Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Desember 07, 2021, 06:38:59 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 54
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 16
Total: 16

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?  (Dibaca 34688 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Pi-Man

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 267
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
  • Everybody Loves Lain
    • Manga Scans Information
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #30 pada: Oktober 23, 2011, 11:57:35 AM »
he2,jelas sekali anda mengharapkan negara ini diperintah oleh kumpulan malaikat yang sempurna dan tidak pernah melakukan kekeliruan. anda bermimpi. disitulah kesalahan anda.
Tak perlu mengharap utopia. Cukup jika pelaksanaan lebih beres dari sekarang.

negara itu maju bukan karena pemerintahnya seperti itu. tetapi karena sistemnya yg benar. sehingga politik, ekonomi, dan hukum berjalan pada rel yg benar. tidak seperti indonesia, politik, ekonomi, hukum, semuanya campur aduk jadi satu.
Biar sistem benar, jika pelaksanaan tak benar, apa artinya?
Memang di Indoensia pernah, sistem dilaksanakan secara benar?

apa bedanya korea utara dengan korea selatan? korut adalah komunis dan korsel adalah liberalis. korut adalah negara miskin dan korsel adalah negara makmur.
Jangan lupa, di Korut sebagian kecil penduduknya makmur, dan sisanya miskin. Korsel itu makmur, apa itu berarti sistem di kor-sel benar?

apakah kemakmuran korsel semata2 dikarenakan kualitas manusia korsel itu lebih hebat dari korut? tentu saja tidak wong mereka itu sama2 orang korea, sama2 tinggal di wilayah korea.
Tapi apa anda tahu beda sumber daya, beda perkembangan iptek, dsb di korsel dan korut?

tapi saya kira, anda berfikir seperti itu, karena anda terlalu dalam dicekoki ama yg namanya pancasila, sampai2 anda tidak bisa lagi mempercayai siapapun ck...ck....ck
Hahaha, terlalu dalam direcoki? Aku tak pernah menganggap satu sistem sempurna, tapi aku akan menolak jika ada yang menjelek-jelekkan satu sistem semata untuk menyodorkan sistem lain. Dan kurasa pembicaraan ini mau diarahkan ke sana :)
oro?

Offline 12

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 228
  • IQ: 10
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #31 pada: Oktober 23, 2011, 11:05:32 PM »
Biar sistem benar, jika pelaksanaan tak benar, apa artinya?
Memang di Indoensia pernah, sistem dilaksanakan secara benar?
sistem akan jalan jika hukum dan politik tidak campur aduk

Jangan lupa, di Korut sebagian kecil penduduknya makmur, dan sisanya miskin. Korsel itu makmur, apa itu berarti sistem di kor-sel benar?
yg saya maksud adalah kesejahteraan rata2. sistem di korsel memang lebih baik daripada yg ada di indonesia saat ini.

Tapi apa anda tahu beda sumber daya, beda perkembangan iptek, dsb di korsel dan korut?
korut aktif dalam senjata nuklir dan program luar angkasa

Hahaha, terlalu dalam direcoki? Aku tak pernah menganggap satu sistem sempurna, tapi aku akan menolak jika ada yang menjelek-jelekkan satu sistem semata untuk menyodorkan sistem lain. Dan kurasa pembicaraan ini mau diarahkan ke sana :)
saya memang memilih liberalisme. tidak ada alasan bagi saya saat ini untuk mendukung pancasila
« Edit Terakhir: Oktober 23, 2011, 11:14:43 PM oleh 12 »
#12

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.809
  • IQ: 11
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #32 pada: Oktober 23, 2011, 11:21:46 PM »
Negara Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia,  memiliki ribuan pulau2.   Dilihat dari sisi itu,  negara Indonesia mempunyai wilayah daratan yang paling ' terpecah-pecah ' di dunia,  karena dipisahkan dengan wilayah lautnya.  Dan fakta,  bangsa Korea yang wilayah negaranya ' tidak terpecah-pecah ',  negaranya pecah menjadi dua bagian Korsel dan Korut.

Indonesia juga memiliki banyak suku,  dan beragam agama serta kepercayaan.

Dan selama ini,  Ideologi Pancasila mampu menyatukan bangsa Indonesia.   Apakah hal tersebut tidak cukup alasan untuk membenarkan Pancasila ?

