Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 02, 2022, 07:36:31 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 37
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 20
Total: 20

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Does Money Buy You Happiness??

Dimulai oleh Dhantez, Oktober 28, 2011, 03:03:45 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Monox D. I-Fly

Kutip dari: binekas pada Januari 01, 2012, 09:49:44 AM
bahagia itu yang ngerasainnya hati tapi hati itu ada didalam badan dan kita tau badan perlu makanan dan berbagai fasilitas untuk menjadikan badan menjadi tetap sehat dan bugar. untuk memberikan fasilitas itu dibutuhkan uang yang cukup, cukup untuk makan, untuk merawat diri, cukup untuk mengobati dan lain-lain. tapi badan akan lebih senang dan tentram apabila diberikan fasilitas yang lebih dan itu memerlukan uang yang lebih juga. jadi uang punya peranan penting dalam kebahagiaan diri.

Hmmm... Tapi bukankah di sini kita tidak bicara tentang "hati" secara harafiah? Yang dimaksud adalah kebahagiaan fisik dan psikis, jasmani & rohani... Bukan "hati" dalam arti sesungguhnya...
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

The Houw Liong

Uang dapat membeli obat tetapi tidak bisa membeli kesehatan.
Uang bisa membeli kasur tetapi tidak bisa membeli tidur.
Uang bisa membeli perempuan tetapi tidak bisa membeli istri.
Uang bisa membeli segala macam benda tetapi tidak bisa membeli kebahagiaan.
Uang bisa membeli rumah (house) tetapi tidak bisa membeli rumah-tangga (home)
HouwLiong

mhyworld

IMO, uang adalah alat untuk mengkuantisasi jasa orang lain terhadap seseorang secara obyektif.
once we have eternity, everything else can wait

Monox D. I-Fly

Kutip dari: mhyworld pada Januari 05, 2012, 04:22:54 PM
IMO, uang adalah alat untuk mengkuantisasi jasa orang lain terhadap seseorang secara obyektif.

Jadi, dirimu bilang sebagai kuantitas untuk mengukur kualitas?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

mhyworld

Kutip dari: Monox D. I-Fly pada Januari 06, 2012, 04:48:55 PM
Jadi, dirimu bilang sebagai kuantitas untuk mengukur kualitas?
kualitas bisa dinyatakan sebagai kombinasi dari beberapa kuantitas. Contoh, untuk mengetahui kualitas air minum, bisa ditunjukkkan dengan kuantitas dari beberapa besaran pengukuran, seperti pH, salinitas, conductivity, warna/turbidity, bau, konsentrasi kontaminan seperti logam berat, bahan beracun lain, bakteri patogen, dll.
once we have eternity, everything else can wait

Fariz Abdullah

Apakah uang bisa membeli kebahagiaan?

Menarik utk ditanyakan apakah secara logika orang miskin lebih bahagia dari orang kaya?

Untuk apakah motivasi Anda bekerja? Apakah untuk mendapatkan uang? Lantas untuk apakah uang itu bagi Anda? Untuk membuat hati Anda bahagia atau menderita? 

Jika utk membuat hati Anda menderita, mengapa bekerja?

Menurut saya uang hanyalah alat bantu..Dia bisa membantu Anda utk bahagia..Sedangkan keputusan akhir untuk bahagia atau tidak, sepenuhnya ada di hati Anda..
[move]DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT[/move]

skuler

#21
sistem kapitalisme yg menyebabkan demikian. Sekedar gaya hidup tdk akan menyebabkan ketergantungan berlebih terhadap uang. Zaman sekarang, segalanya butuh uang, maka (saat ini) uang adalah segalanya. Ketika orang yg anda cintai membutuhkan bantuan, dan alat bantunya adalah uang, apa yg akan anda lakukan untuk membahagiakan orang (yg anda cintai) itu?
"Who controls the present now controls the past. Who controls the past now controls the future."-- RATM, 1999.

ytridyrevsielixetuls

Uang adalah segalanya!

