Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Agustus 16, 2022, 10:22:13 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,765
  • Latest: KlausKep
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 35
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 20
Total: 20

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

TV & Komputer Dapat Picu Kematian

Dimulai oleh Habib :)), Januari 26, 2010, 09:00:56 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Bree

Kutip dari: cassle pada Januari 30, 2010, 10:17:20 PM
tapi setidaknya main komputer lebih sehat daripada nonton TV kalau dihubungkan dengan kasus di atas, soalnya kalo nonton TV bisa sambil ngemil, main komputer kan gak sambil ngemil.. :D
Ya, bisa jadi itu salah satu. Meskipun, Bree tetap bisa ngemil tuh. ;)
Kutip
hehe.., iya juga..,:;
tapi ada satu lagi :
Pernah mendengar di TV juga klo g salah, "Menonton TV bisa membuat kita pasif (otak menjadi pasif)"
Nah, kalau main komputer, saya rasa sebaliknya..
itu salah satu efek yang bagus..

Ya, memang menonton TV membuat kita lebih pasif, tapi saya percaya ada saja acara yang bisa mengasah otak. Saya pikir, pendapat ini berawal dari fakta bahwa orang yang menonton tidak berkomunikasi dengan orang lain. Coba saja, menonton TV atau bermain komputer dengan melibatkan komunikasi dengan teman. Kayak nonton acara sembari mendiskusikannya dengna teman nonton kita. Bree yakin otak kita tetap aktif tuh.

Tiap produk teknologi dimaksudkan untuk mempermudah kita. Sisanya, efek baik/buruknya, kita yang menentukan. Begitu pandangan Bree.
Common sense is the collection of prejudices acquired by age eighteen - Einstein

Idad

Kutip dari: Bree pada Januari 31, 2010, 01:59:08 PM
Kayak nonton acara sembari mendiskusikannya dengna teman nonton kita. Bree yakin otak kita tetap aktif tuh.
betul., setuju saya. Memang lanjutan yang saya dengar serupa dengan yang Bree postkan, cara untuk mengatasinya adalah tetap mendiskusikan dengan orang lain acara yang kita tonton..

Kutip dari: Bree pada Januari 31, 2010, 01:59:08 PM
Tiap produk teknologi dimaksudkan untuk mempermudah kita. Sisanya, efek baik/buruknya, kita yang menentukan. Begitu pandangan Bree.
Setuju..,

heru.htl

1 pertanyaan, dan ini bukan OOT,

Bagaimana kalau yg di tonton itu acara film porno, film horor, ataupun film action?

cassle

nah itu dia bung Heru, yang dimaksudkan TV bisa mengakibatkan kematian terlebih lagi kalau seseorang yang punya sakit jantung kronis trus nonton film horor!! :D

Huriah M Putra

Film porno lagi..
Bisa meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah seperti sedang berolahraga berat.

That's why sex is healthy, but that makes the elder to be very very careful about their heaart issues.
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

syx


Hendy wijaya, MD

#21
Ini bukan TV atau komputernya yang menyebabkan kematian tapi penyakit jantung akibat sedentary life style atau kurang aktivitas, ada hubungan tidak langsung antara variabel nonton tv dan variabel angka kematian akibat heart attacks. Bagaimana kalau nonton tvnya sambil lari di tempat atau lari pakai treadmill, hasil penelitiannya jadi tidak valid. Sama halnya orang meneliti hubungan antara frekuensi menyalakan korek gas zippo dengan kanker paru..tapi yang dinyalakan dengan korek gas zippo adalah rokok/cerutu..bukan koreknya yang menyebabkan kanker tapi rokoknya to? hehehe..

@Huriah
Betul, sex is healthy, tapi bukan hanya untuk ditonton, tp dilakukan bersama istri (yg belum punya ya sabar aja, ;D)..karena termasuk olah raga..asal tahan melakukannya minimal 30 menit (tidak termasuk foreplay) dan 3-5 kali seminggu, ha3..
Tantum valet auctoritas, quantum valet argumentatio

truf777

sial aku belum punya istri :(
masturbasi dihitung sex juga enggak ?
"I've always wondered if there was a god. And now I know there is --
and it's me." -homer simpson-

Faith means not wanting to know what is true. – Friedrich Nietzsche

0y1k

Kutip dari: truf777 pada Februari 27, 2010, 09:02:43 AM
sial aku belum punya istri :(
masturbasi dihitung sex juga enggak ?

ga diitung...
yang diitung k'lo udah ada istri
hehhehe
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْع

Huriah M Putra

Bukannya sekarang sex sudah menjadi dagangan..?
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

0y1k

Kutip dari: Huriah M Putra pada Februari 27, 2010, 11:49:11 AM
Bukannya sekarang sex sudah menjadi dagangan..?
udah dari dulu kali...
padahal udah tua, masa' ga tahu sih??
hehehhe
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْع

Huriah M Putra

Tuh maksudnya memberi masukan buat si truf777 dengan cara bertanya...
Taulah masukanku apa...
hahahaha
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

Hendy wijaya, MD

#27
Wong sebenernya saya sendiri jg masih bujang..ha3..udah ah, makin OOT ga jelas nih..sori ya bung momod..  ;D ;D
Intermezzo sebentar aja, melepas kepenatan bersama kawan2..  :angel:
Tantum valet auctoritas, quantum valet argumentatio