Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Maret 03, 2024, 11:43:19 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,653
  • Total Topik: 10,405
  • Online today: 55
  • Online ever: 1,582
  • (Desember 22, 2022, 06:39:12 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 30
Total: 30

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Perjalanan Manusia terbang layaknya Burung

Dimulai oleh insan sains, Juli 31, 2008, 05:26:40 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

insan sains

Dari sejak manusia lahir dan diberikan akal, manusia tidak henti-hentinya berpikir bagaimana caranya bisa menaklukan alam. Dengan segala keterbatasannya, manusia selalu mempunyai angan-angan yang jauh lebih besar daripada segenggam otak yang ada dikepalanya. Ketika manusia bermimpi ingin terbang seperti burung, untunglah otak itu tidak sekecil ukurannya, ia bahkan jauh lebih besar dari gugusan bintang-bintang.

 

Wright bersaudara mencacat sebuah sejarah penting, tentang angan-angan yang menjadi sebuah kenyataan, sebuah mimpi yang bukan lagi ada pada benak yang terpendam, melainkan telah berwujud nyata yang membuat rasa bangga.



Orville Wright dan Wilbur Wright tercacat sebagai orang pilihan yang telah mempelopori keinginan manusia untuk bisa terbang merantas cakrawala. Beberapa desain pesawat terbangnya sempat mereka ujicoba, sampai akhirnya mereka menambahkan mesin kedalam pesawat terbangnya yang mereka namai Wright Flyer. Pada pukul 09.30 pagi dalam cuaca yang mendung tanggal 17 Desember 1903, Wright bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat terbang berkendali sejauh 4 mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina.

Kini, teknologi berkembang, desain pesawat mereka kini berevolusi dapat membawa ratusan penumpang untuk melintasi langit, melawan grafitasi, membawa dan mengabulkan angan orang yang ingin terbang bagai burung.



Setelah sekian lama berlalu, manusia memang masih belum puas. Ia ibarat ingin menjadi seekor burung yang hanya terbang sesuai kehendaknya, sendiri! Kali ini giliran Yves Rossy yang mempertunjukkan realisasi angan manusia tersebut. Tepat pada tanggal 14 Mei 2008, di wilayah pegunungan Alpen, dengan menggunakan sayap-jet nya yang kira-kira selebar 2.5 meter, Rossy melayang mempertontonkan kemampuan manuver-nya di langit. Pria yang berumur 48 ini, pertama kali terjun dari pesawat kemudian menyalakan mesin jet yang dapat memberikan dorongan hingga 300 km/jam. Dan dia pun terbang bagai burung selama 6 menit di udara, kemudian menginjakkan kaki di tanah setelah turun menggunakan parasut.







Walaupun "sayap buatan" ini belum sempurna sebagaimana yang banyak orang harapkan, tapi bisa jadi ciptaan Yves Rossy (si manusia dijuluki "Fusion Man") ini bisa menjadi milestone baru dalam pencapain mimpi manusia yang ingin terbang bebas, sendiri! Dan bisa jadi, inilah mesin transportasi kita kelak. Melihat orang berseliweran di udara. Wah.. kapankah itu akan terjadi ? ? ?



sumber :
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
Menuju Indonesia sebagai THE COUNTRY MASTER OF TECHNOLOGY, 2030

reborn

Wuihh, keren tulisannya nih. Banyak teknologi yang awalnya dari mimpi, imajinasi liar manusia ehh... ternyata bisa dibuat. Transportasi udara mungkin juga bisa dikembangin. Tapi ada efek negatifnya juga, misalnya sulit nanti utk nikmatin bintang di malam hari. Trus bahan bakarnya apa nanti? Boro-boro liat bintang, asap "knalpot" semua ntar yang keliatan :P Belum lagi kalo ada yang kebelet pas terbang, bisa pipis sembarangan tuh ;D ;D Atau ada toilet di udara nanti ??? Nah kan, berimajinasi lagi ;D

workaholic

wew...amazing...
bisa jd alat transportasi masa dpn ni, kan lumayan mengurangi kemacetan darat
seru jg kalo ada rambu2 di langit, trs ada pom bensinnya, jalur tol nya...
kalo udh gitu skalian aja buat tempat hunian disana, kan lmyn jg buat ngurangin kepadatan penduduk, eh...tp ngerinya kalo kpleset bisa2 malah terjun bebas...
halah..jd menghayal...
Life is Precious. Life is all about choices and chances..
So LIVE your LIFE to the fullest :)

lem

sambil terbang ntar ada yg jualan rokok/permen di udara plus pengamen....
Dengan lem kita rekatkan persatuan dan kesatuan.....

mozzpunkz

Kutip dari: workaholic pada Agustus 01, 2008, 06:55:08 PM
wew...amazing...
bisa jd alat transportasi masa dpn ni, kan lumayan mengurangi kemacetan darat
seru jg kalo ada rambu2 di langit, trs ada pom bensinnya, jalur tol nya...
kalo udh gitu skalian aja buat tempat hunian disana, kan lmyn jg buat ngurangin kepadatan penduduk, eh...tp ngerinya kalo kpleset bisa2 malah terjun bebas...
halah..jd menghayal...

Memang mengurangi kemacetan di darat tapi bisa menambah kecelakaan di udara...hehhehehehehe...
Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri.