Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 05:53:11 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 62
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 35
Total: 35

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

sampah luar angkasa

Dimulai oleh maglev, Maret 14, 2009, 02:41:05 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Pi-One

Kutip dari: M101A pada Agustus 27, 2009, 11:15:39 PM
kalo terbakar berarti menghasilkan zat baru <dan biasanya itu adalah Carbon> yang cukup merepotkan.. berarti ntarnya bumi menjadi tempat pengolahan sampah universal.. mantap banget tuch..
sampah sedikit aj masih ribet.
Kurasa unsur-unsur yang dihasilkan gesekan debris macam itu jumlahnya gak signifikan...

M101A

hal apa yang menunjukan kalo hal itu tidak signifikan, bukannya justru lebih berbahaya... soalnya benda itu sudah berkelana di luar angkasa, so sudah banyak unsur2 lain yang melekat pada nya..

loser1942

Kutip dari: M101A pada Agustus 28, 2009, 12:48:09 PM
hal apa yang menunjukan kalo hal itu tidak signifikan, bukannya justru lebih berbahaya... soalnya benda itu sudah berkelana di luar angkasa, so sudah banyak unsur2 lain yang melekat pada nya..

ya iya sih bener juga.
plus banyak kena radiasi.

Pi-One

Kutip dari: M101A pada Agustus 28, 2009, 12:48:09 PM
hal apa yang menunjukan kalo hal itu tidak signifikan, bukannya justru lebih berbahaya... soalnya benda itu sudah berkelana di luar angkasa, so sudah banyak unsur2 lain yang melekat pada nya..
Tiap hari ada berapa banyak sampah angkasa yang jatuh ke atmosfer kita? Dibanding itu, debris-debris yang dijatuhkan gak ada apa-apanya. Makanya dibilang 'gak signifikan', karena debris begitu akan hancur jauh sebelum mencapai permukaan.

ksatriabajuhitam

nih ada video simulasi tabrakan satelit Iridium dan Cosmos:
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

ini ada infor tentang object yang survive memasuki bumi lagi, tetapi memang jarang:
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
Kutip
...
In general, components made of aluminum and similar materials with low melting temperatures do not survive reentry, while pieces or components made of materials with high melting temperatures, such as stainless steel, titanium, and glass often do survive. Large pieces with moderate melting temperatures can also survive reentry, radiating heat over their large surface areas. Pieces that survive reentry tend to be large and in some cases heavy, posing a significant hazard to any people and property within the bounds of the object's reentry debris footprint.
...


The thrust chamber and related debris for the Delta stage was also recovered. It now resides in a UFO museum in Texas. (Aerojet)


One object recovered from the reentry of the Delta second stage into Texas was this 250-kg propellant tank. (NASA)
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

M101A

sampah2 itu tuch emang berasala dari bumi? maksudnya dari satelit yang telah dikirim ke luar angkasa lalu rusak, atau berasala dari planet lain??

irul_platinum

oh, mengenai sampah luar angkasa ya??
ya, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sampah ini memang sangat berbahaya.
bisa merusak sistem pada satelit (bayangkan klo satelit nya tertabtak sampah itu),,

asal muasal sampah ini banyak berasal dari benda yang diluncukan dari bumi. misalkan, pada waktu meluncurkan roket. nah ketika mencapai ketinggian tertentu, kan ada badan (bagian) roket yang dilepaskan, sehingga itu bisa menjadi sampah luar angkasa. belum lagi satelit yang sudah mengorbit dan rusak, belum lagi sampah bekas penelitian di luar angkasa..

sampah di bumi kan semakin banyaknya gini? kebayang ga kalo suatu saat di bumi sudah tidak ada tempat untuk membuang sampah? apa kita akan membuang sampah ke luar angkasa?
[move]NOT JUST WIN, BUT DESTROY YOUR ENEMY...!!![/move]

M101A

wah,, baru kepikiran juga tuch, buang sampah kesono. nanti kita bukan melihat bulan kalo malam hari, tapi segerombolan sampah dari bumi yang sedang mengorbit..

irul_platinum

ummhh,,
coba kita pikirkan lagi,,

sampah yang dibuang ke luar angkasa,, atau kita yang pindah dai bumi dan mencari planet lain yang setara dengan bumi???
[move]NOT JUST WIN, BUT DESTROY YOUR ENEMY...!!![/move]

M101A

enakan buang sampah ke luar angkasa,, soalnya kalo kita yang pindah berarti harus memulai kehidupan yang sangat baru di tempat yang baru, dan penyesuannya pun susah,,

raisuien

sama2 gak enak...
klo sampah dipindahin ke luar angkasa ntar mengotori luar angkasa...
klo bisa sih buangnya di black hole ja...

klo kita yg pindah... maw nyari planet baru yg sama dgn bumi kan lama..

irul_platinum

gak enak sih emang ga enak..
tapi kita harus berfikir realistis,,
coba dipikirkan, dengan pertumbuhan penduduk dunia seperti yang kita ketahui, jumlah penduduk dunia kan semakin hari semakin banyak, perumahan semakin banyak, bisa2 permukaan bumi ini padat sekali, dan bisa mencapai kondisi tidak adanya 'space' untuk tiggal di bumi. mungkin kita tidak akan mengalaminya, tapi siapa yang tau dengan kepastian ini??
walaupun, kemungkinan bagi kita sangat kecil untuk mengalami keadaan ini, tapi kita harus memikirkan generasi yang akan datang,,, ???
[move]NOT JUST WIN, BUT DESTROY YOUR ENEMY...!!![/move]

M101A

Bener juga kata @irul.. tapi gimana kalo kita buang sampahnya gak di ruang angkasa raya, tapi di planet kosong gtu..

raisuien

kenapa tidak menyediakan tempat pengolahan sampah di luar angkasa ja klo begitu?

irul_platinum

@ M101A:
kalo kita membuang sampah di planet kosong,, itu membutuhkan proses yang lebih lama dibandingkan kita membuang begitu saja d luar angkasa, perlu ekspedisi ke planet tersebut, terus apa yang akan membawa sampah itu?? sampah kan banyaknya sangat banyak sekalii,bayangkan, berapa kali untuk mengangkut sampah tersebut ke planet itu?? kayaknya prosesnya bisa menyamai peluncuran satelit tuh,,,,

@raisuien
di bumi aja susah untuk merealisasikan tempat pengolahan sampah, apalagi di luar angkasa?? stasiun luar angkasa aja tidak dimiliki oleh setiap negara,,
[move]NOT JUST WIN, BUT DESTROY YOUR ENEMY...!!![/move]