Forum Sains Indonesia

Ilmu Terapan => Kesehatan => Topik dimulai oleh: Astrawinata G pada Juni 29, 2010, 09:35:59 AM

Judul: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juni 29, 2010, 09:35:59 AM
Halo semuanya, saya mau nanya....apa yang membuat virus HIV mengakhiri siklus lisogeniknya? apa yang memicunya sehingga akhirnya AIDS muncul?

juga bila virus HIV menggunakan metode lisogenik dalam reproduksinya, mengapa sewaktu periode jendela (window period) seseorang juga tetap akan menginfeksi orang lain melalui hubungan seksual? apakah yang masuk adalah virus HIV yang telah matang atau melalui terkontaminasinya luka akibat hubungan seksual oleh cairan tubuh dan darah?

mohon bantuannya  ;D ;D :D :D :) :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juni 29, 2010, 10:43:50 AM
Sukak2 dia donk..

Tolong jelaskan istilah2 aneh itu untuk orang awam seperti saya donk..
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juni 29, 2010, 11:45:51 AM
"sukak2 dia"? wah, nggak ilmiah Mas jawabannya :) :P :P :P

lisogenik itu salah satu cara reproduksi virus. DNA disisipkan dulu ke DNA inang. setelah tiba saat yang tepat, baru dia bereaksi, reproduksi dan menguasai sel inang. nah, masalahnya apa yang memicunya? itu maksud pertanyaan yang pertama....
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juni 29, 2010, 12:40:25 PM
Ooh..
Istilah keren untuk pengetahuan umum.
Jawabanku tetap sama.
:mata penuh tekad:
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juni 29, 2010, 01:26:14 PM
baiklah, jawaban ditampung dulu :P
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juni 29, 2010, 07:17:45 PM
Eeee? Bukannya lisogenik itu terjadi kalau virus 'tidak bisa' menguasai inang? Saat imunitas sel inang lemah, maka 'reproduksi' virusnya menjadi litik kan? Saat imunitas sel inang tinggi, terjadilah daur lisogenik. Gitu bukan? Seingatku, pelajaran biologi kemaren gitu...CMIIW ;D

Walau dalam daur lisogenik, tapi tetep aja ada virusnya kan? Dan HIV itu letaknya di cairan tubuh bukan? Kalo iya, pas berhubungan seksual pasti sang korban menularkan HIV kan (walau dalam daur lisogenik)? Toh, saat sel inang lemah, akan di-lisis dan virus2nya pada keluar kan?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juni 29, 2010, 09:33:04 PM
weleh,  weleh, weleh. bahasanya iptek banget ya ?   hebat   ...............hikhikhik.

hiv itu ikutan big-bang juga kayaknya,  .....ledakan,  terus mengembang ....dan mengembang terus .........hikhikhik, lagi,  sorry ........

yang penting bukan teorinya, ada yang sudah bisa nyembuhkan ngga  ??  ( ini bagian yang masuk kategori kalah-kalah mulu,  kalah telaknya di sini   .......... )
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Idad pada Juni 30, 2010, 01:35:23 AM
Kutip
apakah yang masuk adalah virus HIV yang telah matang atau melalui terkontaminasinya luka akibat hubungan seksual oleh cairan tubuh dan darah?
Hm, matang itu maksudnya sudah komplit virusnya (100% assembled) dan siap keluar gitu ya?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juni 30, 2010, 09:51:43 AM
@Mas Idad: iya Mas, begitu maksud saya :)

@Mas Ireng: belum ada pengobatannya Mas :) jadi masih terbuka kesempatan Mas untuk menemukannya

@Taka: nah maka itu, saat imun lemah baru virusnya muncul...kenapa periode antaranya rata2 4-10 tahun? apakah pada waktu seperti itu baru tiap manusia drop imunnya? maksud saya apakah manusia punya daur siklus untuk drop imunnya setiap 4-10tahun? :)

juga maksud yang saya tanyakan pada pertanyaan kedua, apakah cara penularan oleh pasien HIV+ itu adalah melalui virus yang matang atau melalui pertukaran cairan tubuh? ???
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juni 30, 2010, 10:30:10 AM
Mungkin setelah sekian tahun, virus tsb punya cukup 'energi' untuk 'berpindah' ke daur litik.

Nah, definisi virus yg sudah matang itu yang yang seperti dikatakan mas idad? Kalau iya, mungkin cenderung ke pertukaran cairan tubuhnya. Toh, kalau 'bibit' virus yg masih dalam fase lisogenik berpindah ke orang lain, suatu saat juga bisa litik kan?

