Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 06:37:12 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,632
  • Total Topik: 10,389
  • Online today: 62
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 43
Total: 43

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Time Machine Theory

Dimulai oleh Dr. Obscure, Desember 16, 2006, 09:35:54 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

abalone

IMHO,

Waktu tidak ada, sebagaimana "ruang tiga dimensi" pada hakikatnya tidak ada, bahwa ruang itu sebuah prasangka yang sepenuhnya dibangun di atas kesan-kesan dan bahwa seseorang menjalani seluruh hidupnya di dalam "ketiadaan ruang." Sebab, tidak ada bukti yang sah tentang keberadaan dunia materi tiga-dimensi. Alam semesta yang kita huni adalah sekumpulan citra yang tersusun dari permainan cahaya dan bayangan.

Yang kita kesani sebagai waktu sebenarnya sebuah cara membandingkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya.

Karena otak kita terbiasa ke urutan tertentu peristiwa, dunia tidak bekerja sebagaimana dijelaskan di atas dan kita menganggap bahwa waktu selalu mengalir ke depan. Akan tetapi, ini sebuah keputusan yang diambil di otak dan bersifat nisbi (relatif). Jika saja keping-keping informasi di dalam ingatan kita disusun seperti dalam film-film yang diputar terbalik, bagi kita, aliran waktu akan seperti dalam film-film ini. Dalam keadaan seperti ini, kita akan mulai mengesani masa lalu sebagai masa depan, dan masa depan sebagai masa lalu, dan menjalani kehidupan kita di dalam urutan yang sepenuhnya terbalik.

Dalam kenyataan, kita tak pernah dapat mengetahui bagaimanakah waktu mengalir atau bahkan benarkah waktu mengalir. Inilah sebuah tanda dari fakta bahwa waktu bukan sesuatu yang mutlak, tetapi sekadar semacam kesan.

Yang sama juga terjadi pada d[R]eams yang menjelajahi ruang angkasa dalam roket "Gampang Meledak", dengan laju yang mendekati laju cahaya, dan si Dr. yang tinggal di bumi. yang terjadi pada d[R]eams bukanlah perlambatan waktu, bukan pula menjadi sedikit lebih muda.

Kenisbian waktu ini bukan disebabkan oleh perlambatan atau percepatan jam, atau perlambatan sebuah pegas mekanis. Ini hasil perbedaan masa kerja keseluruhan sistem yang ada secara material, yang berlangsung sampai ke taraf partikel subatomis. Dengan kata lain, bagi yang mengalaminya, pemendekan waktu tidak dirasakan seakan-akan berjalan pada sebuah film gerak lambat. Dalam suasana dengan waktu memendek, detak jantung, penggandaan sel, dan fungsi otak, dll. seseorang, semuanya bekerja lebih lamban. Meskipun demikian, ia tetap menjalani kehidupan sehari-harinya dan sama sekali tak melihat pemendekan waktu.


Haryanto

Saya tidak berani jamin bahwa mesin waktu tidaka akan tercipta. Teori Einstein dan kuantum memungkinkan ini. Kecuali teori-teori ini dibuktikan belum tepat (ini mungkin, saya lagi coba kerjain), dan menutup kemungkinan mesin waktu. Tapi yang paling saya takutkan kalau mesin waktu memang akan ada, ini akan mengacaukan simfoni alam ini. Teori parallel universe dan teman-temannya yang aneh-aneh itu saya pandang sebagai permainan para theorist karena tidak ada lagi hal lain yang real yang bisa dikerjakan. Selagi masih logis, tidak disalahkan, namun bukan berarti benar. Simple saja, teori Relativitas belumlah mutlak, karena itu namanya masih teori, belum hukum. So, kalau saya boleh memilih, saya akan skeptis dengan tidak senang akan mesin waktu.. That's OK, isn't.. :)
We must know — we will know!
-David Hilbert -

rawWARus

klo saya malah senang dg mesin waktu, karena jika dikelola dgn niat baik maka dapat menghasilkan hal yg baik juga, meskipun sampai sekarang saya yakin akan ada mesin waktu dimasa yg datang meski si penjelajah waktu tak dapat berinteraksi secara langsung tanpa suatu alat penyeimbang waktu
SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

Rosyid

Mesin Waktu... Kembali ke masa lampau...
Mungkin asyik ya, jika kita bisa kembali ke masa lalu kita dan memperbaiki kesalahan yang mungkin kita gagal olehnya?
Tapi apakah mungkin? :)

