Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Desember 02, 2020, 12:44:35 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139608
  • Total Topik: 10377
  • Online Today: 61
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 37
Total: 37

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: ​Makanan Apa Yang Seharusnya Dikonsumsi Selama Kemoterapi?  (Dibaca 10538 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline modencancercanter

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 26
  • IQ: 25
  • ForSa!
​Makanan Apa Yang Seharusnya Dikonsumsi Selama Kemoterapi?
« pada: Juni 14, 2019, 07:03:56 AM »
​Makanan Apa Yang Seharusnya Dikonsumsi Selama Kemoterapi?


Kemoterapi adalah metode pengobatan tumor ganas dan penyakit lainnya dengan menggunakan obat kimia. Obat kemoterapi tumor ganas semuanya memiliki toksisitas tertentu, sehingga dapat membunuh sel kanker sekaligus membahayakan tubuh. Oleh karena itu, pasien selama periode kemoterapi sering mengalami anoreksia, mual, muntah, penurunan sel darah, penurunan imunitas, kelelahan dan reaksi buruk lainnya. Selama periode kemoterapi, asupan nutrisi yang baik dapat membantu pasien memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap kemoterapi dan memulihkan kekuatan fisik. Namun reaksi gastrointestinal seperti mual dan muntah yang disebabkan oleh kemoterapi sering mengganggu aktivitas bersantap pasien. Makanan apa yang baik untuk dimakan, apa ada pantangan selama periode kemoterapi, selalu menjadi perhatian pasien kanker dan keluarga mereka. Dipadukan dengan kondisi klinis yang sebenarnya, selanjutnya mari kita bahas mengenai pengaturan makanan selama periode kemoterapi.     


1. Memastikan asupan protein dan kalori


Selama periode kemoterapi, mengonsumsi makanan dengan kandungan protein tinggi dalam jumlah yang tepat seperti daging sapi, ikan-ikanan, daging tanpa lemak, susu, daging ayam, jujube, dan lain-lain dapat mencegah menurunnya sel darah putih, trombosit, imunitas hingga batas tertentu, yang disebabkan oleh kemoterapi. Selain itu, sebaiknya memastikan asupan makanan tinggi karbohidrat seperti nasi, mantau, roti, dan lain-lain untuk menjamin pasokan energi dalam tubuh. Selama periode kemoterapi harus menghindari makanan berminyak dan makanan tinggi lemak agar tidak memperburuk reaksi gastrointestinal dari obat kemoterapi.


2. Makan sayur dan buah segar dalam jumlah yang tepat


Sayur dan buah segar mengandung banyak vitamin dan serat yang dapat mencegah konstipasi, meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah tumor dan lainnya, yang bermanfaat bagi pemulihan pasien kemoterapi. Namun pasien sebaiknya konsumsi buah dan sayur mentah dalam jumlah yang tepat, bila perlu bisa dipanaskan agar terhindar dari reaksi buruk seperti diare.


3. Makan sering dengan porsi sedikit, makan makanan yang mudah dicerna


Untuk pasien dengan reaksi gastrointestinal yang signifikan seperti anoreksia, mual, dan muntah selama kemoterapi, bisa makan lebih sering dengan porsi sedikit. Konsumsi makanan bertekstur lembut, tidak berlemak dan mudah dicerna, hindari makanan berminyak dan susah dicerna. Jika reaksi pengobatan lebih parah, bisa mengonsumsi makanan setengah cair atau cair, seperti sup sayur, sup nasi, jus buah dan beberapa makanan elemental diet. Kulit jeruk kering, hawthorn, jahe mentah dan makanan lainnya memiliki efek menambah selera dan mengatasi muntah. Jika pasien sering muntah parah harus sesegera mungkin pergi ke rumah sakit dan mendapat infus cairan untuk menghindari ketidakseimbangan elektrolit.


4. Pantangan makanan dan minuman untuk obat kemoterapi tertentu


Reaksi buruk yang disebabkan oleh beberapa obat kemoterapi lebih menonjol. Saat menjalani pengobatan dengan obat ini, pasien harus mematuhi pantangan makanan dan minuman tertentu untuk mengurangi atau memperlambat terjadinya dan berkembangnya reaksi yang buruk. Misalnya Irinotecan, Paclitaxel dan obat kemoterapi lainnya mudah menyebabkan diare, jadi selama periode pengobatan, pasien harus mematuhi pantangan makanan dan minuman berikut ini: 1. Hindari makanan yang menghasilkan banyak gas seperti susu sapi, susu kedelai dan makanan cair berprotein tinggi lainnya, 2. Makanan mentah seperti beragam jenis salad dan makanan dingin, 3. Makanan berminyak dan tinggi lemak, 4. Berbagai jus buah dan semangka, anggur, pir, stroberi, nanas, jeruk dan buah lainnya yang dapat menyebabkan diare. Contoh lain yaitu obat kemoterapi Oxaliplatin mudah menghasilkan neurotoksisitas, jika bertemu dingin mudah terpicu dan menjadi semakin parah. Oleh karena itu, pasien yang menerima pengobatan dengan Oxaliplatin harus menghindari makanan mentah dan dingin seperti air dingin, minuman dingin dan lain-lain, buah-buahan bisa dihangatkan sebelum dikonsumsi.


Singkat kata, makanan dan nutrisi pasien kanker selama kemoterapi sangat penting. Diet yang tepat, pantas, aman dan sehat adalah prasyarat untuk memastikan bahwa pasien dapat berhasil menyelesaikan kemoterapi. Setiap pasien harus melakukan pengaturan makanan dan minuman yang tepat sesuai dengan kondisinya sendiri. Pasien yang memiliki kondisi tertentu, dapat berkonsultasi dengan ahli gizi profesional dan berdiskusi bersama dokter dalam mengembangkan program diet selama kemoterapi.

Sumber artikel ini:http://www.cancercenter.co.id/berita-kanker/5177.html​​

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
6 Jawaban
11317 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 17, 2014, 07:34:50 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
4376 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 22, 2009, 05:30:32 PM
oleh raisuien
23 Jawaban
14880 Dilihat
Tulisan terakhir April 25, 2010, 12:35:29 AM
oleh Hendy wijaya, MD
0 Jawaban
706 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 05, 2019, 06:34:50 AM
oleh modencancercanter
0 Jawaban
10175 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 13, 2019, 06:14:42 AM
oleh modencancercanter