Offline Pi-Man

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 267
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
  • Everybody Loves Lain
    • Manga Scans Information
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #33 pada: Oktober 24, 2011, 12:48:57 AM »
sistem akan jalan jika hukum dan politik tidak campur aduk
Hukum dan politik pada dasarnya memang terpisah, meski bukannya berdiri sendiri-sendiri

yg saya maksud adalah kesejahteraan rata2. sistem di korsel memang lebih baik daripada yg ada di indonesia saat ini.
Dan mayoritas negara di dunia memang lebih makmur dari Indonesia, meski sistem di negara itu berbeda-beda.

korut aktif dalam senjata nuklir dan program luar angkasa
Berbeda dengan yang ditanyakan.

saya memang memilih liberalisme. tidak ada alasan bagi saya saat ini untuk mendukung pancasila
Liberalisme itu bukan sistem ekonomi kan?
Sistem ekonomi yang banyak dipakai negara liberal itu kapitalisme
Sedang negara sosialis menggunakan sistem komunisme.

Offline Dhantez

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 281
  • IQ: 10
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #34 pada: Oktober 24, 2011, 05:36:54 PM »
Kadang agak bingung juga,  itu ekonomi kapitalis apakah sama dengan ekonomi liberalisme ?  Rasanya saya pernah membaca,  lupa entah di buku apa,  bahwa ekonomi kapitalis itu mulai berkembang di Eropa sejak abad-16.

Kekna dulu pernah ada di debat lama.. ;D
tgantung kapitalis mau diartikan apa.. klo kapitalisme scr umum, yaitu sifat manusia yg ingin mengumpulkan kekayaan, sejak jaman berburu meramu pun kapitalisme sdh ada..

Tapi jika yg dimaksud adl kapitalisme sbg sistem ekonomi, maka kita harus merunut ke siapa yg memakai kata itu pertama kali utk merujuk pd sistem ekonomi.. => Karl Marx.. sistem mana yg dirujuk oleh Marx? Tentu saja ekonomi liberalisme ;)

Tidak mungkinkah Ekonomi Syariah (baca: Perbankan Syariah) dipraktekkan sesuai teorinya?
Apakah Ekonomi Ribawi sesuai dengan Ekonomi Pancasila, teoritis maupun praktis?

Saya sdh pernah debat dg teman saya anak UII Jogja ttg sistem ekonomi terbaik.. menurut dia sendiri, ekonomi syariah baru bisa berjalan sesuai harapan jika sistem pemerintahannya pun syariah.. shg terjadi kaderisasi individu pelaksana sistem ekonomi. Tanpa ada kaderisasi tsebut, ekonomi syariah tdk bisa berjalan.

Silakan masuk ke bank2 syariah dan masuk ke bagian perkreditan. Saya jamin 90% customer service bagian kreditnya akan kelabakan jika anda tanya ttg sistem2 syariah macam mudharabah atau musyarakah.. Bahkan skrg dlm sistem margin KPR Syariah yg berpijak pd konsep mudharabah, justru meniadakan prinsip loss-sharing nya. Ga ada bedanya lah ama bunga bank, cuma ganti nama aja.. :D

Dan mayoritas negara di dunia memang lebih makmur dari Indonesia, meski sistem di negara itu berbeda-beda.

Negara yg lebih kaya dr Indonesia kemungkinannya cuma dua: (1) sistem ekonominya liberalisme atau (2) punya ladang minyak yg lebih gede ;D

Liberalisme itu bukan sistem ekonomi kan?
Sistem ekonomi yang banyak dipakai negara liberal itu kapitalisme
Sedang negara sosialis menggunakan sistem komunisme.

Liberalisme adl sistem ekonomi.. jika yg dimaksud adl kapitalisme sbg sistem ekonomi, maka itu merujuk pd liberalisme

Sosialisme dan Komunisme dua2nya merupakan sistem ekonomi (atau sistem politik-ekonomi) dan keduanya berbeda..;D
Menurut teori Marx sendiri, sosialisme adl antitesis dari liberalisme, dan keduanya akan bersintesis membentuk sistem baru bernama komunisme.

yg saya maksud adalah kesejahteraan rata2. sistem di korsel memang lebih baik daripada yg ada di indonesia saat ini.
korut aktif dalam senjata nuklir dan program luar angkasa

Soal korut udah jelas2 ekonomi tertutup (dan politik tertutup juga sih) membuat bangsa itu jadi mandeg ekonominya kok.. :D

Coba cari konser girlband korsel BabyVOX pas di korut di youtube.. liat aja ekspresi muka penontonnya (org2 korut), DATAARRR semuaa, kyk ga ada gairah hidup lagi.. kekna kalo ketawa sedikit langsung ditembak sniper.. ;D

Oba-chan ga itte ita: Ore wa ten no michi wo iki, subete wo tsukasadoru otoko

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.809
  • IQ: 11
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #35 pada: Oktober 24, 2011, 09:55:46 PM »
Kutip
Kekna dulu pernah ada di debat lama..

hehehe,  iya.   Penerawangan mas Dhantes tajam juga..... ;D

Lanjut aja,  mas ........