Para ilmuwan berspekulasi bahwa perjalanan menembus waktu dapat dilakukan dgn suatu lingkaran umpan balik di mana mengembalikan gerakan mungkin dilakukan.Tapi hanya bisa mengulangi jalan yang telah dilalui hingga saat ini. dgn kata lain, Anda dapat kembali ke masa lalu dan berjalan-jalan, tapi jangan berharap dapat melakukan sesuatu yang akan merubah masa depan yang Anda tinggalkan sebelumnya.
Ahli fisika Daniel Greenberger dari City University of New York dan Karl Svozil dari Vienna University of Technology dari Austria menunjukkan sifat-sifat teori kuantum yang memastikan bahwa perjalanan menembus waktu tidak dapat merubah keadaan saat ini, meskipun misalnya seseorang berhasil kembali ke masa lalu.
Walau berdasarkan hukum fisika memungkinkan dilakukannya perjalanan menembus waktu, konsep tersebut sarat dgn kontradiksi.Yang membingungkan, jika Anda kembali ke masa lalu, berarti ada kemungkinan dapat melakukan sesuatu untuk merubah keadaan saat ini.dgn melakukan perubahan tersebut sama saja menggagalkan arti perjalanan ke masa lalu sebab yang menjadi patokan adalah keadaan saat ini.Jika perubahan dapat dilakukan, berarti ada kemungkinan dua keadaan 'saat ini.' Inilah paradoks yang dimaksud.
Kesimpulannya ada dua pilihan, perjalanan menembus waktu tidak mungkin dilakukan atau sesuatu mencegah terjadinya perubahan.
Bagi kita, pilihan yang pertama lebih masuk akal.Tapi teori relativitas umum Eistein menjadi pijakan ilmuwan untuk mempercayai kemungkinan yang kedua.
Sesuai pendapat Einstein, ruang waktu dapat kembali dgn sendirinya. Sehingga, secara teori memungkinkan seseorang untuk bertemu dgn dirinya yang masih muda di masa lalu.
Sebuah tim beranggotakan para ahli fisika dari AS dan Austria mengatakan bahwa situasi ini dapat terjadi hanya jika terdapat perlindungan secara fisik yang bekerja untuk melindungi keadaan saat ini dari perubahan.

Hukum Tak Wajar
Para peneliti mengatakan bahwa pelindung ini ada karena hukum tak wajar yaitu mekanika kuantum. Perilaku kuantum dikendalikan oleh kemungkinan (probabilitas). Sebelum sesuatu dapat diamati, terdapat sejumlah kemungkinan yang berhubungan dgn sebuah keadaan. Tapi sekali saja pernyataan tersebut dapat terdefinisi, itulah satu-satunya kemungkinan dan menggagalkan kemungkinan yang lain.
Gambarannya begini, jika Anda mengetahui keadaan saat kini, Anda tidak dapat merubahnya.Sebagai contoh, jika ayah Anda masih hidup sekarang, hukum kuantum alam semesta menyatakan bahwa tidak ada kemungkinan ia mati di masa lalu.Melalui jalan yang sama, masa kini menjelaskan semua kemungkinan di masa lalu.Karena ayah Anda masih hdup sekarang, tidak ada kemungkinan yang menyatakan bahwa ayah Anda bisa meninggal.
"Jika tidak diketahui seseorang masih hidup sekarang, misalnya kemungkinan hidup hingga sekarang hanya 90 persen, bisa jadi Anda dapat membunuhnya saat kembali ke masa lalu.Tapi jika Anda mengetahui bahwa ia masih hidup, tidak mungkin Anda dapat membunuhnya."
dgn kata lain, kalau nantinya dapat melakukan perjalanan menembus waktu dgn tujuan membunuh seseorang dan melihatnya sedang gembira duduk di kursi saat ditinggalkan, tentu saja hal tersebut tidak dapat dilakukan.Sesuatu pasti akan mencegah Anda untuk berencana membunuhnya.
"Anda kembali untuk membunuh seseorang, tapi datang setelah ia keluar dari ruangan dan tidak dapat menemukannya, atau Anda memang berubah pikiran," kata profesor Greenberger menjelaskan kemungkinan-kemungkinan yang dapat mencegah perubahan.Anda tidak akan mampu membunuhnya karena fakta bahwa ia masih hidup sekarang akan melawan semua keinginan Anda.
"Mekanika kuantum memang membingungkan antara sesuatu yang mungkin terjadi dan yang telah terjadi," kata Profesor Dan Greenberegr dari City University of New York.
Meskipun demikian, model baru yang menggunakan hukum mekanika kuantum memecahkan masalah paradoks yang banyak diperdebatkan dalam perjalanan ke masa lalu.Hanya saja, secara tradisional hukum tersebut tidak dapat digunakan untuk menghitung waktu baliknya. :)

syneth d aark

jika bisa melebihi kecepatan cahaya kayaknya bisa deh..

