Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 06:55:59 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 62
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 55
Total: 55

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Diabetes melitus dan Diabetes insipidus

Dimulai oleh Eifraim, Juni 07, 2011, 08:45:11 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Eifraim

Halo para teman-teman forsa. Saya sekedar ingin nanya nih. Bila dibandingkan, manakah jenis diabetes yang memiliki resiko kematian lebih tinggi? Melitus ataukah insipidus?
Benarkah penderita kencing manis yang kronis, bisa merasakan sakit yang luar biasa di daerah bekas amputasi? Apakah itu merupakan efek dari pertumbuhan tulang baru? Mohon diberikan beberapa jawaban logis. Thanks before  ;)

Takagi Fujimaru

Pernah denger sih kalo orang diabetes melitus itu kalo ada luka, susah sembuh/ keringnya... Kekurangan insulin sih...
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

syx

luka sulit sembuh lebih karena darahnya punya nutrisi tinggi (akibat kadar glucosa yang tinggi) sehingga mikroba dengan senang hati berkembang biak penuh kemakmuran di sana.

Astrawinata G

mellitus donk lebih bahaya :) insipidus tidak terlalu rumit, cukup beri vasopresin teratur, tuntas...

kalo mellitus, menyinggung metabolisme...semua yang menyinggung meabolisme berarti menyinggung seluruh tubuh :(
Best Regards,


Astrawinata G