Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Desember 05, 2020, 05:41:44 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26686
  • Latest: mkrxxi
Stats
  • Total Tulisan: 139608
  • Total Topik: 10377
  • Online Today: 47
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 28
Total: 28

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Program untuk proyek otomatisasi kereta dorong  (Dibaca 2437 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline neverendinglearning

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 1
  • ForSa!
Program untuk proyek otomatisasi kereta dorong
« pada: Maret 31, 2012, 05:25:45 AM »
Halo semua, saya tengah membuat program PLC otomatisasi untuk kereta dorong pengambil box dengan menggunakan CPU tipe CQM1H. Jadi, kereta dorong tersebut memiliki tugas untuk mengambil dan meletakkan box pada line2 tertentu. (Gambar saya attach).

*Kereta dorong tersebut akan berada pada posisi stand-by di posisi X
*Kereta dorong tersebut bertugas untuk mengambil boks pada "1SD","2SD", "3SD", "4SD" untuk diletakkan dalam line "1IK", "2IK", dan "3IK"
*Box tersebut berisi barang proses produksi yg nantinya akan disalurkan ke mesin lanjutan yg terpasang pada line "IK" (1IK, 2IK, dan 3IK) untuk diproses lebih lanjut
*Box tersebut berisi 43 sekat, tiap sekat berisi barang proses produksi (gambar saya attach/gambar 2 dimensi)
*Saat isi dari Box yg sedang mentransfer barang proses produksi di dalamnya menuju mesin proses produksi lanjutan di line IK tengah mencapai setengahnya (sekitar 21-22 sekat kosong), maka mesin kereta dorong akan secara otomatis mengambil box dari line SD (1SD, 2SD, 3SD, dan 4SD) untuk kemudian diletakkan menuju line IK (1IK, 2IK, 3IK)
*Mesin kereta dorong akan bertindak sesuai dengan counter yang dipasang. (Lihat gambar attachment "counter") Pengisian untuk tiap IK (IK-1 s/d IK-3) adalah 01, 02, 03, dan 04. Jika counter IK-1 diisi dengan 01, maka kereta dorong akan terprogram untuk mengambil box dari line 1SD yang nantinya akan diletakkan menuju IK-1, jika diisi dengan 02, maka kereta dorong akan terprogram untuk mengambil box dari 2SD untuk kemudian diletakkan menuju line IK-1, dan seterusnya sampai 04. Begitu pula untuk IK-2 dan IK-3, cara kerjanya sama persis. Jika counter IK-3 diisi 02, maka kereta dorong akan mengambil box dari line 2SD, yang kemudian akan diletakkan ke dalam line IK-3.
*Teknik pengambilannya adalah dengan menggunakan rantai yang dilengkapi dengan pengaman besi. Jadi, besi akan bergerak ke arah kiri (saat akan meletakkan atau mengambil box), saat LS (limit switch) sudah tersentuh/bernilai 1, maka besi akan berhenti, dan rantai akan bekerja untuk memproses box masuk/keluar.

#Penjelasan gambar "penampakan":
1. MPP-1, MPP-2, dan MPP-3: Mesin produksi yang akan dimasuki barang proses produksi dalam masing-masing box
2. Tanda O biru: lubang pengaman untuk "centralizer" mesin kereta dorong saat kereta dorong akan berhenti, untuk memulai aktifitas meletakkan/mengambil box dalam line tertentu
3. Tanda X merah: sejenis besi yang berguna untuk memberi sinyal kepada kereta dorong untuk berhenti jika telah sampai pada line yang diinginkan
4. LS dengan font warna kuning: sejenis besi yang berfungsi untuk mengamankan mesin kereta dorong, agar tidak berjalan melanggar perbatasan area yang telah dibangun.

Seperti yg dijelaskan pada panduan pembuatan program PLC, semua input dan output sudah saya data melalui pendeteksian panel UNICOM pada mesin kereta dorong tersebut. Input terlampir pada attachment "IO", rinciannya adalah:

0/15 = LS (limit switch) besi kiri
1/31 = LS (limit switch) besi kanan
2/42 = tombol manual
3/32 = proximity sensor
4/16 = proximity sensor
5/14 = LS (limit switch) box car 1
6/30 = LS (limit switch) box car 2
7/26 = tombol otomatis
8/50 = Fotocell
9/13 = Fotocell
10/48 = Fotocell
11/9 = Tombol maju
12/25 = Tombol mundur
13/46 = Otomatis penggerak besi+rantai
14/11 = Centralizer naik
15/28 = Centralizer turun

Sedangkan outputnya adalah

0 = kosong
1 = valve maju
2 = valve mundur
3 = roda maju/mundur
4 = centralizer naik
5 = centralizer turun
6 = besi saat ke kanan
7 = besi saat ke kiri
8 = rantai saat ke kanan
9 = rantai saat ke kiri
10 s/d 15 = kosong

Yang menjadi pertanyaan adalah:
1. Berapa section yg harus saya buat dalam ladder diagram? (Saya menggunakan software OMRON CX-Programmer versi 9.2)
2. Perihal input, terdapat beberapa tombol (tombol otomatis, manual, dan otomatis penggerak besi+rantai) yg menjadi bagian dari input, bagaimana penulisannya dalam ladder diagram?

Thx


 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
6 Jawaban
16943 Dilihat
Tulisan terakhir November 09, 2015, 01:45:53 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
3614 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 27, 2009, 07:46:29 AM
oleh reborn
1 Jawaban
5200 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 31, 2010, 12:52:58 AM
oleh Farabi
11 Jawaban
7687 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 05, 2011, 02:03:57 AM
oleh tiger-tua
0 Jawaban
7353 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2018, 02:51:51 AM
oleh amiraenef