Pertanyaannya, apakah selama periode jendela itu HIV bertahan dengan fase lisogeniknya? Dan akan replikasi bersama replikasi sel inangnya?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juni 30, 2010, 11:39:56 AM
replikasi bersama sel inang itu betul, sesuai dengan proses lisogeniknya sendiri :)

virus matur yang saya maksud juga sudah sesuai dengan yang disebut Mas Idad. walaupun ini (mungkin) bukan defenisi yang disetujui secara global, tapi dalam topik ini kita pakai saja yang disebutkan Mas Idad :)

Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juni 30, 2010, 02:47:56 PM
@Mas Ireng: belum ada pengobatannya Mas :) jadi masih terbuka kesempatan Mas untuk menemukannya

ngga ada  ' obat ' yang harus ditemukan .................
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juni 30, 2010, 02:54:45 PM
jadi butuh apa Mas? :) rudal?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juni 30, 2010, 03:54:54 PM
sederhana saja solusinya,  hiv jangan dijual untuk cari duwit ! 
untuk mencegah aids jauhi narkoba,  jalankan agama yang bener + gizi tinggi,  itu saja  - ngga usah pake2 arv -

soal mereka yang narkoba kemudian pake arv,  lha .....itu memang udah ketemu pasangannya ...............



* ngga usah banyak2 teori,  praktekkan saja  !
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juni 30, 2010, 04:06:17 PM
lha, yang Mas sebut itu pencegahannya :) kami sebagai (calon) tenaga kesehatan perlu tahu obatnya toh....
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juni 30, 2010, 04:27:38 PM
HIV dijual?
Darimana tuh baca HIV dijual?

Nah..
Dari teori mas aja uda salah total, kalo dipraktekkan, ya salah total lagi donk.

Pengobatan HIV/AIDS sekarang baru ada ARV.
Cuman bisa mengendalikan, belum bisa menyembuhkan seutuhnya.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juni 30, 2010, 04:37:57 PM
@ Huriah M Putra  :     Ngga apa dibilang salah,   lihat saja buktinya nanti  .............


@Astrawinata G  :   sudah saya katakan  ngga ada obat yang harus ditemukan,  selebihnya bisa dipikirkan sendiri .........
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juni 30, 2010, 06:24:17 PM
@Idad+semut: Masalahnya, yg saya pelajari itu, banyak sekali orang Indonesia yg 'menyesal kemudian' daripada 'berpikir matang'. Jadi, mereka lebih suka 'menjual hidup mereka' untuk HIV daripada untuk masa depan mereka. :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juni 30, 2010, 11:17:28 PM
@Huriah M Putra + Takagi F  :   tolong jelaskan sedikit sejarah awal diketemukan HIV.  Siapa nama ilmuwan yang  "  mengumumkan  "  kepada dunia bahwa penyebab AIDS adalah  "  virus ganas  "  HIV  ?   Apakah hal itu merupakan hasil risetnya sendiri ataukah berdasarkan pula hasil riset  ilmuwan lain beberapa tahun sebelumnya  ? :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juli 01, 2010, 01:55:56 AM
Sekalian tolong dijelaskan  :

HIV dijual?
Darimana tuh baca HIV dijual?

Nah..
Dari teori mas aja uda salah total, kalo dipraktekkan, ya salah total lagi donk.

Pengobatan HIV/AIDS sekarang baru ada ARV.
Cuman bisa mengendalikan, belum bisa menyembuhkan seutuhnya.

yang anda maksud teori saya itu yang mana  ?   :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 01, 2010, 03:31:51 AM
Ini materi yg saya punya tentang HIV/AIDS. Maaf kalo formatnya acak2an karena copas dari dokumen2 lama... ;D ;D
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 01, 2010, 08:38:27 AM
Sekalian tolong dijelaskan  :

HIV dijual?
Darimana tuh baca HIV dijual?

Nah..
Dari teori mas aja uda salah total, kalo dipraktekkan, ya salah total lagi donk.

Pengobatan HIV/AIDS sekarang baru ada ARV.
Cuman bisa mengendalikan, belum bisa menyembuhkan seutuhnya.

yang anda maksud teori saya itu yang mana  ?   :)

Ini nih:
sederhana saja solusinya,  hiv jangan dijual untuk cari duwit ! 
untuk mencegah aids jauhi narkoba,  jalankan agama yang bener + gizi tinggi,  itu saja  - ngga usah pake2 arv -

soal mereka yang narkoba kemudian pake arv,  lha .....itu memang udah ketemu pasangannya ...............



