Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juli 07, 2022, 02:42:56 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 38
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 28
Total: 28

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Brain-Eating Amoeba

Dimulai oleh syx, Agustus 22, 2011, 10:47:57 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

exile_rstd

membentuk kista agar bisa bertahan hidup diluar tubuh, bagaimana ya saya bingung ???
i adore your intelligence

Novieainie

Kista diselubungi oleh kapsul polisakarida yang melindungi protozoa dari lingkungan yang tidak menguntungkan, misalnya kekeringan.  Jika kondisi lingkungan membaik, misalnya tersedia makanan dan air maka dinding kista akan pecah dan protozoa keluar untuk memulai hidupnya kembali.

exile_rstd

lalu kista itu terdapat dimana? diluar tubuh inang? atau dilingkungan luar?
i adore your intelligence

syx

saat keluar dari tubuh inang, misalnya dalam kasus disentri ini keluar melalui feses, si amoeba akan merasa tidak nyaman dengan lingkungan baru dan dinilai membahayakan hidupnya. untuk bertahan hidup dia membentuk 'kepompong' yang disebut cyst atau kista yang melindunginya. kista ini akan terbang bersama debu, nempel di makanan, terus kita makan... nah, begitu kondisi bagus di dalam tubuh kita, kistanya pun dipecah dan amoeba kembali beraktivitas.