: Quantum Gravity
« Jawab #26 pada: Mei 24, 2011, 05:46:12 AM »
Iya, tanya...
Gauge dalam teori medan gauge itu apa sih?
Kalau di game, biasanya gauge itu meteran yang menunjukkan nyawa. Kira2 mirip nggak ya?

Offline Haryanto

  • Moderator
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 272
  • IQ: 26
  • Gender: Pria
  • What do you care what other people think
    • my_papers
Re: Quantum Gravity
« Jawab #27 pada: Mei 24, 2011, 09:30:48 AM »
ya.. arti gauge itu sendiri adalah ukur.. tp dalam teori medan, medan gauge adalah medan pembawa gaya (sekedar istilah).. misalkan, untu gaya elektromagnetik, medan gauge nya adalah foton, yang dalam range frekuansi tertentu kita kenal sbg cahaya tampak.. tapi medan gauge tidak hanya ini, mgkn pernah denger graviton, lalu ada partikel W, Z..

Offline all@one

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 40
  • IQ: 0
Re: Quantum Gravity
« Jawab #28 pada: Juni 23, 2011, 02:32:03 AM »
Gravitasi memang benar-benar ajaib, ::) gaya yang bertanggung jawab (sebagian) terhadap berkembangnya alam semesta. Gravitasi adalah gaya yang berkecenderungan untuk menarik segala sesuatu yang bermassa. gravitasi bersifat meliputi seluruh wujud semesta (seperti medan) belum di ketahui apa yang membawanya (gauge-nya), disebut-sebut graviton (masih dalam teori), dalam pandangan sebagian ahli gravitasi bersifat terpusat, misalnya pada suatu galaksi seolah-olah garavitasi mengarah pada pusat galaksi, namun bila dihubungkan dengan dark -energy (juga masalah yang masih membingungakan), hal ini sepertinya ada gejala yang menunjukkan bahwa gravitasi tidak benar-benar terpusat pada suatu titik, tetapi menyebar sesuai dengan konsentrasi massa yang ada pada alam semesta. ???

Offline Kang Tenso

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 3
  • IQ: 0
Re: Quantum Gravity
« Jawab #29 pada: Juni 23, 2011, 04:28:53 AM »
O... Jadi begitu...
Berarti graviton masih belum 100% sah jadi milik gravitasi ya?
Trus, maksudnya spin dalam teori kuantum itu sama dengan, misalnya, rotasi bumi nggak yah?

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
3819 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 09, 2009, 02:22:29 PM
oleh skuler
0 Jawaban
3565 Dilihat
Tulisan terakhir November 17, 2010, 07:59:24 AM
oleh qarrobin
1 Jawaban
4929 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 12, 2012, 10:02:41 PM
oleh Melnick
2 Jawaban
145297 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 05, 2017, 12:25:30 AM
oleh zoldik
2 Jawaban
19413 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 20, 2017, 09:04:15 AM
oleh The Houw Liong