* ngga usah banyak2 teori,  praktekkan saja  !
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 01, 2010, 09:44:45 AM
@Mas Ireng: tidak ada obat yang perlu ditemukan? ya Mas :) saya ngerti.....tapi bisa dibayangkan ga Mas kalo Mas misalnya kena sakit parah (maaf), misalnya infeksi MRSA. jadi Mas datang kerumah sakit atau ke praktik dokter untuk berobat, trus si dokternya jawab "Maaf Mas, silahkan pulang. cukup makan yang bergizi, istirahat cukup, dst....tidak ada obat yang perlu diberi untuk penyakit ini, karena tidak ada obat yang perlu ditemukan :)"

nah, Anda sebagai pasien merasa gimana? :) setelah infeksi MRSA, 3x24 jam Anda sudah menjadi dead body :)

disini saya menekankan perbedaan antara pasien dengan dokter. seorang dokter perlu melakukan penceggahan, tapi juga harus mengetahui pengobatannya...

OK, kembali ke topik kita sebelumnya  :kribo:
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 01, 2010, 09:57:09 AM
Apa MRSA?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 01, 2010, 10:04:28 AM
Methycillin-Resistant-Staphylococcus aureus :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 01, 2010, 10:45:27 AM
Ooh..
Jauhi narkoba, jalankan agama dengan benar, dan gizi tinggi aja..
Gak perlu tuh antibiotik.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 01, 2010, 10:52:24 AM
setelah 3x24 jam, jadi dead body :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 01, 2010, 10:57:09 AM
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 01, 2010, 11:03:23 AM
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 01, 2010, 11:05:17 AM
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 01, 2010, 11:32:53 AM
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 01, 2010, 01:29:13 PM
@ mas astra: sudah terjawabkah topiknya?
kalo udah, aku nanya lain lagi boleh ya hehe

Apakah kalo viral load udah ga terdeteksi, tidak terjadi penularan HIV?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 01, 2010, 02:32:09 PM
topiknya belum terjawab Mas :( sudah 3 page tapi ngalor ngidul terus....boleh bantu jawab ga Mas? :)

memang pernah lihat di TV, viral load yang sudah tidak terdeteksi berulang kali, maka seseorang bebas HIV...tapi tau deh, referensinya TV :(
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 01, 2010, 03:00:07 PM
kalau dari hasil yang saya dapatkan, disebutkan viral load tidak terdeteksi belu tentu seseorang sembuh, bisa jadi karena pada saat pemeriksaan RNA HIV tidak dijumpai. bisa juga karena kadarnya terlalu kecil dan tidka terdeteksi, padahal memang ada :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 01, 2010, 03:11:12 PM
Memang gak sembuh..
Cuman sampe pada titik dimana tidak terdeteksi lagi.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 01, 2010, 03:17:17 PM
berarti kesimpulannya tetap bisa menularkan HIV?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 01, 2010, 03:32:17 PM
yak :) tepat sekali....
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 01, 2010, 03:34:36 PM
oke sudah terjawab. nuwun

 and now back to topic awal  hehe
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juli 01, 2010, 04:02:25 PM
oke Bung @riandono, saya yang melanjutkan tapi sedikit saja,  cuma mau nulis ini  : :   egp ama yang berprasangka buruk,  dia toh ngga tahu bedanya antara teori dengan opini ............

dan Bung @Astrawinata  :  jangan tanya2 saya lagi ya ?? saya cuman numpang lewat .....hehehe.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 01, 2010, 05:13:13 PM
@semut ireng
sabar bang, nyantai aja...
@Huriah M Putra + Takagi F  :   tolong jelaskan sedikit sejarah awal diketemukan HIV.  Siapa nama ilmuwan yang  "  mengumumkan  "  kepada dunia bahwa penyebab AIDS adalah  "  virus ganas  "  HIV  ?   Apakah hal itu merupakan hasil risetnya sendiri ataukah berdasarkan pula hasil riset  ilmuwan lain beberapa tahun sebelumnya  ? :)

sepertinya anda punya menyimpan informasi/pendapat yg menarik ttg HIV, bisa dishare?

@astra
Halo semuanya, saya mau nanya....apa yang membuat virus HIV mengakhiri siklus lisogeniknya? apa yang memicunya sehingga akhirnya AIDS muncul?

juga bila virus HIV menggunakan metode lisogenik dalam reproduksinya, mengapa sewaktu periode jendela (window period) seseorang juga tetap akan menginfeksi orang lain melalui hubungan seksual? apakah yang masuk adalah virus HIV yang telah matang atau melalui terkontaminasinya luka akibat hubungan seksual oleh cairan tubuh dan darah?
HIV tidak harus mengakhiri siklus lisogenik untuk menghancurkan sel. (dan setau saya HIV hanya punya siklus lisogenik, kalo ga salah)

Kematian sel yang terinfeksi HIV terjadi tidak hanya disebabkan oleh lisis membran sel saja, tetapi juga diakibatkan pembentukan syncytia, dimakan sel CD8 dan apoptosis.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juli 02, 2010, 01:13:17 AM
ngga pernah nyimpen2 informasi Bung @riandono,  cuman banyak dengerin aja tuh keluhan para " pemakai obat ",  ketika suatu ketika berturut-turut temannya pada mati :

- gimana sih, tuh teman2 kita yang pake arv kok pada berangkat duluan .....

