Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 02, 2022, 01:51:23 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 37
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 37
Total: 37

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Seberapa Erat Teknik Kimia dan Nanoteknologi?

Dimulai oleh cassle, Juli 30, 2009, 08:21:50 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

cassle

Salam bagi semua anggota forum, perkenalkan saya anggota baru di forum ini.

Saya ingin bertanya, saya tertarik dengan nanoteknologi namun jurusan nanoteknologi sepertinya belum ada di Indonesia, khususnya di Jakarta. Oleh karena itu, saya memohon saran dari teman-teman sekalian mengenai seberapa erat teknik kimia dan nanoteknologi.

Apakah seorang lulusan teknik kimia dimungkinkan untuk bergelut di bidang nanoteknologi? Dan penggolongan jurusan mana yang harus ditempuh?

Terima kasih sebelumnya.

Salam,
Sunlita Citra

tonidanza

salam kenal Sunlita,
menurut pendapat pribadi saya, ilmu yg berkembang di jaman sekarang sudah lebih terintegrasi dengan bidang ilmu yang lain. Saya pikir, sangat susah membedakan bahwa satu bidang hanyalah milik teknik A, teknik B ato milik fisika, kimia biologi dan seterusnya.
Nanoteknologi ini juga seperti demikian, bidang ini berkembang dengan membutuhkan peran hampir dari semua sub ilmu. Ketika kita berbicara tentang rekayasa DNA misalnya, yang biasanya dijadikan contoh di nanoteknologi. Jelas kita membutuhkan ilmu biologi molekuler, fisika/kimia inti dan juga peran dunia teknik yang memungkinkan untuk menciptakan alat untuk mengamati hal tersebut. Misalnya saja, orang teknik akan tertarik menciptakan alat untuk mengukur protein tersebut misalnya dengan prinsip perubahan beban (quartz crystal microbalance), ato prinsip perubahan electrical parameters (capacitive) ato berdasar prinsip perubahan kimiawi (impedimetric). Dari contoh tersebut saja, penciptaan alat pengukur protein, bisa dikatakan bahwa semua bidang musti masuk electrical, chemical, biologi dst dst.
Jadi dari bidang apapun kita, kalau memang berminat terjun di nanoteknologi ini, pasti ada celahnya.
Sekian dan mohon maaf sekiranya ada kata yg tidak berkenan.
:D

cassle


adtre

peran teknik kimia dalam dunia nano adalah menerapkan ilmu teknik kimia untuk memproduksi secara massal produk nano. sepengetahuan saya, dengan teknik kimia dimungkinkan produk nano dpt diproduksi dengan efisien.

cassle

produksi secara massal? sampai sekarang saya bakan belum tahu jelas konsep produksi bahan nano itu sendiri. Kak adtre ada penjelasan tambahan?

fisika kid

menurut yang saya tau, konsep produksi nano itu sendiri masih belum bisa diaplikasikan secara besar2an (di indonesia)
karen indonesia masih mengalami permasalahan kendala dalam pengembangan teknologi nano..
untuk di luar indonesia konsep produksi telah dilakukan secara massal. namun belum dikomersialkan seutuhnya dan dalam tahap pengembangan lebih lanjut. di indonesia produk nano yang telah teruji adalah nano komposit pada mobil dan nanotubes pada layar
saya sangat interest sekali dengan nanoscience..
saya sangat berharap dengan bergabungnya saya disini bisa meningkatkan pengetahuan saya tentang nanoscience..

mohon bagi yang memiliki pengetahuan lebih tentang nanoscience harap memberikan notes ke saya..
terima kasih..

constellation

setau saya bidang teknik yang akan pakai nanoteknologi pertama kali di indonesia cuma diantara dua ini: teknik elektro atau fisika teknik (engineering physics)
"Nothing in life is to be feared. It is only to be understood."
- Marie Curie -

FauzanSuheri

Nano teknologi ya, ane cuma punya pengetahuan yang sedikit tentang nanoteknologi ???. Memang teknologi ini cukup menjanjikan 8). Tetapi untuk pengembangan lebih lanjutnya kayaknya masih banyak terkendala dengan alat- alat yang dipergunakan (Pendapat ini di utarakan oleh salah seorang pemateri wkatu ada seminar nanoteknologi di kampus ane).

Terus ane juga stuju dengan pernyataan tonidanza. Perkembangan ilmu pengetahuan sekarang ini mulai menampakkan keabstrakan batasannya ???. Satu mata ilmu tidak dapat dipisah dengan yang lain. Mereka akan selalu terintegrasi antara satu dengan yang lainnya. Jadi jika kita telah menentukan kita mau berkecimpung dimana ya tinggal kumpul kan saja ilmu yang berhubungan dengannya :-X.

Jangan terlalu terpatok dengan perkuliahan yang di berikan ;D. Silahkan mengeksplor diri ;D..... 

Mat Dillom

Ane merasa nano teknology itu hoex yah. Soalnya beberapa video di youtube mereka menggambarkan soal sel 1 per 1 milyard. Tapi sel darah yang lebih besar dari itu kok gak bisa mereka gambarkan. Mungkin baru sebatas wacana saja. Prakteknya memang katanya ada beberapa produk menggunakan nano teknologi. Menurut saya baru pada tataran micro teknologi saja. Jadi belum sampe tingkat nano.

tonidanza

setuju sama bang mat dillom, banyak sekali pihak2 yang mengklaim mereka menciptakan/menggunakan nano technology untuk membuat produk mereka keliatan modern dan canggih.
tetapi nanotechnology sudah eksis utamanya studi life science dan biologi, ini displin ilmu yang sekarang lagi berkembang dengan pesatnya studi ttg teknologi nano.