Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juli 03, 2022, 09:14:04 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 60
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 40
Total: 40

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

PLTN , Solusi krisis listrik kita...

Dimulai oleh Neutrino, November 26, 2008, 01:36:29 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

luth

Kutip dari: The Houw Liong pada Mei 02, 2010, 06:57:10 AM
Energi alternatif yang dikembangkan tidak bisa mengejar kebutuhan energi yang meningkat secara eksponensial.
Selain mengembangkan energi alternatif perlu juga mengubah pola hidup yang bisa menghemat pemakaian energi dan sumber alam.
Bangsa yang bisa bertahan/survive terhadap krisis energi ialah bangsa yang tidak lagi mengejar kemewahan fisik, melainkan bangsa yang bisa hidup dengan teknologi yang hemat energi dan sumber alam dan memelihara lingkungan hidupnya.
mungkin klo kita yang berada di kota2 besar bisa saja bilang begini.
tapi pak houw, bagaimana dengan saudara2 kita yg berada di daerah2?
kata2 hemat sepertinya kurang cocok bagi mereka, wong mereka kebanyakan tidak menikmati listrik. atau kalau menikmati pun sangat terbatas..tiap hari pasti mati lampu...

jadi mau ga mau negara harus memikirkan bagaimna membangun pembangkit2 listrik baru, dengan cara apapun(yah kalu bisa sih memang yang ramah lingkungan..mungkin pak how sebagai dosen itb ada usul bangun pembangkit apa yg cocok?), supaya saudara kita diddaerah2 bisa lebih cepat sejahtera...karena ketersediaan listrik sangat besar multiplier effectnya ya pak...
tanpa listrik dunia usaha mandeg...
dan ditambah lagi bangun infrastruktur lainnya, seperti jalanan2...

..yah memang sih, dari dulu problem di indonesia adalah ketidakmerataan...
di pusat bermewah2, di daerah terpapah-papah,. hhe ;D
sebodoh-bodohnya sifat adalah sombong[move][/move]

Bernando

dan yang perlu diperhatikan juga orang yang menangani project ini jangan orang yang bermental korupsi...ada dana yang turun dari pemerintahan langsung potong sana, potong sini...ujung2 nya yang dana yang tinggal sedikit...sehingga dana project akan diminimalisir...dengan minimalisir dana tersebut maka project tersebut tidak akan maksimal dan mungkin cenderung akan berbahaya...;D
Be the sustainable learner, because life is learning...

The Houw Liong

#47
Kutip dari: The Houw Liong pada April 26, 2010, 06:27:32 AM
Masalah besar ialah : PLTN hanya bisa memenuhi sekitar 10% saja dari kebutuhan energi dunia yang mencapai sekitar 90 juta barrel BBM (termasuk bahan gas dan batu bara) setiap hari.
Ternyata Prancis yang berhasil mengembangkan PLTN sehingga 78% kebutuhan energinya diperoleh dari PLTN, demikian juga Jepang mengembangkan PLTN sehingga 30% dari kebutuhan energinya diperoleh dari PLTN.
Untuk bisa seperti negara tsb , Indonesia harus memacu penguasaan sains dan teknologi nuklir dan punya uang cukup banyak karena biaya membangun PLTN mencapai puluhan trilyun rupiah.

Cara lain untuk mengatasi krisis energi ialah harus bisa membangun pola hidup yang hemat energi dan memelihara siklus ekologi.
HouwLiong

Bernando

Universitas apa aja di Indonesia ini yang buka jurusan Nuklir???
Be the sustainable learner, because life is learning...

The Houw Liong

Kutip dari: Bernando pada Mei 26, 2010, 11:26:39 AM
Universitas apa aja di Indonesia ini yang buka jurusan Nuklir???
Setahu saya ITB dan UGM terdapat program studi nuklir.
HouwLiong

luth

Kutip dari: The Houw Liong pada Mei 26, 2010, 06:55:14 AM
Kutip dari: The Houw Liong pada April 26, 2010, 06:27:32 AM
Masalah besar ialah : PLTN hanya bisa memenuhi sekitar 10% saja dari kebutuhan energi dunia yang mencapai sekitar 90 juta barrel BBM (termasuk bahan gas dan batu bara) setiap hari.
Ternyata Prancis yang berhasil mengembangkan PLTN sehingga 78% kebutuhan energinya diperoleh dari PLTN, demikian juga Jepang mengembangkan PLTN sehingga 30% dari kebutuhan energinya diperoleh dari PLTN.
Untuk bisa seperti negara tsb , Indonesia harus memacu penguasaan sains dan teknologi nuklir dan punya uang cukup banyak karena biaya membangun PLTN mencapai puluhan trilyun rupiah.