- iya, gimana, katanya bisa memperlambat .....
 
dan yang satunya nyahut dengan ketus :

-   apa gw bilang,  kita2 ini cuma diobyekin !!   suruh pake kondom segala ....!!



ngga tahu yang bener yang mana ?  dan baca2 ketemu :

 * Dr. Kary Mullis, Biochemist, 1993 Nobel Prize for Chemistry:

  "If there is evidence that HIV causes AIDS, there should be scientific documents which either singly or collectively demonstrate that fact, at least with a high probability. There is no such document." (Sunday Times (London) 28 nov. 1993)

  * Dr. Heinz Ludwig Sänger, Emeritus Professor of Molecular Biology and Virology, Max-Planck-Institutes for Biochemy, München.

   "Up to today there is actually no single scientifically really convincing evidence for the existence of HIV. Not even once such a retrovirus has been isolated and purified by the methods of classical virology." (Letter to Süddeutsche Zeitung 2000)

  * Dr. Serge Lang, Professor of Mathematics, Yale University:

  "I do not regard the causal relationship between HIV and any disease as settled. I have seen considerable evidence that highly improper statistics concerning HIV and AIDS have been passed off as science, and that top members of the scientific establishment have carelessly, if not irresponsible, joined the media in spreading misinformation about the nature of AIDS." (Yale Scientific, Fall 1994)

  * Dr. Harry Rubin, Professor of Molecular and Cell Biology, University of California at Berkeley: Prof. Harry Rubin

   "It is not proven that AIDS is caused by HIV infection, nor is it proven that it plays no role whatever in the syndrome." (Sunday Times (London) 3 April 1994)


http://www.virusmyth.com/aids/controversy.htm


juga ketemu ini :

Thirty-seven doctors, senior researchers and attorneys have asked the journal Science to retract four articles published in 1984 that supposedly established that HIV was the cause of AIDS. The articles, by a group led by Dr. Robert Gallo, have drawn criticism for some time. An investigation in the early 90s by the US Department of Health and Human Services concluded that the lead paper was “fraught with false and erroneous statements.” A Congressional Subcommittee on Oversight and Investigations produced a staff report onthe papers which contains scathing criticisms of their integrity.

Now, new analysis of the documentation behind the papers has revealed even more reason to doubt Gallo’s findings. The letter refers to “recent revelation of an astonishing number of previously unreported deletions and unjustified alterations made by Gallo…”

Dr. Mikulas Popovic wrote the manuscripts while Gallo was in Europe, but Gallo made handwritten changes to the manuscripts upon his return. Popovic wrote: “Despite intensive research efforts, the causative agent of AIDS has not yet been identified.” This sentence was deleted and replaced by a statement that the findings suggest that HIV is the cause of AIDS.

Gallo submitted micrographs to Science that were identified as containing the HIV virus. But just four days before he submitted them, Dr. Matthew A. Gonda, then head of the Electron Microscopy Laboratory at the National Cancer Institute, wrote a letter to Gallo and Popovic stating that he “does not believe” that the micrographs contain images of HIV. The micrographs were published in Science on May 4, 1984 and identified as containing HIV.

http://rockcreekfreepress.tumblr.com/post/72803368/top-scientists-ask-journal-science-to-retract

dan masih banyak lagi,  diantaranya :

Modern Medicine : the New World Religion'

http://www.communicationagents.com/emma_holister/2004/10/10/modern_medicine_the_new.htm
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 02, 2010, 02:35:10 AM
data yang Mas Ireng pakai udah (lumayan) jadul Mas :) sekarang semua sudah terjawab toh.....kalau Mas pake data tahun 1945 juga bakal dibilang terbang ke bulan hanya impian saja :) dan bisa dipakai untuk bahan debat :D

pake arv mati lebih cepat? bagaimana dengan kondisi pasien secara umum? terlalu banyak variabel dan kita ga cuma bisa menghubungkan arv dengan kematian. bagaimana dengan penyakit penyertanya? orang dengan AIDS akan mati karena penyakit penyertanya. apakah dia kena TBC? candidiasis? herpes? pneumocystis? apa semua sudah dia obati?

