Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 30, 2022, 11:55:11 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 91
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 59
Total: 59

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Pengangguran,Salah Siapa??

Dimulai oleh viz, Oktober 21, 2011, 10:50:07 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

viz

Di Indonesia,seperti kita tau bersama merupakan negara dgn tingkat pengangguran yg amat tinggi..
Rakyat menyalahkan Pemerintah,sedangkan Pemerintah tidak mau serta merta disalahkan karena menurut mereka sudah banyak upaya yg mereka lakukan biar masalah ini terpecahkan sampai Pemerintah pun kehabisan akal dan malah bikin kesalahan dgn ngasih BLT buat rakyat(bukan cm rakyat miskin,krn nyatanya mereka yg mampu jg dpt jatah BLT)

Udah saatnya Pemerintah dan rakyat Indonesia terutama yg tidak mempunyai pekerjaan tetap untuk saling membantu..krn tidak adil rasanya menyalahkan satu pihak
Dalam hal ini,dibutuhkan masyarakat2 yg kompeten dalam menjalankan perekonomian,gak asal nuntut minta di kasih lapangan pekerjaan aja,tp jg harus punya skill..kalo minta lapangan pekerjaan,tp gak bisa apa2 kan sama aja bohong,bukannya untung malah rugi,baik waktu,tenaga maupun modal..syukur2 kalo 10% pengangguran di negeri kita ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan yg berkualitas,pasti kita bisa bersaing sama negara2 lain

Pemerintah pun jg harus memberikan perlindungan dan dukungan buat para pengusaha lokal,gak cuma impor dari luar negeri aja,malah menguntungkan negeri orang kalo terus seperti itu..
Kalo buat kita para konsumen,cintai produk dalam negeri kalo emang kita peduli sama keadaan negeri kita..
Mari kita ciptakan pekerjaan,bukan "mengemis" pekerjaan
do what u love,or die unhappy

Farabi

Yang peting semua orang bisa makan bukan semua harus kerja, tapi kerja juga perlu ding, kita butuh banyak pekerja, jangan sampe orang orang ga mau kerja, bisa mampus kita semua. Buat beberapa tahun ini yang miskin kelaparan biarlah, biar semangat kerja ;D maaf yaa.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

danzJr

sudah jelas salah pengangguran itu sendiri, memangnya mereka tdk bs jd TKI atau usaha apapun?
Mau sampai kapan pemerintah urusin pengangguran?yg ada buang buang waktu dn hnya membuat penganggurn bertambah..

Tidak ada usaha yg tidak menghasilkan apapun
[move]sesuatu itu dimulai dari mimpi, diusahakan dan menjadi kenyataan[/move]

Farabi

Dulu saya pernah dapet pelajaran wirausaha, dosennya pengusaha sukses, lupa namanya, gini katanya, yang penting buat bikin perusahaan itu keberanian, anda cukup bikin proposal, kalau butuh orang pintar, rekrut orang pintar, kalau butuh duit, cari investor. Yang peting berani. Buat pembagian keuntungan, jangan banyak banyak, 5 persen aja buat investor, soalnya uangnya pasti bakal habis buat biaya operasional, daripada muluk muluk janji 20% ROI malah jadi kredit macet.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Farabi

Hihihi.
Diajari sudah, difasilitasi sudah, tp knp ga maju maju?

contoh:
teori: kecepatan cahaya konstan
jarak tempuh ke bandung 1 detik.

diajarkan.

reaksi msyarakat: sembarangan, hanya Allah yang tahu, rosulpun tidak tahu. siapa yg blg cahaya kecepatannya 1 c? ini temuan kafir, cm kafir yang blg gini.


internet menggunakan kbl fiber, dengan media listrik, bahkan cahaya. teori ditolak, msh jln internetnya. kl ilmu eksaknya ditolak? mau anda apakan kl internetnya rusak?
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Farabi