Beri saya uang dan buktikan kalau memang saya salah!
[move]
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

mhyworld

Kutip dari: mhyworld pada Januari 05, 2012, 04:22:54 PM
IMO, uang adalah alat untuk mengkuantisasi jasa orang lain terhadap seseorang secara obyektif.
Berapapun banyaknya uang yang anda miliki, anda tidak bisa membeli sesuatu yang belum bisa dibuat oleh manusia pada saat itu.
Contoh, sebelum teknologi cangkok jantung ditemukan, jika jantung anda bermasalah, anda tidak bisa menggantinya dengan jantung yang baik, tidak peduli berapapun banyaknya uang yang anda miliki saat itu.
once we have eternity, everything else can wait

Fariz Abdullah

Kutip dari: ytridyrevsielixetuls pada Januari 15, 2012, 10:05:08 PM
Uang adalah segalanya!

Beri saya uang dan buktikan kalau memang saya salah!

Uang sangat-sangat penting..Untuk itulah kita bekerja..Dengan uang kita bisa survive dalam hidup, tidak menyusahkan orang lain..dan bahkan bisa memberi kepada orang lain, dan berkontribusi pada kesejahteraan orang lain..

Dengan memiliki banyak uang, maka kita berpotensi besar untuk bahagia..Buktinya tidak ada yang bercita-cita jadi miskin bukan?

Kadangkala orang berpendapat bahwa "kebahagiaan tidak bisa dibeli dengan uang" hanyalah sebagai penghiburan diri semata..Ini bentuk kalimat "bijak" yang akan menyelamatkan mental kita, ketika faktanya kita tidak kaya, dan bahkan hidup dalam kekurangan..

Tetapi untuk mengatakan uang adalah segalanya, menurut saya kurang tepat juga..Uang adalah alat untuk mencapai kebahagiaan..Tetapi sebenarnya kebahagiaan itu sendiri adalah MIND SET..Kita bebas dan otonom untuk untuk merasa bahagia atau tidak, tidak tergantung faktor dari luar, termasuk uang..Tetapi "kemampuan" kita untuk membentuk mind set "bahagia tanpa uang" sangat berat, manakala himpitan ekonomi menekan kita..Tidak sembarang orang bisa begitu..Hanya orang-orang dengan kualitas mind set hebat yang bisa melakukannya..
[move]DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT[/move]

?

Saya merasa agak aneh kalau pertanyaan ini dibahas dalam sub forum ekonomi dan manajemen. Apakah ekonomi dan manajemen membahas mengenai kebahagiaan atau pemenuhan kebutuhan manusia?

?

Ah, ternyata sudah disinggung di awal post. Maaf kalau saya tidak teliti.

Ada pendapat yang menarik, dengan banyaknya jumlah barang justru menyebabkan seseorang menjadi lebih tidak bahagia.

Salah satunya pernah saya lihat di forum TED.

kuncungs

Gw gak suka dg ide penggunaan instrumen moneter buat dapetin barang/jasa.. Lebih baik sistem barter, jadi orang yg punya skill yg benar2 dihargai, bukan orang yg punya setumpuk kertas bercetak banyak angka 0.

mhyworld

Kutip dari: kuncungs pada Januari 18, 2012, 08:28:09 PM
Gw gak suka dg ide penggunaan instrumen moneter buat dapetin barang/jasa.. Lebih baik sistem barter, jadi orang yg punya skill yg benar2 dihargai, bukan orang yg punya setumpuk kertas bercetak banyak angka 0.
Kalau anda mau beli mobil atau rumah, bayarnya mau pakai apa?
once we have eternity, everything else can wait

exile_rstd

Kutip dari: ? pada Januari 17, 2012, 09:40:30 AM
Ada pendapat yang menarik, dengan banyaknya jumlah barang justru menyebabkan seseorang menjadi lebih tidak bahagia.
seperti yang pernah dikatakan guru saya, jika kebutuhan selalu terpenuhi maka manusia berada pada titik jenuh, karena untuk mendapatkan barang yang diinginkan tidak perlu mengeluarkan pengorbanan. beda dengan membeli benda/barang dengan pengorbanan.
i adore your intelligence