Cara lain untuk mengatasi krisis energi ialah harus bisa membangun pola hidup yang hemat energi dan memelihara siklus ekologi.

pola hidup hemat yang anda katakan itu untuk siapa?klo untuk kita yg idup di kota okelah..
tapi klo untuk orang2 diaderah terpencil mah ga cocok.
mau hemat gimana wong mereka aja ga dapet pasokan listrik. ;D
pembangkit listrik sedikit dan hanya diutamakan di perkotaan. bahkan kawasan perkotaan(tertentu) saja kadang suka mati listrik. makanya mau ga mau musti dibangun pembangkit listrik secara besar2an klo indo mau makmur. salah satu kuncinya kan ketersediaan energi.
sebodoh-bodohnya sifat adalah sombong[move][/move]

rawWARus

SEBENERNYA INDONESIA KAYA AKAN POTENSI UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK CUMA KALO YG GA PAKE BBM / BATU BARA KAYAKNYA PADA MALES GUNAIN
SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

SAMUEL PARAPAT

wah..........PLTN bukan dibuat untuk kepentingan yang lain...
sebab bila disalahgunakan, mungkin sebagian wilayah kita pada rata karena ledakan..
disinilah sebaiknya kita belajar untuk lebih memahami arti Safety n Environment//
karena dunia maju lebih mengutamakan hal2 tersebut dalam pekerjaanya.. :)

heru.htl

#53
Maaf Bapak Moderator YTH,

Sedikit saya menyimpang:

Barangkali ide "Flip-Flop" hidrolik berdasar rumus-rumus Archimedes bisa dijadikan dasar pengerak turbin generator listrik. Jika itu bisa dimplementasi, ada solusi lebih baik selain PLTN; kita bisa kembali ke sistem pembangkit tenaga listrik bersumber tenaga gerak air. Maaf, saya tidak akan membahas secara detail dalam thread ini; ini hanya sekedar gambaran imajiner saintifikal.

The Houw Liong

Kutip dari: heru.htl pada Juli 02, 2010, 06:29:04 PM
Maaf Bapak Moderator YTH,

Sedikit saya menyimpang:

Barangkali ide "Flip-Flop" hidrolik berdasar rumus-rumus Archimedes bisa dijadikan dasar pengerak turbin generator listrik. Jika itu bisa dimplementasi, ada solusi lebih baik selain PLTN; kita bisa kembali ke sistem pembangkit tenaga listrik bersumber tenaga gerak air. Maaf, saya tidak akan membahas secara detail dalam thread ini; ini hanya sekedar gambaran imajiner saintifikal.

Segala macam energi alternatif bisa saja dikembangkan, namun selama ini hanya menyumbangkan lebih kecil daripada 5% kebutuhan energi dunia.
PLTN bisa mencapai 15% dari kebutuhan energi dunia dan kemungkinan untuk bisa ditingkatkan sehingga 20% dalam waktu dekat.
HouwLiong

Rinto85

iya, saya setuju. karena semakin meningkatnya kebutuhan listrik di Indonesia apalagi di era modern ini listrik adalah inti dari semua yang bisa lakukan untuk mengakses internet khususnya. Walaupun begitu, ini adalah tanggung jawab dari pemerintah untuk mengatur dan memperhatikan keamanan dan kesalamatan jika sudah ada rencana atau proyek untuk pembangunan PLTN itu akan menjadi sangat berguna dan bermanfaat bagi banyak warga dan kita akan mendukungnya. mungkin beberapa perusahaan besar bisa di ikutsertakan untuk bekerjasama salah satunya PLN, Gallieon dan masih banyak lagi.
Partner & Layanan Informasi Digital. Artikel Terbaru: [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]?