Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Januari 27, 2023, 09:36:45 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,936
  • Latest: sifuk
Stats
  • Total Tulisan: 139,651
  • Total Topik: 10,406
  • Online today: 69
  • Online ever: 1,582
  • (Desember 22, 2022, 06:39:12 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 30
Total: 30

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Narkotik baru, Desomorfin(Crocodile)

Dimulai oleh Farabi, April 09, 2013, 07:53:32 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Farabi

Obat baru ini sangat adiktif dan sangat berbahaya. Merusak jaringan tubuh dan mematikan setiap sel anda. Sel anda akan berhenti meregenerasi dirinya sendiri di titik dimana obat ini disuntikan. Saya harap informasi ini tidak menjadikan para pecandu heroin kemudian memutuskan menggunakan obat ini karena lebih murah. Karena obat ini sangat mematikan, membuat daging lepas dari tangan.



Obat ini menyebar di rusia, suatu obat dari derivatif codein dengan beberapa bahan korosif. Kalau saya tidak salah ingat, asam chlorida dan iodine itu sangat korosif bagi tubuh manusia, tapi obat ini adalah bahan dasar dari sintetis desomorfin.

Jika anda punya kerabat kecanduan heroin, langsung bawa ke PTRM, karena dalam kondisi tidak punya uang dan mencuri tidak memungkinkan, mungkin mereka akan mencari desomorfin karena tidak kuat menahan sakaw (Withdrawal symptom/gejala putus obat).
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

nʇǝʌ∀

gambarnya serem amat kaya manusia baru digigit zombie!  >:D
tapi yg difoto itu kayanya tenang-tenang saja tidak kelihatan seperti orang sedang sakaw.
apa efek narkotik itu hilang kalau daging sudah rontok?

                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
> (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

Farabi

Karena banyak yang tidak percaya dan cenderung meremehkan, tampaknya video ini harus diperlihatkan
http://www.youtube.com/watch?v=cM6v-43-1PU

Peringatan, gambar mengerikan lebih banyak lagi di video ini.
Keterangan lebih lanjut
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

ytridyrevsielixetuls

Kutip dari: nʇǝʌ∀ pada April 10, 2013, 12:27:33 AM
tapi yg difoto itu kayanya tenang-tenang saja tidak kelihatan seperti orang sedang sakaw.
apa efek narkotik itu hilang kalau daging sudah rontok?

jadi, apa jawaban untuk pertanyaan ini ?
apakah si pengguna narkotik itu sakaw, terus setelah dagingnya rontok dia tidak merasa sakaw lagi tapi mati tak lama kemudian?
orang yang difoto itu terlihat tenang, berarti ada kemungkinan rasa sakit dan ketagihan akan narkotik sudah hilang setelah dagingnya rontok. tapi tidak mati.
atau rasa sakit itu hilang hanya sementara dan akan timbul kembali beberapa waktu kemudian?
[move]
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

nʇǝʌ∀

saya tidak bermaksud sarkastik atau skeptis. saya hanya mengungkapkan kesan saya saja atas foto itu. memang berlebihan bahasanya..
tapi pertanyaan saya serius. lebih detail lagi.. kalau bagian tubuh yang telah disuntik narkotik itu rontok, apakah manusia tsb tidak lagi merasakan sakaw? atau dia masih akan merasakan sakaw dan apakah kerontokan daging itu terus berlanjut hingga kematian..?
@ytridyrevsielixetuls, anda kurang-lebihnya telah mewakilkan maksud dari pertanyaan saya. thanks. +1

                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
> (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

Farabi

Kutip dari: ytridyrevsielixetuls pada April 10, 2013, 01:31:50 PM
jadi, apa jawaban untuk pertanyaan ini ?
apakah si pengguna narkotik itu sakaw, terus setelah dagingnya rontok dia tidak merasa sakaw lagi tapi mati tak lama kemudian?
orang yang difoto itu terlihat tenang, berarti ada kemungkinan rasa sakit dan ketagihan akan narkotik sudah hilang setelah dagingnya rontok. tapi tidak mati.
atau rasa sakit itu hilang hanya sementara dan akan timbul kembali beberapa waktu kemudian?

Setelah efek obat habis, mereka mengalami rasa sakit yang tidak bisa mereka tanggung, banyak yang hanya bertahan antara 1 sampai 2 jam saat sakaw sebelum kemudian pingsan.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Farabi

Desomorfin ini 8 kali lebih kuat daripada heroin, baik secara kualitas bius ataupun daya adiksinya. Tapi hanya bertahan selama 90 menit sebelum tubuh anda kemudian merasa sakit dimana waktunya jauh lebih lama daripada kecanduan heroin. Kecanduan heroin biasanya hanya 2 minggu untuk ketergantungan fisik, tapi desomorfin sampai sebulan, dibutuhkan obat penenang dalam dosis gila gilaan untuk menenangkan pecandu desomorfin, tapi dengan waktu yang sangat singkat.

