Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Maret 28, 2024, 06:43:32 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,653
  • Total Topik: 10,405
  • Online today: 112
  • Online ever: 1,582
  • (Desember 22, 2022, 06:39:12 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 131
Total: 131

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Apa yang akan terjadi pd akhir bulan ini di negara tercinta ini ???

Dimulai oleh rawWARus, Maret 21, 2012, 08:18:04 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

rawWARus

Isu kenaikan BBM dimana banyak terjadinya pro dan kontra, dan bagi yg kontra, mereka akan menolak habis2an...
dan demo pun bermunculan dibanyak tempat....
Mereka menunggu sidang keputusan pemerintah apakah BBM akan benar2 dinaikan atau tidak,,,
ini benar2 menyongsong APRIL yang MENEGANGKAN....

Menurut kalian apa yg akan terjadi pada akhir dan awal bulan depan ???
Setujukan kalian dengan kenaikan BBM ??
SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

Monox D. I-Fly

Eh, tunggu48x... Awal bulan depan? Awal April? Jangan2 ini cuma April Mop dari pemerintah?   :-X
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

rawWARus

SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

syx

apa aja alasan pemerintah untuk menaikkan BBM?
kenapa terjadi penolakan pada masyarakat?

rafek

Penolakan terhadap kenaikan BBM oleh masyarakat dilatarbelakangi oleh banyak faktor. Diantaranya, kenaikan BBM akan berimbas pada kenaikan seluruh harga kebutuhan pokok. Bagi sebagian besar masyarakat yg saat ini saja kesusahan untuk bertahan hidup,(makan nasi aking, misalnya) dapat dibayangkan apa jadinya kehidupan mereka nanti setelah harga sembako menjadi selangit. Bagi mereka, kenaikan harga BBM sama saja dengan membunuh mereka secara perlahan. Walaupun nantinya pemerintah akan mengadakan pembagian BLT, namun saya kira tidak efektif. Kekurangan dari sistem pembagian BLT adalah pembagian yg tidak merata, prosedur pembagian yg tidak tertib, dan dalam hal lain menjadikan masyarakat bermental pengemis. Menurut pengamatan saya di lingkungan sekitar rumah, penerima BLT biasanya menghabiskan uang BLT yg mereka terima kurang dari seminggu. Bagaimana bisa BLT menjadi kompensasi yg efektif atas kenaikan harga kebutuhan pokok?

Dan hal lain, biasanya program BLT nantinya akan digunakan sebagai bahan kampanye. Tiap partai biasanya berebut jasa atas program BLT. Bicara soal kampanye, penurunan harga BBM (sampai 3 kali) juga menjadi bahan kampanye. Masalahnya, masyarakat cenderung tidak memperdulikan penurunan harga BBM, karena penurunan harga BBM tidak mengakibatkan harga kebutuhan pokok ikut turun.

JIka gaji karyawan ikut dinaikkan sebagai kompensasi kenaikan harga BBM,  namun bagaimana dengan pedagang kecil atau UKM? Apa kompensasi bagi mereka?

Seorang teman saya pernah menulis satir yg menyindir pemerintah. Katanya program pemerintah memang berencana untuk memberantas kemiskinan, namun dengan cara memberantas orang miskin (genosida).
There is impossible to escape the reality, except weaving together all of your imagination to make an alternate reality, and expand your own horizon. But people may call you a madman.

The Houw Liong

Menurut Kwik Kian Gie :
Sejak lama para pemimpin dan cendekiawan Indonesia berhasil di "brainwash" dengan sebuah doktrin yang mengatakan : "Semua minyak mentah yang dibutuhkan oleh penduduk Indonesia harus dinilai dengan harga internasional, walaupun kita mempunyai minyak mentah sendiri." Dengan kata lain, bangsa Indonesia yang mempunyai minyak harus membayar minyak ini dengan harga internasional.

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
HouwLiong

12

kita mengimpor minyak dari arab, supply minyak di arab sedang minim, sedangkan permintaan minyak tetap tinggi. jadi ya wajar jika kemudian harganya naik. begitupun sebaliknya, jika nanti supply minyak di arab sudah kembali normal, dan harga minyak internasinal turun, maka sudah seharusnya harga minyak dalam negeri juga akan turun

sbenernya mekanisme itu kan bisa dianalisis sehingga pemerintah bisa memperkirakan patokan harga yang relatif stabil. jadi tidak harus mengikuti mekanisme pasar dalam jangka pendek. mungkin inlah yang ada dalam undang-undang


tetapi mungkin ada maksud lain dari pemerintah yaitu ingin mengurangi atau benar-benar menghapus subsidi BBM secara bertahap. ketika subsidi BBM benar-benar di hapus artinya rakyat membayar BBM sesuai dengan harga internasional!??

