Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Februari 29, 2024, 09:26:55 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 27,572
  • Latest: glfiefs
Stats
  • Total Tulisan: 139,653
  • Total Topik: 10,405
  • Online today: 77
  • Online ever: 1,582
  • (Desember 22, 2022, 06:39:12 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 106
Total: 106

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

HIV cause AIDS?

Dimulai oleh Idad, Juli 03, 2010, 07:47:51 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 2 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Rizal_Ashari

Gila ini thread dimulai dari Juli 2010 sampai sekarang gemanya dahsyat...mantabs

Mulai dari scinece sampai pseudoscience sampai, persoalan pribadi dibawa...hahaha menarik.

@semutireng: Emang infeksi HIV sudah tidak menyebabkan AIDS lagi kita hanya boleh menyebut itu sebagai infeksi HIV namun dibagi dalam 4 staging...perburukan penyakit stage I--> stage 4. Istilah AIDS memang sudah jarang digunakan. Dan betul kata mas Ireng, sebaiknya untuk menegakkan diagnosisnya harus diperiksa Viral Loadnya a.k.a RNA virusnya. Untuk di anak, hal itu wajib terutama jika berusia dibawah 18 bulan dan harus bebas dari ASI selama 6 minggu jikaingin diperiksa viral loadnya

Oh iya, FYI aja..saya yang pegang database HIV-anak di site kita. kalo temen-temen butuh data HIV terutama anak saya bisa kasih. kalo dewasa, nanti coba saya minta kolega saya mungkin beliau mau Tapi kalo untuk penelitian mintanya resmi yah

nb: daripada diskusi tanpa pengetahuan yang cukup, lebih baik baca lagi nanti kayak orang buta ngomong sama orang bisu...nggak jelas.

semut-ireng

So for a long time I studied virology, from the end to the beginning, from the beginning to the end, to be absolutely sure that there was no such thing as HIV. And it was easy for me to be sure about this because I realized that the whole group of viruses to which HIV is said to belong, the retroviruses -- as well as other viruses which are claimed to be very dangerous -- in fact do not exist at all.

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Pi-One

Gak ada virus yang berbahaya? ::)

semut-ireng

The idea which led to the claim that HIV exists is based on a decisive false assumption. From 1970 on some scientists and much of the public were led to believe that since a certain biochemical function, reverse transcription with its then unfamiliar mode of action, did not fit the dominant world picture of genetics, it would be explained only through the claim of the existence of a new class of viruses, the retroviruses. The shock of reverse transcription was that it is possible to make genetic substance out of messenger substance, which until then was believed to be impossible. However, that the detection of reverse transcription is not, as some research directions still assume, a sign of certain death, e.g. HIV=AIDS=Death (Gallo, Ho and colleagues), or a reference to the "most harmless viruses in the world" (Duesberg) was proved when it was shown that reverse transcription reflects a repair mechanism of damage in cellular genetic material - in one revealing experiment, the chromosomes of yeast (5). So,tragically, in 1970 the detection of a healing process gave birth to the idea of a new class of viruses and eventually "HlV", because astonishingly researchers were not willing to rethink their models or listen to what nature has to tell them. The stubbornly held notion that reverse transcription was inevitably "retroviral" was first employed in the war against cancer as "cell-multiplying viruses", then as the opposite, in the war against (medically induced) AIDS as "cell-killing viruses".

Pi-One

mau berapa lama lagi ya kaset soak gini diputar ulang? ::)

ZZZZZZzzzzzz......

semut-ireng

Soal kaset soak,  itu tergantung dari mana sudut pandangnya.   Yang penting untuk diketahui oleh orang sains,  soal keberadaan retrovirus itupun masih diperdebatkan oleh para ahli di bidangnya,  atau para virologist di negara2 maju.   Aneh juga kalo mengetahui dalam soal yang sama,  ilmuwan ahlinya di negara A berbeda pendapat dengan ilmuwan ahlinya di negara B dan C.   Lalu pemerintah di negara B atau C misalnya membuat kebijakan menghentikan bantuannya kepada GF-ATM,  memang ada alasan lainnya......... :D

Di negara A dan mungkin juga di negara2 lainnya,  sepakat memasukkan HIV ke dalam famili Lentivirinae,  suatu retrovirus atau virus tumor RNA.   Dan di negara itu juga salah satu pakarnya dengan tegas mengatakan,   satu tumor lebih cerdas dibandingkan dengan 100 ahli kanker yang brilian. ::)

 

Pi-One

Ya deh...
Gak ada yang namanya retrovirus
Semua virus itu gak ada satupun yang berbahaya
Virus gak menyebabkan penyakit
Vaksinasi itu gak ada gunanya
Sekalian tambahkan:
Matilah semua manusia :P

semut-ireng

Sampai saat ini masih saja terjadi salah pengertian di masyarakat mengenai penyakit kanker dan mengira penyakit ini bisa menular. Masyarakat harus dipahamkan bahwa penyakit kanker tidak menular dan bisa disembuhkan bila terdeteksi secara dini.