@Bung Rian: wah, pembentukan syncytia? bisa dijelaskan lebih lanjut ga Mas? :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 02, 2010, 02:45:20 AM
pake arv mati lebih cepat? bagaimana dengan kondisi pasien secara umum? terlalu banyak variabel dan kita ga cuma bisa menghubungkan arv dengan kematian. bagaimana dengan penyakit penyertanya? orang dengan AIDS akan mati karena penyakit penyertanya. apakah dia kena TBC? candidiasis? herpes? pneumocystis? apa semua sudah dia obati?
Sebenernya yg bikin mati bukan HIV-nya kan? Tapi penyakit2 lain yg timbul gara2 sistem imun melemah kan?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juli 02, 2010, 03:47:34 AM
hiv adalah ' si tukang tidur ',  sleeping virus  ......mana bisa ngrusak sel inang  ? dan mungkin saja ketika diberi arv dia bangun terus ngamuk ngrusak sana-sini,  .........mungkin saja  ( ini cuma opini ).
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 04:29:10 AM
@ bung astra: siap komandan! hehe

syncytia pada infeksi HIV pada dasarnya merupakan kejadian fusi sel terinfeksi ke sel sehat. akibatnya terbentuk sel yang gabungan yang lama2 meraksasa (bisa sampai 500 fusi)
 
(http://www.mcld.co.uk/hiv/images/syncytia.gif)

@ Bung semut ireng:
Ehm sepertinya tentang AIDS DENIALISM (Duesberg hypothesis) ya?
masih ada ternyata ya sampai sekarang, tak kira udah punah hehe

setidaknya ada 2 tipe penolakan
1. HIV tidak ada
2. HIV ada tp tidak berbahaya; HIV tidak menyebabkan AIDS


Yuk kita bedah satu2...
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 02, 2010, 04:32:05 AM
untung Mas Ireng menyisipkan kata "mungkin saja  ( ini cuma opini )" :) karena yang Mas pikirkan memang salah :)

ARV bukan bekerja seperti itu Mas......dia tidak akan "membangunkan" virus yang "tidur". malah dia mencegahnya "masuk ke kamar" dan "tidur". virus yang tidak "masuk ke kamar" tidak akan bisa "tidur", dan akhirnya perkembangannya terhenti...
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 02, 2010, 04:34:18 AM
@Mas Rian: berarti dengan demikian, terbentuk sel raksasa yang sakit ya Mas? :) trus gini, misalnya 1 sel sakit berfusi ke yang sehat. apakah DNA awal yang sakit akan berfusi dengan yang sehat atau akan terpisah2? :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 05:00:33 AM
iyap, sel raksasa yang sakit.

begitu enzim reverse transcriptase dilepas oleh HIV, DNA HIV tentunya ga akan tebang pilih, dia bisa masuk ke nukleus manapun baik yang sehat dan sakit dan berintegrasi dengan DNA inang
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juli 02, 2010, 06:54:44 AM
istilah  ' virus tidur ' mungkin berasal dari mereka yang percaya bahwa virus itu makhluk hidup.   mereka yang yakin virus bukan makhluk hidup,  seharusnya yakin pula bahwa yang disebut  virus tidur  itu  sama  dengan kondisi bahwa virusnya tidak ada ....................jangan2 sesuai cara bekerjanya arv si ' dia ' itu yang masuk kamar.........mengakibatkan manusianya mati karena keracunan ......


HIV infection is not the cause of AIDS. Severe immune deficiencies, commonly referred to as AIDS, result from the toxicity of many recreational drugs and of most antiretroviral medications, from the abuse of antibiotics and certain therapeutic protocols, from inappropriate life style, and/or from malnutrition, alone or combined.

This book falsifies ten lies that are the pillars of the HIV/AIDS dogma. These lies are that: 1 - AIDS is a new syndrome;
2 - The existence of HIV has been appropriately demonstrated;
3 - HIV is actually the cause of AIDS;
4 - Antiretroviral medications are helpful for AIDS sufferers;
5 - Seropositivity indicates an active process of HIV infection;
6 - AIDS is a contagious pathological process;
7 - HIV is responsible for numerous illnesses;
8 - It is better for people to know their serological HIV status;
9 - There is indeed an AIDS pandemic affecting the general population;
10 - All medical researchers agree, indisputably, that HIV is the cause of AIDS.

The fallacy of these ten statements is explained in a language that is accessible for the public at large. It is convincingly supported by a broad selection of bibliographical references.

Obviously, AIDS research has been placed on the wrong track for the past 20 years, and AIDS statistics have been alarmingly inflated, for maximizing the enormous profits of the pharmaceutical industry. This has created a dramatic public health problem that should most urgently be corrected.