jadi jika pemerintah/pertamina mengeluarkan biaya produksi dan impor $30/barel sedangkan harga minyak internasional $100/barel maka rakyat harus membayar minyak dalam negeri dengan harga $100/barel dengan demikian pemerintah akan mendapat untung $70/barel

karena menurut KWIK KIAN GIE yg dimaksud subsidi BBM adalah sebagai berikut:
jika biaya produksi dan impor $30/barel, harga minyak dalam negeri $60/barel dan harga minyak internasional $100/barel maka dikatakan subsidi BBM adalah sebesar $40/barel. artinya ketika pemerintah mengatakan subsidi BBM adala $40/baarel pemerintah sebenarnya masih mendapat untung sebesar $30/barel ($60 - $30)!


intinya dengan menurunkan subsidi BBM berarti pemerintah meningkatkan laba dari sektor BBM.
dengan menghapuskan subsidi BBM maka pemerintah lebih jauh meningkatkan laba dari sektor BBM.
(dengan asusmsi harga minyak internasional konstan)



tapi saya sendiri meragukan apakah yang dikatakan KWIK KIAN GIE mengenai subsidi BBM itu dalam kenyatannya benar seperti itu??

seingat saya pemerintah megawati juga pernah menaikan harga BBM dimana KWIK adalah mentrinya.
#12

rawWARus

SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

syx

dengan kondisi jalan seperti sekarang ini sepertinya udah seperti bbm naik karena konsumsi tinggi. penyebabnya adalah macet dan banyaknya jalan rusak. kalo bener niat irit bbm harusnya pemerintah mempertimbangkan perbaikan sarana umum.

rawWARus

klo sy pikir, sebenarnya jika pemerintah ada keinginan untuk lebih baik lagi pasti banyak jalan...dari reformasi perminyakan di Indonesia dan  dukungan penuh trhadap bahan bakar alternatif
SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

syx

nuklir! itu yang bisa dikembangkan di indonesia... kalo kapal selam aja bisa dijalankan dengan bahan bakar nuklir, kenapa tidak dicoba dibuat motor dan mobil dengan bahan bakar nuklir juga.
juga dengan PLTN. harus segera dibuat tuh. indonesia pasti tau teknologi bangunan tahan gempa karena orang kita sudah terbiasa dengan gempa. jadi tingkat keamanannya bisa tinggi. limbahnya buang aja ke daerah perbatasan.

iput

Kutip dari: syx pada April 13, 2012, 07:32:50 AM
kenapa tidak dicoba dibuat motor dan mobil dengan bahan bakar nuklir juga.


kalau soal itu harus berpikir berkali2....
karna di indonesia ini masih banyak banget terjadi pelanggaran2 lalin yg mengakibat kan kecelakaan, d tambah lg indonesia memiliki angka pengguna kendaraan yg sangat banyak......
klo pas ada kecelakaan trus BBN nya bocor gimana.. radiasi nya kan "berbahaya", apalagi kalo sampe meledak......

syx

siapa tau malah dengan BBN itu pengguna kendaraan bisa lebih berhati-hati. karena kalo pun tidak cedera akibat benturan fisik, efek cedera paling berat terjadi jika sampe kecelakaan menyebabkan kebocoran dari sumber bahan bakar. pemerintah, terutama dinas perhubungan juga musti ati-ati. jangan sampe jalan kebanyakan lobang yang sering bikin kecelakaan.

topazo

Teknologi nuklir sekarang masih memakai teknologi jaman dahulu, jadi menurut saya masih sulit untuk dimasukkan ke dalam motor atau mobil...
Teknologi nuklir yang umum sekarang, adalah menggunakan panas dari reaksi fisi nuklir untuk mendidihkan air, membentuk uap dan menggerakkan turbin... Jatuhnya seperti mesin uap ala James Watt dahulu, tapi alih2 batubara, dipakai nuklir sebagai sumber panas...
Kalau nuklir digunakan dalam mobil atau motor, reaktornya mungkin bisa dikecilkan, tapi tangki air untuk uapnya digimanain... Saya masih bingung untuk menerapkan nuklir sekarang ke dalam mobil/motor...

Kalau kapal selam atau kapal laut kan besar, jadi semuanya muat ke dalam kendaraan...

(waduh, topiknya mulai mengembang nih, border of OOT kayaknya...)
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

iput

lagi pula kalo mobil / motor make BBN.. bengkel2 di pinggir jalan gulung tiker dun.....
soalnya mereka gak tau menau ttg nuklir... jd gk brani mbongkar.....

waha.. mulai OOT nih....