cuman blum ditemuin alat untuk melebihi kecepatan itu...

kayak di pelm2 githu ya...hehehehe

ryoma

kalo misalnya pun ada mesin waktu, dan kita menggantungkan diri kepada mesin waktu untuk melihat akan seperti apa kita di tahun depan? Menurut pendapat saya itu gak akan bisa dilihat, karena kita menggantungkan diri kpd mesin waktu. Bukan begitu? :-\
When there is a will there is a way..
قل حو الله الحد

Haryanto

One day, a fellow asked Feynman about his opinion on the time machine.. Feynman replied :'it's stink!' :)
We must know — we will know!
-David Hilbert -

Pi-One

Kutip dari: syneth d aark pada Mei 05, 2009, 10:08:13 AM
jika bisa melebihi kecepatan cahaya kayaknya bisa deh..

cuman blum ditemuin alat untuk melebihi kecepatan itu...

kayak di pelm2 githu ya...hehehehe
Aku yakin kita gak akan bisa melebihi kecepatan cahaya.

Dan pendapatku masih sama, perjalanan waktu yang memungkinkan hanya perjalanan satu arah: ke masa depan. Meski sejatinya kita menjalani waktu yang sama saja, hanya secara relatif kita menjalani waktu yang lebih singkat.

Karno Giyantono

mantap....

oia menurut saya yang menjadi pertanyaan adalah...
1. bagaimana bisa orang yang lebih cepat bisa waktunya lebih lambat?
2. jika bergerak melebihi kecepatan cahaya kok bisa maju atau mundur ke masa silam?
3. adakah alat benda atau alat yang lebih cepat dari kecepatan cahaya?
4. caranya teleportasi or time machine singkatnya?

mungkin kah jawaban ya seperti ini?
1. setiap dari tubuh kita mengandung atom, dan atom itu bergerak atau berosilasi, saat tubuh kita bergerak dengan kecepatan tinggi sehingga ia terdesak seperti kita sedang naik mobil yang lagi ngebut, dan pergerakan atom tersebut melambat..., apakah yang terjadi pada atom yang pergerakannya melambat? seperti pada teori saya tentang paradoks waktu, dijelaskan bahwa pada pada dua posisi  sel yang disimpan di kulkas atau di dinginkan pergerakan atomnya lebih lambat dibanding sel yang diluar kulkas, sehingga sel yang didalam kulkas berumur lebih panjang bisa sampai ratusan tahun karena metabolisme sel nya berhenti atau melambat sehingga umurya pun melaju lebih lambat.

2.jadi kemungkinan yah si maju kemasa depan bukan mundur ke masa lampau...

3.ada donk? n masih saya rahasiakan... pi kalo gak percaya kecepatan rambatan cahaya adalah c, lalu kecepatan gerakan gelombang elektromagnetik bolak-balik cahaya pasti lebih besar dari c. kenapa? misalkan cahaya merambat secara lurus dari monitor komputer sampai ke mata kamu dalam waktu yang sama sedangkan gelombang elektromagnetik harus bergerak bolak-balik atau berosilasi sehingga jarak tempuhnya lebih jauh dalam waktu yang sama.

4. yang no 4 gmn yah???... ada yang tau... atau menurut km gmn?
"Orang Pintar adalah Orang yang Berusaha Membangun Rumah atau Kehidupan yang Bagus di dunia dan Istana Di Surga"

[move]caranya Belajar dan Bekerja serta Beramal dan Beribadah

Pi-One

Coba Pak Karno cari dulu tentang relativitas waktu dan rumus fisika yang berkaitan (yang bentuknya masih limit). Di situ waktu sebagai variabel bisa ditentukan, dan variabel tentu nilainya bisa berubah. Tapi untuk mengubahnya jadi minus nampaknya gak bisa, karena bentuknya limit...