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #36 pada: Oktober 25, 2011, 07:13:12 AM »
Saya sdh pernah debat dg teman saya anak UII Jogja ttg sistem ekonomi terbaik.. menurut dia sendiri, ekonomi syariah baru bisa berjalan sesuai harapan jika sistem pemerintahannya pun syariah.. shg terjadi kaderisasi individu pelaksana sistem ekonomi. Tanpa ada kaderisasi tsebut, ekonomi syariah tdk bisa berjalan.

Silakan masuk ke bank2 syariah dan masuk ke bagian perkreditan. Saya jamin 90% customer service bagian kreditnya akan kelabakan jika anda tanya ttg sistem2 syariah macam mudharabah atau musyarakah.. Bahkan skrg dlm sistem margin KPR Syariah yg berpijak pd konsep mudharabah, justru meniadakan prinsip loss-sharing nya. Ga ada bedanya lah ama bunga bank, cuma ganti nama aja.. :D


Benar..Kayaknya intinya profit-loss sharing..Jika gak ada ini berarti Bank Syariah gadungan..

Apakah harus menjadi negara Islam dulu, baru Perbankan Syariah bisa diterapkan dengan konsisten, integral dan komprehensif? Di Iran dan Arab Saudi gimana ya? bisa full syariah?

Konsep Non-Riba adalah konsep mulia..Di jaman dulu ketika ekonomi belum sekompleks sekarang mungkin lebih mudah diterapkan..Tantangannya adalah bisakah diterapkan dalan situasi sekarang?

Saya pikir Ideologi Pancasila adalah ideologi terbuka..Dan konsep Perbankan Syariah tidak bertentangan dengan SEP, justru akan memperkayanya..Konsep loss sharing sounds good untuk saya (memperkecil resiko bisnis..he he..)..Untuk profit sharing sudah jelaslah..Tidak ada bunga, yang ada denda jika telat mencicil, itupun akan disalurkan ke fakir miskin..Tapi loss sharing ini konkretnya gimana ya? Jika kredit konsumtif adakah profit-loss sharing ini?

Kalau OOT abaikan aja deh..

DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT

Offline 12

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 228
  • IQ: 10
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #37 pada: Oktober 25, 2011, 09:45:51 AM »
Liberalisme itu bukan sistem ekonomi kan?
Sistem ekonomi yang banyak dipakai negara liberal itu kapitalisme
Sedang negara sosialis menggunakan sistem komunisme.

salah, komunisme adalah gerakan sosial,politik, dan ekonomi. sedangkan sosialisme adalah sistem ekonomi

ketika saya mengatakan liberalisme adalah merujuk pada sistem yg lebih umum

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #38 pada: Oktober 25, 2011, 09:47:24 AM »
Betul, Tuhan YME bisa jadi alat pemersatu.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Offline Pi-Man

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 267
  • IQ: 17
  • Gender: Pria
  • Everybody Loves Lain
    • Manga Scans Information
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #39 pada: Oktober 25, 2011, 10:37:30 AM »
Apakah harus menjadi negara Islam dulu, baru Perbankan Syariah bisa diterapkan dengan konsisten, integral dan komprehensif? Di Iran dan Arab Saudi gimana ya? bisa full syariah?
Terakhir yang kubaca, penetrasi bank syariah di Indonesia baru berkisar 3 persen lebih, bahkan gagal menembus target 6 persen.

Konsep Non-Riba adalah konsep mulia..Di jaman dulu ketika ekonomi belum sekompleks sekarang mungkin lebih mudah diterapkan..Tantangannya adalah bisakah diterapkan dalan situasi sekarang?
Membungakan uang adalah mata pencaharian keliru.

salah, komunisme adalah gerakan sosial,politik, dan ekonomi. sedangkan sosialisme adalah sistem ekonomi
Sosialisme lebih dari sekedar sistem ekonomi, itu lebih merupakan ideologi sebagaimana komunisme.

ketika saya mengatakan liberalisme adalah merujuk pada sistem yg lebih umum
Sistem yang lebih umum bagaimana? Liberalisme adalah pandangan akan kebebasan.
« Edit Terakhir: Oktober 25, 2011, 10:42:42 AM oleh Pi-Man »

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.809
  • IQ: 11
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #40 pada: Oktober 26, 2011, 01:48:12 AM »

Saya pikir Ideologi Pancasila adalah ideologi terbuka..


