Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

November 30, 2021, 01:07:03 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 39
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 19
Total: 19

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Ada yang pernah denger tentang kolagit obat diabetes asli buatan anak bangsa?  (Dibaca 35541 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline xlizkh

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 0
  • ForSa!
Gita masih duduk di bangku kelas tiga SMP saat menemukan kolagit obat diabetes. 5 tahun setelahnya, obat herbal yang belum dipatenkan itu sudah menyebar sampai ke semua penjuru provinsi di Indonesia bahkan juga hingga ke Arab Saudi.

Penemuan Gita Adinda Nasution berawal karena sedih dengan kesehatan sang ayah yang menurut dokter terkena penyakit diabetes. "Ayah saya adalah pasien diabetes, sesudah menggunakan obat ini dalam waktu setahun kesehatannya membaik. Saat tahun 2012 lalu, ia divonis bebas dari diabetes," ucap Gita.



Sejarah Kolagit Obat Diabetes

Waktu Gita Adinda Nasution duduk di kelas enam sekolah dasar, ayahnya terkena penyakit diabetes. Penglihatan sang ayah terkena dampaknya hingga tidak bisa melakukan aktivitas apapun. Gita Adinda Nasution sedih serta terjerumus dalam usaha menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit sang ayah. Disaat anak-anak lain membaca komik dan bermain game, ia justru melahap buku tentang tanaman obat herbal kolagit di taman bacaan di Panyabungan.

Pencarian itu senantiasa berlanjut waktu duduk di Pertama. Buku kesukaannya, terlebih bacaan terkait pengobatan berbasis campuran herbal dan natural seperti yg ditulis Hembing Wijayakusuma. Banyak obat dan terapi pengobatan sudah diberikan pada sang ayah, akan tetapi kesembuhan tak kunjung diraih. Kala itu berupaya mengolah ramuan dari pohon mahkota dewa hingga aturan makan ketat yang diatur ibunya, Lismawati.

Lantas dalam kemajuan idenya, Gita Adinda Nasution teringat berkenaan bagaimana vaksin polio ditemukan hanya dengan cara mengambil vaksin yang bermula dari virus tersebut, dan kenapa orang yang dipatuk ular berbisa dapat disembuhkan dengan memakai bisa ular tersebut. "Saya termenung, apa mungkin sakit diabetes disembuhkan memakai gula? Lagian obat dapat menjadi racun, dan racun juga dapat menjadi obat. Lalu saya mencoba mencampur obat kolagit berbahan tebu," ucapnya.

Memakai tahapan metode yang tersembunyi, Gita Adinda Nasution sukses membikin bubuk yg bahan pokoknya dari tebu. "Vaksinnya berasal dari tebu. Tapi ada tambahan bahan lainnya. Menyingkirkan zat ini, atau mencampur senyawa yang lain, sampai menjadi zat baru," terang Gita .

Gita Adinda Nasution yg sudah pakar menerangkan tentang susunan ruwet kimia dalam pembuatan herbal ini, apalagi saat ini ia tambah mahir karena ia tengah duduk di semester tiga jurusan Analis Farmasi dan Makanan, Fakultas Farmasi USU. Jurusan itu ia pilih lantaran hasrat besar guna memberikan kolagit obat diabetes yang dapat menyembuhkan, tidak hanya meminta obat dari dokter.

Inilah wujud serbuk Kolagit
Sehingga campuran baru campuran Gita Adinda Nasution diberikan kepada ayahnya. Waktu itu belum ada nama, dan belum di test uji praklinik. Obat alami Kolagit itu lalu diberikan ke sang ayah, dugaannya, toh campuran alami minim risiko.

Sebelum meminum obat Kolagit itu, kondisi sang ayah sudah kecapekan. Penyakit diabetes menjadikan ayahnya penglihatannya terganggu, susah berjalan dan gangguan fungsi organ lainnya. Kadar gula yang terkandung darahnya pernah menyentuh angka 450 mg/dL. Itu adalah jumlah gula yang tinggi, sebab normalnya berkisar antara 120-140 mg/dL.

Akan tetapi perlahan, ramuan Kolagit temuan Gita mulai memperlihatkan khasiatnya. Setahun berikutnya, kondisi ayahnya semakin membaik. Sang ayah tidak pernah lagi mengecek gula dalam darahnya. Selain tidak suka dengan disuntik, Sang ayah juga tak ingin terbebani dengan angka-angka gula darah itu. Lalu lantaran mau menyelesaikan ibadah haji ketika tahun 2012 kemarin, mau tak mau Sang ayah mesti melewati tes kesehatan. Anehnya, hasil pengecekan gula darahnya normal.

"Alhamdulillah, ayah divonis bebas diabetes lagi. Gita bahagia sekali. Sekarang ayah sudah dapat mengkonsumsi es krim duren dengan bebas. Tidak perlu khawatir lagi," kata Gita Adinda Nasution. "obat herbalnya dinamakan Kolagit. Yaitu singkatan dari Kopi Gula Gita, lantaran mempunyai rasa seperti kopi."

Sejak inilah cerita kesuksesan  tersebar. Kolega ayahnya yg menderita diabetes juga diberikan obat alami kolagit itu. Kesembuhan juga yg diraih. Salah satunya, seorang tentara yang sudah berobat kemanapun, termasuk ke Negara tetangga. Kesehatannya parah, dan kemudian setelah meminum obat herbal Kolagit, ada kemajuan.

Selanjutnya Kolagit mendapat banyak permintaan. Pengerjaan secara rumahan dibuat, lantas seterusnya dikirim ke mana-mana, hingga dibawa ke Kerajaan Saudi. Penemuan ini juga mendapat pengakuan dalam pameran Teknologi Tepat Guna 2013 yang diadakan Unit Pembinaan Pengembangan Kegiatan Mahasiswa (UP2KM) Universitas Sumatera Utara pada tanggal 4 Desember 2013 lalu. Kolagit temuan Gita menggondol juara pertama.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
3479 Dilihat
Tulisan terakhir Februari 14, 2010, 06:43:39 AM
oleh Cornelleo
6 Jawaban
5923 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 25, 2010, 01:42:43 AM
oleh Penyoex
1 Jawaban
2631 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 25, 2010, 12:11:46 PM
oleh hamd
1 Jawaban
2943 Dilihat
Tulisan terakhir April 07, 2013, 02:08:24 PM
oleh A
1 Jawaban
169467 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 03, 2018, 07:38:53 AM
oleh zalfaoriana