[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

si Retrovirus tidak menular,  lalu mau mencegah penularannya pake kondom segala ?  hikhikhik........ :D

Pi-One

masih nunggu pengakuan dunia medis kalau retrovirus gak ada.... ::)

semut-ireng

#669
Fakta yang mau tidak mau dan suka tidak suka harus diakui oleh dunia medis sampai sekarang ini  :
-  perang melawan kanker  :  kalah.
-  perang melawan HIV/AIDS :  kalah.

Analoginya,  seperti suatu negara yang bersemangat sekali menggempur / mencegah musuh dari luar seperti pencoleng,  pembajak dsbnya,  tidak sadar bahwa yang meruntuhkan / mengeroposkan negaranya itu adalah musuh dari dalam :  koruptor.

Dimana letak kekeliruannya ?  Tidak Lain :  kekeliruan identifikasi sejatinya musuh yang seharusnya dicegah dan digempur.

Pi-One

O yeah, AIDS itu disebabkan oleh penggunaan obat-obatan.

Lho? Kok anak-anak yang gak makai obat-obatan ikutan kena?
Ah, salah identifikasi

Lho, katanya bukan HIV/AIDS, kok kekebalan tubuh menurun dan kena penyakit dengan gejala seperti HIV/AIDS?
Ah, pokoknya bukan HIV/AIDS.

Lho, kok meninggal akibat penyakit yang mestinya bisa diobati? Kenapa gejalanya...
Pokoknya bukan HIV/AIDS

Lho, kok ibunya ikutan meninggal karena gejala...
Itu propaganda!

Lho, sebelumnya si ibu yang propaganda kalau dia sehat-sehat saja, meski diidentifikasi mengidap HIV? Dan ngotot anaknya gak mau menjalani perawatan yang sama?
Pokoknya...

dst

*Tahu hal di atas merujuk ke kisah yang mana? :)

semut-ireng

jutaan anak2 yang belum tahu seks,  belum tahu kondom, dan belum kenal obat2an menjadi korban dari keganasan AIDS,  itu justru menjadi bukti HIV bukan penyebab AIDS,  tetapi kekurangan gizi / nutrisi.   Hal itu pula yang mendorong orang2 yang peduli terhadap bencana kelaparan di Afrika,  seperti aktor Brad Pitt,  mantan presiden AS dll melaksanakan misi bantuan sosial di sana.   Di sana mereka melihat fakta kemiskinan yang luar biasa dan kelaparan / buruknya nutrisi.......

AIDS in Africa.

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Pi-One

#672
Kacian, pemahaman HIV/AIDSnya ternyata memang segitu doang.

HIV/AIDS itu menular melalui cairan tubuh, termasuk darah. Termasuk ditularkan saat di dalam kandungan atau menyusui. Jadi bukan hanya via cairan kelamin...

Dan apa hasil propaganda profesor partner tukang obat soal AIDS disebabkan malnutrisi di Afsel? Peningkatan pesat penderita HIV/AIDS dan tingginya tingkat kematian! Mungkin hanya si penjual vitamin partner si profesor t yang meraup keuntungan di sini :)

semut-ireng

#673
Kacian,  pemahaman soal retrovirus ternyata memang segitu doang.

Kalo si retrovirus HIV dikatakan menular melalui cairan tubuh,  termasuk darah,  yang lebih kacian lagi para virologist ahli kanker,  karena mereka harus mengubah konsepnya tentang retrovirus sebagai penyebab kanker,  dimana dikatakan bahwa penyakit kanker itu tidak menular. ???

Sekedar gambaran kemiskinan di Afrika :

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Itu sebabnya penemu HIV Prof Dr Luc Montagnier bilang HIV bisa dienyahkan dengan nutrisi,  dan dengan gaya satirenya dia menyindir Anthony Fauci dll yang masih bersemangat mengembangkan vaksin HIV.   Luc Montagnier bilang kalo memakai nutrisi itu No Profit.

Pi-One

Kacian, HIV/AIDS selalu dikaitkan dengan kanker. Pengetahuannya masih dari masa puluhan tahun silam :D

Lagian tidak semua kanker disebabkan retrovirus. Di sini, retrovirus memicu mutasi yang menyebabkan kanker.

Dan Luc Montagnier mengkritisi sistem saat ini, dimana obat ARV sangat mahal. Bukan sama sekali menolak penggunaannya. Emang berapa banyak sih orang afrika yang sembuh setelah nenggak vitaminnya si penjual vitamin? ::)