Karno Giyantono

"Orang Pintar adalah Orang yang Berusaha Membangun Rumah atau Kehidupan yang Bagus di dunia dan Istana Di Surga"

[move]caranya Belajar dan Bekerja serta Beramal dan Beribadah

Pi-One

Lha, Pak Karno ingin tahu, ya silakan Pak karno cari tahu sendiri. Meski tahu (sedikit) pun dengan keterbatasanku sulit menjelaskannya.

Karno Giyantono

coba donk gpp jelasin dikitttt aja
thanks sebelumnya...
"Orang Pintar adalah Orang yang Berusaha Membangun Rumah atau Kehidupan yang Bagus di dunia dan Istana Di Surga"

[move]caranya Belajar dan Bekerja serta Beramal dan Beribadah

Pi-One

Kutip dari: Karno Giyantono pada Juni 10, 2009, 11:15:38 AM
coba donk gpp jelasin dikitttt aja
thanks sebelumnya...
Cari saja sendiri. Jika memang berminat, googling aja, itu bukan sesuatu yang sulit dicari. Kecuali anda tidak menguasai inggris pasif sekalipun...

Perjalanan waktu ke masa depan mungkin bisa dianalogikan begitu.

Ada satu film dengan panjang 5 menit, dan kecepatan normal 30 frame per detik. Total frame adalah 9000 frame. Jika diputar secara normal, maka waktu untuk menonton 9000 frame adalah 5 menit. Tapi jika kita fastforward dengan kecepatan 10x, maka 9000 frame tadi akan selesai dalam waktu setengah menit saja.

Begitu juga perjalanan waktu ke masa depan,meski waktu berjalan normal, bagi si pelaku perjalanan waktu, waktu akan terasa relatif lebih singkat...

Karno Giyantono

tulis lagi ah disini...

definisi waktu

-waktu adalah pembanding dari suatu gerakan tertentu.
misal satu detik adalah gerakan bolak-balik atom untuk satu siklus.

gini maksudku
mungkin penjelasan ini paling mengena nh
pernah liat roll film? dlm satu roll ada beberapa film yang terdapat gambar-gambar didalam film.

menurut orang biasa, atau para ilmuwan lainnya mereka berfikir seperti ini..
misal ada 10 film/gambar dalam 1 roll. ini di ibaratkan 5 detik
di gambar/frame 1 adalah ibu
di gambar/frame 2 adalah ibu hamil
di gambar/frame 3 adalah ibu melahirkan
di gambar/frame 4 adalah ibu n anak kecil
di gambar/frame 5 adalah ibu n anak dewasa
di gambar/frame 6 adalah ibu meninggal n anak dewasa
di gambar/frame 7 adalah hanya ada anak dewasa.
di gambar/frame 8 adalah anak dewasa hamil
di gambar/frame 9 adalah anak dewasa melahirkan
di gambar/frame 10 adalah anak dewasa n anaknya anak dewasa

jadi satu detik adalah perkejadian atau satu gambar orang yang dimasa lalu ia ingin kembali ke masa lalu kedetik pertama atau ke gambar pertama. atau maju ke frame depan.

inilah orang-orang umum bahkan orang yang merasa jago fisika berpendapat seperti ini...
jadi mereka merasa jika kita melakukan gerakan dalam satu detik itu telah tercatat di frame terebut,
dan frame masa depan atau frame 10 sudah tercipta sebelum ada frame awal misal 5. aneh dicatat dimana? frame itu jadi menurut mereka setiap detik itu adalah frame yang bisa dimaju mundurkan. n bisa balik ke frame sebelumnya

tiap frame dalam pengertian mereka adalah seperti gambar kejadian jadi menurut mereka jika waktu berhenti maka tidak ada yang bergerak. ini persepsi yg salah padahal yang membuat adanya waktu adalah adanya gerakan.



sedangkan menurut saya waktu itu adalah
kita masih satu frame untuk melakukan semua kejadian atau gerakan tersebut. impossible kita bisa jump ke frame lainnya karena memang cuma ada satu frame...
jika semua benda diam maka tidak ada namanya definisi waktu........


hal ini lebih impossible dibandingkan mengkoreksi hukum kekekalan energi
"Orang Pintar adalah Orang yang Berusaha Membangun Rumah atau Kehidupan yang Bagus di dunia dan Istana Di Surga"

[move]caranya Belajar dan Bekerja serta Beramal dan Beribadah