Fortunately, this book ends up on a very optimistic consideration: being caused by toxic substances and nutritional deficiencies, AIDS can (and hopefully will) be readily prevented and cured, at a cost that shall be affordable for all governments of the planet.   ( Ten Lies About Aids,  By Etienne De Harven, M.D., with Jean-Claude Roussez,   Published: October, 2008 ).

Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 02, 2010, 08:45:49 AM
@Mas Rian: trus yang ini gmana Mas? :) "misalnya 1 sel sakit berfusi ke yang sehat. apakah DNA awal yang sakit akan berfusi dengan yang sehat atau akan terpisah2?"

@Mas Ireng: oke Mas, mungkin Mas bisa coba menjelaskan satu persatu, terutama poin nomor 2 :) atau adakah sumber lain? :) kalau bisa supaya adil, Mas cari 20 sumber yang bisa dipercaya mengenai ketiadaan HIV, dan setelah itu saya akan berikan 20 sumber yang saya temukan yang membuktikan HIV menyebabkan AIDS :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 10:09:59 AM
@ Astra:
Tidak terjadi fusi DNA sel sehat dgn sel infected. Yang terjadi adalah nukleus yang berasal dr sel sehat akan terinfeksi (tersisipi DNA virus).
Dalam sel syncytia, nukleusnya ndak ikut fusi mas. Yang fusi sebenarnya adalah membran sel, jd 2 atau lebih nukleus akan berada dalam satu membran sel. (DNA sel ada dalam nukleus kan?)

@Semut dan Astra
Sedikit ide buat anda berdua, coba kata googling dengan kata kunci:
"AIDS DENIALISM" dan "Duesberg hypothesis"
 manfaatin aja buat yg anti maupun pro hehe

Perdebatan ini memang ramai pada awal 90an
 
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 02, 2010, 10:17:01 AM
bagaimana caranya bisa terinfeksi Mas? ??? berarti ada suatu fase dimana DNA virus akan ditranskripsi lagi, lalu mRNA akan di-reverse transcript lagi jadi DNA dan menyisip ke DNA yang sehat? ???

iya Mas, thanks buat sarannya :D
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 10:41:08 AM
Cara infeksinya seperti biasa aja mas, cuma bedanya dalam sel syncytia, cDNA nya virus bisa ditransport ke beberapa nukleus, proses selebihnya sama dengan infeksi pada sel tunggal.

Prinsipnya pada sel syncytia, replikasi dan transkripsi virus memanfaatkan banyak nukleus, menjadi semacam sebuah sel pabrik HIV
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 02, 2010, 10:52:19 AM
Waah..
Kayak giant cell pada infeksi herpes.
Apa semua virus gitu?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 10:59:42 AM
@Hur
kyknya ndak mas,
HIV sendiri tidak selalu menginduksi giant sel, ini cuma salah satu caranya membajak sel
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 02, 2010, 11:05:07 AM
@Mas Rian: ada cyclic DNA virus? kapan terbentuknya Mas? :) mohon bantuannya, soalnya baru pertama tau :D jadi agak bodo....
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 02, 2010, 11:14:00 AM
Tapi giant cell kan sel besar dengan banyak inti..
Mirip toh?
Beda ya?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 11:28:08 AM
@ astra
cDNA maksudnya complementary DNA mas.
Terbentuknya: sebagai hasil kopi ssRNA oleh enzim reverse transcriptase

@Huriah
yap, sama mas, syncytia di HIV itu multi nukleus
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juli 02, 2010, 11:39:55 AM
Buku Etienne de Harven, MD baru terbit pada tahun 2008,  dua tahun yl,  relatif masih baru.   Dan 10  butir2 kebohongan sebagaimana dapat dibaca diatas,  cukup jelas.   Ada yang punya argumentasi dan bukti ilmiah untuk membantah 10 butir2-nya de Harven  ??   monggo  .................
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 02, 2010, 11:47:17 AM
Giant cell juga multi nukleus..
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 12:15:10 PM
@Hur..
kan memang sama mas

Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 02, 2010, 12:31:53 PM
@Mas Rian: yang saya pikirkan seperti ini Mas:
virus masuk-->menginfeksi DNA salah satu sel--> sel tersebut berfusi dengan sel yang lain-->.......-->DNA sel yang sehat jadi terinfeksi

yang .... itu apa Mas? ???

