Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juli 03, 2022, 09:20:51 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 60
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 40
Total: 40

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Pembakaran Tanpa Oksigen

Dimulai oleh hendri hidayat, Agustus 09, 2009, 09:58:41 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

loser1942

ouw.....
jadi panas sebenarnya cuma perpindahan energi dari satu atom ke atom yg lain ya?
apakah setiap atom yg bergerak itu menghasilkan panas?
atau bergetarnya atom hanya sebagai perantara perpindahan energi tersebut?
tolong pencerahannya all

raisuien

klo gak salah...
panas dihasilkan akibat adanya gerakan dan tumbukan atom...

loser1942

wew.....
itu kalo reaksi fusi kaleee.....
kalo panas hasil pembakaran gemana donk?
apakah sama kyk yg dikatakan raisuien
Kutip dari: raisuien pada Agustus 13, 2009, 09:51:31 PM
klo gak salah...
panas dihasilkan akibat adanya gerakan dan tumbukan atom...

ksatriabajuhitam

Kutip
Heat (physics), in physics, transfer of energy from one part of a substance to another, or from one body to another by virtue of a difference in temperature. Heat is energy in transit;
sumber: [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Kutip
II Temperature

The sensation of warmth or coldness of a substance on contact is determined by the property known as temperature. Although it is easy to compare the relative temperatures of two substances by the sense of touch, it is impossible to evaluate the absolute magnitude of the temperatures by subjective reactions. Adding heat to a substance, however, not only raises its temperature, causing it to impart a more acute sensation of warmth, but also produces alterations in several physical properties, which may be measured with precision. As the temperature varies, a substance expands or contracts, its electrical resistivity (see Resistance) changes, and in the gaseous form, it exerts varying pressure. The variation in a standard property usually serves as a basis for an accurate numerical temperature scale (see below).

Temperature depends on the average kinetic energy of the molecules of a substance, and according to kinetic theory (see Gases; Thermodynamics), energy may exist in rotational, vibrational, and translational motions of the particles of a substance. Temperature, however, depends only on the translational molecular motion. Theoretically, the molecules of a substance would exhibit no activity at the temperature termed absolute zero. See Molecule.
sumber: [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

tuh yang ditebelin

pokoknya semua panas, apapun sumbernya
panas --> transfer energi, transfernya bisa melalui radiasi, konduksi, konveksi
tetapi yang dirasakan tubuh ialah "getaran", liat bagian II Temperature
maka bisa dimengerti mengapa inframerah lebih "panas" dari cahaya biru, padahal energinya lebih kecil (tetapi yang berhasil ditransfer lebih banyak)
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

raisuien

@loser
sorry...
salah y...

@ksatriabajuhitam
thanx buat infonya...

ksatriabajuhitam

Kutip dari: raisuien pada Agustus 13, 2009, 09:51:31 PM
klo gak salah...
panas dihasilkan akibat adanya gerakan dan tumbukan atom...
bukannya emang bener kayak gini
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

raisuien

owh... dah bener y?
gak taw jg deh...
wkwkwkwkwkwk....

loser1942

siapa yg bilang salah cuyy.......
gua gak expert di bidang ini, gua lebi suka ke astronomy and cosmology.
tapi ini suka juga seh.

hendri hidayat

Makasih semuanya, sebenarnya saya anak bahasa tetapi senang saint. Oh ya mengenai reaksi fusi, apakah sama dengan konsep lava, atau inti bumi yang berbentuk cairan panas(maaf saya tidak tau istilahnya). Permasalahannya, saya pernah baca bahwa setiap udara/gas akan dipengaruhi oleh grafitasi dan ketinggian. Bisa saja di pusat ini bumi tidak ada 02 sehingga terjadi reaksi fusi, benarkah pernyataan saya ini?? ;D

loser1942

kalo lava itu kan bebatuan panas yg cair, akibat adanya gesekan antar batuan.

kalo ttg pusat bumi gua gak tau deh, soalnya gua bukan anak kebumian.

Sky

Hmm... suhu inti bumi kurang kuat untuk menjalani reaksi fusi.
Selain itu, inti bumi adalah besi cair, sedangkan unsur besi adalah unsur yang paling stabil susunan inti atomnya (maksudnya susah menjalani reaksi radioaktif, seperti fusi dan fisi)
Kalo lava atau magma itu hanya logam cair saja karena suhu di dalam kerak bumi cukup panas, sehingga material di sana dapat mencair.

loser1942

wew.....
logam cair cuyy....
baru tau setau gua kalo membeku juga jadi batu deh...
wahh...
pecaya aja deh, gua bukan ahlinya seh.
sky anak kebumian ya?

frans3q

jadi kesimpulannya, mustahil ya ngbuat reaksi pembakaran tanpa pake O2?
Terimakasih banyak buat tmn2 yg uda nambah IQ saya... :D

ksatriabajuhitam

Kutip dari: frans3q pada Agustus 17, 2009, 01:07:55 AM
jadi kesimpulannya, mustahil ya ngbuat reaksi pembakaran tanpa pake O2?
ya, secara definisinya emang begitu

S: (n) combustion, burning (a process in which a substance reacts with oxygen to give heat and light)
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

tapi kalo sekedar menghasilkan energi, ngga harus perlu oksigen.
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2