Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

September 28, 2021, 12:08:54 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139666
  • Total Topik: 10406
  • Online Today: 60
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 34
Total: 34

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Brain-Eating Amoeba  (Dibaca 10858 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.027
  • IQ: 38
  • Gender: Wanita
  • Now, I really changed. Life has changed 180 degree
Re:Brain-Eating Amoeba
« Jawab #15 pada: November 29, 2011, 08:20:41 AM »
membentuk kista agar bisa bertahan hidup diluar tubuh, bagaimana ya saya bingung ???
i adore your intelligence

Offline Novieainie

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 43
  • IQ: 6
Re:Brain-Eating Amoeba
« Jawab #16 pada: November 29, 2011, 11:07:57 AM »
Kista diselubungi oleh kapsul polisakarida yang melindungi protozoa dari lingkungan yang tidak menguntungkan, misalnya kekeringan.  Jika kondisi lingkungan membaik, misalnya tersedia makanan dan air maka dinding kista akan pecah dan protozoa keluar untuk memulai hidupnya kembali.

Offline exile_rstd

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.027
  • IQ: 38
  • Gender: Wanita
  • Now, I really changed. Life has changed 180 degree
Re:Brain-Eating Amoeba
« Jawab #17 pada: Desember 03, 2011, 06:54:06 AM »
lalu kista itu terdapat dimana? diluar tubuh inang? atau dilingkungan luar?

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4.540
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Kliping Koran
Re:Brain-Eating Amoeba
« Jawab #18 pada: Desember 03, 2011, 07:52:39 AM »
saat keluar dari tubuh inang, misalnya dalam kasus disentri ini keluar melalui feses, si amoeba akan merasa tidak nyaman dengan lingkungan baru dan dinilai membahayakan hidupnya. untuk bertahan hidup dia membentuk 'kepompong' yang disebut cyst atau kista yang melindunginya. kista ini akan terbang bersama debu, nempel di makanan, terus kita makan... nah, begitu kondisi bagus di dalam tubuh kita, kistanya pun dipecah dan amoeba kembali beraktivitas.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
6486 Dilihat
Tulisan terakhir Februari 03, 2007, 05:48:41 PM
oleh reborn
6 Jawaban
9817 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 02, 2015, 09:31:33 PM
oleh Monox D. I-Fly
5 Jawaban
179808 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 15, 2011, 01:36:51 PM
oleh tonidanza
0 Jawaban
3939 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 08, 2007, 10:09:10 AM
oleh reborn
8 Jawaban
5071 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2009, 08:41:06 AM
oleh phice