@Mas Semut: ini nih Mas :) dari saran Mas Rian mengenai Duesberg hypothesis, ini salah satu yang saya dapatkan

it is abundantly evident that HIV causes disease and death in hemophiliacs, a group generally lacking Duesberg's proposed risk factors.
HIV fulfills Koch's postulates, which are one set of criteria for demonstrating a causal relationship between a microbe and a disease.
the AIDS epidemic in Thailand cited by Duesberg as confirmation of his hypothesis is in fact evidence of the role of HIV in AIDS.
According to researchers who conducted large-scale studies of AZT, the drug does not cause AIDS. Furthermore, researchers acknowledged that recreational drugs do cause immune abnormalities, though not the type of immunodeficiency seen in AIDS.
dari juenal Science (Vol. 266, No. 5191)

ini merupakan sangkalan atas pernyataan yang mengklaim bahwa AIDS bukan karena HIV. terutama HIV memenuhi postulat Koch :)

yang dibicarakan bahwa AIDS karena masalah obat dan gizi, mungkin seperti ini. AIDS  menimbulkan lemahnya sistem imun. kurang gizi juga menyebabkan lemahnya imun. keracunan obat juga menyebabkan lemahnya kondisi tubuh keseluruhan. karena itu diklaim bahwa ini semua termasuk AIDS (Acquired IDS) :P
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 12:53:19 PM
@ astra
kalo yang itu adalah syncytia, metode invasi HIV dengan cara fusi sel. Invasi HIV tidak selalu dilakukan dengan cara fusi sel.

Atau enaknya kita review kembali daur HIV aja dulu kali ya mas?
Setelah itu baru kita bahas invasi dan perusakan sel inang (dalam konteks penurunan jumlah sel CD4)


Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 02, 2010, 01:12:22 PM
OK Mas, ayo diriview...siapa yang mau kasih bahan dulu?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 02, 2010, 02:27:24 PM
Lhaa..
Tadi katanya gak.
T.,T
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 02, 2010, 02:55:30 PM
maksudnya ga untuk herpes, atau ga untuk semua virus :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 08:56:21 PM
Q:
Waah..
Kayak giant cell pada infeksi herpes.
Apa semua virus gitu?

A:
@Hur
kyknya ndak mas,
HIV sendiri tidak selalu menginduksi giant sel, ini cuma salah satu caranya membajak sel

Yang bung Hur tanyakan:
apakah semua jenis virus menginduksi giant cell? atau
apakah giant cell sama dengan syncytia? atau
 apa?

hehe aku yg sulit nangkap ya maksud pertanyaannya
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 09:23:30 PM
@ astra
Oke kita review dikit2 ya
aku kasih bahan daur HIV dulu, enaknya pake gambar aja kali ya mas:
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 02, 2010, 09:30:35 PM
Setauq, orang itu terkena HIV dulu. Baru sistem imunnya melemah. Karena sistem imunnya melemah, orang tersebut mudah sekali terserang berbagai penyakit. Setelah banyak penyakit ngumpul di orang itu, disebutlah AIDS. Itu yg saya peroleh selama pendidikan di SMA. CMIIW
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 09:38:56 PM
@Takagi

betul
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 02, 2010, 10:08:08 PM
...
yang dibicarakan bahwa AIDS karena masalah obat dan gizi, mungkin seperti ini. AIDS  menimbulkan lemahnya sistem imun. kurang gizi juga menyebabkan lemahnya imun. keracunan obat juga menyebabkan lemahnya kondisi tubuh keseluruhan. karena itu diklaim bahwa ini semua termasuk AIDS (Acquired IDS) :P
Nah, yg ini? Kok AIDS yg melemahkan sistem imun? Jadi bingung... Dan lagi, HIV dan AIDS adalah dua hal yg sangat jelas berbeda kan?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 10:27:11 PM
ou itu lagi membahas tentang faham "aids denialism"
ada sebagian kalangan  (di forum ini ada rekan kita semut ireng)
yang menolak  eksistensi HIV dan atau menolak HIV sebagai penyebab AIDS
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 02, 2010, 10:37:57 PM
Hmmm...jadi begitu...
Dari namanya saja sudah kelihatan kan? HIV (human immunodeficiency virus), menyebabkan melemahnya sistem imun kan? AIDS (Acquired immune deficiency syndrome or acquired immunodeficiency syndrome), sindrom yg disebabkan oleh melemahnya sistem imun kan? Jadi jadi, pernyataan ini bener apa engga?

Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 10:48:49 PM
wah kalo bolak-balik kalimat seperti itu aku kurang paham.

-Acquired Immunodeficiency (AIDS) itu ya hanya karena HIV.