Sejauh data yang bisa saya dapat, awalnya ada info yang mengatakan bahwa pada tahun 1934 desomorfin ini berhasil disintetiskan di America bersamaan dengan ditemukannya metadon, awalnya obat ini akan digunakan untuk menghilangkan ketergantungan heroin, akan tetapi, setelah di ujicobakan, hasil dari obat ini mengecewakan, sehingga untuk menghentikan ketergantungan heroin digunakanlah metadon. Akan tetapi ada sumber yang mengatakan bahwa desomorfin disintetiskan pertama kali di siberia rusia. Dari beberapa literatur kimia disebutkan bahwa turunan kodein ini adalah pseudomorfin, tapi anehnya mempunyai efek jauh lebih kuat.

Di rusia, pada umumnya obat ini disintetis dari bahan berbaya dan tidak disaring. Dari bahan bahannya saja seperti bensin, thiner, asam klorida, bahan ini sebetulnya bisa mematikan manusia dalam beberapa jam. Tapi dengan adanya ikatan rantai pseudomorfin dari kodein, kematian tampaknya menjadi terlihat seperti sebuah kemewahan, karena setiap 2 jam, pasien akan merasa sakit yang lebih dahsyat daripada heroin.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Farabi

Akibat perang yang berkepanjangan, afganistan mempunyai sekitar 40% dari populasi yang mencandu heroin atau opium.
http://www.youtube.com/watch?v=WfVYj1qkrpc

Ada sekeluarga yang lebih memilih untuk membeli heroin daripada membeli makan, bahkan seorang anak 1 tahun pun kecanduan opium. Selain itu juga makanan lebih mahal dan lebih sukar untuk didapatkan daripada opium. Selama ini 90% dari ilegal opium didunia dipasok oleh afganistan.

Tak ada kepedulian dari pemerintah afganistan untuk membuat penduduknya tidak menderita kelaparan sehingga mereka memlih untuk membeli opium supaya tidak merasa lapar. Kita harus melakukan sesuatu untuk membuat mereka tidak merasa kelaparan.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Farabi

Sebetulnya kalau kita mau sedikit merenung, ada keajaiban dari getah opium ini, yang membuatnya seolah pohon opium menyuruh kita untuk menjaga dan merawat eksistensi dari tumbuhan popi ini. Pada tubuh manusia, nikmat dan sakit ada bukan untuk tiada ada suatu tujuan, tapi dengan suatu tujuan, untuk memotivasi kita melakukan sesuatu. Pada orang normal, saat dirinya merasa bosan, tubuh akan melepas dophamin, suatu molekul endomorphin atau morphin didalam tubuh yang membuat seseorang termotivasi untuk mencari kegiatan yang menyenangkan. Bisa olahraga, rekreasi, ngobrol, mendengarkan musik, latihan, belajar dan lain sebagainya. Hal ini berbeda dengan para pemakai heroin yang tidak bisa merasakan nikmat lagi, karena dophamin yang terlepas, terblokir oleh zat dari molekul opium. Jika kita pikirkan lagi, pohon popi sedang menjadikan anda termotivasi untuk merawat keturunannya supaya mereka bisa tetap hidup.

Dalam bentuk mentah, getah popi ini sudah mampu untuk membuat pemakainya mengalami ketergantungan, apalagi dengan diisolasinya getah popi ini dalam bentuk morphin atau heroin. Heroin hanya nikmat dipakai pada pemakaian pertama kali oleh seorang pecandu yang biasa disebut junkie. Untuk pemakaian pemakaian berikutnya, seorang junkie harus menambah dan menambah lagi dosis supaya bisa merasakan nikmat yang sama, dan disaat yang bersamaan mulai mengalami ketergantungan secara psikis dan tanpa disadari ketergantungan fisik. Efek heroin hanya bertahan antara 4 sampai 8 jam tergantung dari setiap individu. Molekul heroin yang menyerupai kunci menempel pada reseptor kalau tidak salah GABA pada neuron (Sel otak). Karena tubuh mempunyai mekanisme pertahanan diri untuk mencegah kerusakan otak, maka neuron akan menyembunyikan reseptornya supaya tidak aktif terus menerus, sehingga pemakai mengalami toleransi terhadap zat adiktif ini.

Masalah bagi pemakai adalah pada saat dihentikan, entah apakah terdapat kerusakan secara fisik atau tidak, otak terus mengirimkan sinyal listrik yang sama pada saat terjadi kerusakan pada tubuh, yaitu rasa sakit yang luar biasa. Sakit kepala dahsyat, badan sakit, tulang terasa ngilu dan sebagainya. Dalam keadaan ini yang biasa disebut sakaw atau gejala putus obat, sering membuat pelakunya menjadi nekat untuk mencuri atau berbuat jahat lainnya.

Pada para pemakai zat ini, karena reseptor neuron sembunyi dan dophamin yang keluar tidak masuk lagi kedalam neuron, selama beberapa waktu mereka akan kebal terhadap bius, sehingga kadang beberapa obat anastetik(anti sakit) tidak bisa bekerja pada tubuh mereka. Sampai saat ini, belum ditemukan obat yang mujarab untuk meredakan craving atau kecanduan psikis, sehingga seseorang yang sudah masuk rehabilitasi terkadang tidak bisa menahan dorongan kuat dari tubuh untuk mencari barang ini.

Zat ini sangat berbahaya dan adiktif. Menguasai sistem syaraf pusat dipunggung ataupun dikepala dengan akibat yang merusak. Sehingga zat ini harus dilarang karena akan menjadi biang dari tindak kejahatan, biarpun dengan harga yang murah.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.