Pancasila adalah ideologi terbuka itu maksudnya bagaimana,  dikaitkan dengan derasnya dorongan liberalisme / praktek ekonomi kapitalisme ?

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #41 pada: Oktober 26, 2011, 04:57:19 AM »
Damai,
Maaf bawa bawa agama

[42:38] Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.


Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #42 pada: Oktober 26, 2011, 05:24:46 AM »
Pancasila adalah ideologi terbuka itu maksudnya bagaimana,  dikaitkan dengan derasnya dorongan liberalisme / praktek ekonomi kapitalisme ?

Menurut saya harusnya bersifat dinamis. Terbuka dari perubahan-perubahan yang datang dari luar, tetapi tetap disaring apakah sesuai nilai-nilai dasar atau tidak. Saya belum tahu sejauh mana liberalisme/kapitalisme bisa diadopsi sesuai nilai-nilai dasar Pancasila..

Offline Fariz Abdullah

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 740
  • IQ: 32
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #43 pada: Oktober 26, 2011, 05:36:57 AM »
Terakhir yang kubaca, penetrasi bank syariah di Indonesia baru berkisar 3 persen lebih, bahkan gagal menembus target 6 persen.
Kira - kira permasalahannya di mana ya..Apakah karena praktikal tidak seindah teorinya, belum terbiasa, kurang informasi, atau karena Perbankan Syariah gagal berintegrasi dalam keseluruhan sistem perekonomian nasional sekarang ini?

Membungakan uang adalah mata pencaharian keliru.

Dalam tataran teoritis idealis dan normatif, harusnya semua bank meniadakan bunga..Tetapi dalam tataran praktis, kita tahu ekonomi telah berkembang sedemikian kompleks. Tidak hanya menyangkut konsep uang konvensional tetapi juga asset-asset finansial seperti saham, obligasi, dan semua derivatifnya..Masihkah kita bisa berharap Ekonomi Non Ribawi bisa applicable?

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re: Sistem Ekonomi Pancasila, masih Impian ?
« Jawab #44 pada: Oktober 26, 2011, 06:31:08 AM »
Yang penting dari masalah riba ini adalha, jangan sampai ada orang yang terjerat hutang turun temurun.

Maaf lagi bawa bawa agama, semoga tidak jadi perdebatan pangjang.


9:60.Sesungguhnya sedekah untuk orang-orang fakir dan orang-orang miskin dan amil atasnya dan para mualaf hati mereka dan untuk memerdekakan budak dan orang-orang yang berhutang dan untuk jalan Allah dan orang-orang yang dalam perjalanan ketetapan dari Allah dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.


Prioritas Utama:
1. Orang fakir/orang miskin
2. Pengurus pajak
3. Mualaf, disini bisa kita artikan, "Mualaf pancasila" ;D
4. Budak
5. Hutang terutama hutang riba, tapi pokoknya saja.
6. Jihad fisalibillah (Perjuangan dijalan Allah, definisikan ulang saja nanti)
7. Fasilitas umum transportasi.

Dll dll.


Jadi begini, masalah hukum hukum dan penegakkannya akan kita serahkan ke orang orang Yahudi, atau pengikut Taurat, karena kitab mereka lebih lengkap.
Masalah pelayanan sosial khususnya pengobatan, ini urusan orang kristen, karena doktrinnya lebih memadai dan lebih khusus ke arah itu, plus teknologinya juga mereka jauh lebih mapan dari kita.
Untuk muslim, penyelenggaraan negara dan distribusi pajak, dan mudah2xn tidak diskriminatif.
Atheis, bisa dijadikan sebagai peneliti, karena tidak punya iman, diharapkan aplikasi bersifat netral.

dll dll
« Edit Terakhir: Oktober 26, 2011, 06:37:22 AM oleh Farabi »

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
23 Jawaban
9048 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 14, 2009, 12:17:21 PM
oleh heru.htl
52 Jawaban
52885 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 06, 2011, 09:47:31 AM
oleh Im
13 Jawaban
200705 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 19, 2017, 11:46:46 PM
oleh Pi-One
1 Jawaban
2000 Dilihat
Tulisan terakhir September 22, 2010, 10:29:21 AM
oleh cleo
Pancasila

Dimulai oleh MonDay « 1 2 » Sosial dan Politik

26 Jawaban
11056 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 16, 2012, 06:57:59 PM
oleh chemjr125