Pernyataan yang belum terbukti, opini.
pernyataan yang sudah terbukti, fakta.
...yang tidak terbukti, prasangka duga.

iman masuk nya kemana?
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

exile_rstd

kalau menurut saya sih, cari pekerjaan yang cocok pada minat dan keahliannya. kalau yang saya lihat kebanyakan org bekerja suka ga suka. belum lagi faktor internal. biasanya kan anak remaja waktu sekolah masa bodo dengan nilainya. padahal sangat penting untuk masa depan nanti. maka tingkat kedisplinanya perlu di tingkatkan ^-^
belum lagi sempitnya lapangan kerja. kalau di Jawa kepenuhan, kalau diluar Jawa ga tau apa2 ditambah kondisi geografisnya. biasanya sebagian orang-orang kita enggan menerima perubahan. alesannya sejuta.
i adore your intelligence

exile_rstd

Kutip dari: Farabi pada November 06, 2011, 03:14:47 PM
Pernyataan yang belum terbukti, opini.
pernyataan yang sudah terbukti, fakta.
...yang tidak terbukti, prasangka duga.

iman masuk nya kemana?
iman-nya baru muncul kalau ketiga hal diatas udah ga bisa dijadikan titik acuan lagi :D
i adore your intelligence

Farabi

Lapangan kerja? Yakin itu yang benar benar kita butuhkan? ;D
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

tophearth

mungkin bukan yg benar2 kita butuhkan sih.. tp, lapangan kerja, kalo sekarang, mungkin benar2 yg 'mereka' butuhkan..
kalo belum bisa bikin lapangan kerja, ya kerja di lapangan kerja punya'nya orang dulu tho..
hmmmmm.. ???

exile_rstd

Kutip dari: Farabi pada November 06, 2011, 07:02:27 PM
Lapangan kerja? Yakin itu yang benar benar kita butuhkan? ;D
sepertinya saya salah ya.
soalnya saya 'sepertinya copas' (sadar ga sadar) dari "omongan org bijak" yang disebut government ;D ;D
i adore your intelligence

Farabi

Kita makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan seperti sapi atau kambing, kalau kalian paham maksud saya  ;)
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Monox D. I-Fly

Kutip dari: danzJr pada Oktober 21, 2011, 11:06:45 AM
sudah jelas salah pengangguran itu sendiri, memangnya mereka tdk bs jd TKI atau usaha apapun?
Mau sampai kapan pemerintah urusin pengangguran?yg ada buang buang waktu dn hnya membuat penganggurn bertambah..

Tidak ada usaha yg tidak menghasilkan apapun

Yup. Minimal jadi pemulung kek... Pemulung itu bener2 kerja lho, jadi nggak bisa dibilang hina... Beda sama pengemis atau pengamen yg cuma bisa minta2 duit sama orang...
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

exile_rstd

yang terpenting pemerintah harus memperhatikan dan memfokuskan sektor-sektor dasar pembangun negara, kalau pemerintahnya kerja asal-asalan gimana sama nasib rakyatnya? walaupun sepertinya munafik karna 'memang' keadaan negara IDN seperti ini. mau maju, mau makin baik gimana coba. pelaku korupsi di penjara yg mewah. remaja nyolong sandal dihukum lebih 'berat'. malah awalnya saya ga percaya lho penjara utk pelaku korupsi yg pernah diberitakan mewah itu jauh dari kata penjara itu sendiri.
i adore your intelligence

Monox D. I-Fly

Kutip dari: exile_rstd pada Desember 28, 2011, 06:21:49 PM
pelaku korupsi di penjara yg mewah. remaja nyolong sandal dihukum lebih 'berat'. malah awalnya saya ga percaya lho penjara utk pelaku korupsi yg pernah diberitakan mewah itu jauh dari kata penjara itu sendiri.

Iya nih... Bahkan kos2anQ aja kalah dibanding "penjara" buat para koruptor...  :(
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.