-Tp penyakit immunodeficiency bukan hanya AIDS
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 02, 2010, 11:04:07 PM
Oooo...paham paham...ok ok, sip! :D

Jadi gini?
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 02, 2010, 11:10:29 PM
iya, sejauh yg saya tau gt mas (ilmu ku udah tidak up to date, kuliahku dulu masih dijaman orde baru hehe)

ntar kita tanyain forser yg lebih up to date
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 02, 2010, 11:38:08 PM
aya captain~
^^
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 03, 2010, 09:11:04 AM
@Mas Rian: thanks buat bahannya Mas :) hehe....trus kalo yang syncytia, ada bahannya ga Mas? :) btw profile picture Mas itu gambar bendera mana Mas? :D

@Mas taka: iya Mas, sori salah, hehe.....AIDS itu kondisi melemahnya imun, bukan penyebab melemahnya imun :)

"HIV menyebabkan AIDS. AIDS hanya disebabkan oleh HIV. Immunodeficiency itu tidak selalu AIDS."
yang ini benar Mas :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 03, 2010, 10:33:44 AM
Itu ttg daur reproduksinya mas astra.

Ttg teknik nya lepas/keluar dari sel inang ada 2 cara:
- pada inang makrofag, caranya: budding (eksositosis)
- pada inang CD4, caranya: lisis membran
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.


Cara invasinya:
- fusi HIV ke membran inang
- fusi membran sel inang sakit ke membran sel inang sehat (induksi syncytia)

kalo ttg syncytia (bhs ind: sinsitium) gambarnya mgkn liat yg dipostku sebelumnya aja ya mas...


Itu bendera mana ya? aku ga tau juga e, bendera rasta aja deh.... yo ma brotha sing for jah, one love.. hehe
btw coba tebak siluet hitam ditengah bendera itu gambar apa? (clue: liat gambarnya dgn cara terbalik 180o)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 03, 2010, 10:47:44 AM
yo'i Mas :) trus kapan virus akan "bangun", mulai merakit diri dan kemudian budding atau melisiskan membran? apakah ada suatu penginduksinya? ???

gambar apa ya?kakek2 ya? :P

Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 03, 2010, 11:14:11 AM
Nah, pertanyaannya balik ke halaman2 sebelumnya nih kyaknya. Sekali lagi, kenapa ada 'window period'? Doishite?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 03, 2010, 11:24:02 AM
hai... :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 03, 2010, 01:33:27 PM
Untuk memudahkan, kita bagi 2 fase infeksi HIV, yaitu:
-fase infeksi akut
-fase latent

(untuk window periode masuk dalam fase akut)

Pada fase infeksi akut,
provirus HIV langsung diekspresikan menjadi Virus RNA baru

Pada fase laten
provirus HIV tidak diexpresikan sebagai virus RNA baru, tetapi diekspresikan sebagai DNA sel biasa dan ditransmisikan ke dalam sel progeni dengan cara pembelahan sel normal.

Tp faktor2 apa yang menyebabkan expresi gen HIV(dalam bahasa mas astra kapan "bangun")  sampai sekarang belum jelas.
Tp setidaknya ada beberapa hipotesis:

to be continued,  lg ntn brazil vs belanda... hehehe  


Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 03, 2010, 02:19:45 PM
walah....terpotong pula....ayo lanjutkan Mas
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 03, 2010, 02:38:01 PM
.. jagoku kalah lagi huh

Oke lanjut:

Oya sebelumnya, review lagi :

Sering kali dipahami org: HIV menyebabkan deplesi CD4 "hanya" karena lisis

HIV menyebabkan deplesi CD4 melalui berbagai cara
-direct killing (dgn cara lisis dan sinsitium)
-indirect killing (aktivasi sistem imun: via CD8, NK cell, ADCC)
-mekanisme lain (apotosis, super antigen, alergi, autoimun/mimikri)

Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 03, 2010, 03:09:29 PM
wah, indirect killingnya ada juga Mas? padahal di sumber saya disebutkan seperti ini:
"Both macrophages and Langerhans cells can be HIV-infected but are not destroyed themselves. HIV can then be carried elsewhere in the body. Within lymph nodes, HIV virions are trapped in the processes of follicular dendritic cells (FDC's), where they may infect CD4 lymphocytes that are percolating through the node. The FDC's themselves become infected, but are not destroyed."

rus apoptosis, super antigen, dsbg bisa dijelaskan ga Mas? ??? juga hipotesis yang Mas ingin jelaskan sebelum brazil vs blanda ya...
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 03, 2010, 04:32:06 PM
hehehe rumit kan patogenesis ini virus, seperti membahas semua pelajran imunologi dasar

sumber mas astra lagi ngomongin infeksi HIV pada sel-sel bukan CD4,yaitu di makrofag dan FDC

oke ttg hipotesis td:

terjadi switch subset CD4 dari th1 ke th2 (dimana th1 berperan dalam sistem imun seluler, th2 dlm sistem imun humoral), akibatnya: dimulailah fase laten

ekspresi gen HIV pada fase laten diregulasi oleh kemokin (yg direlease oleh CD8), kemokin dapat menekan replikasi HIV

ada juga hipotesis yang bilang: CD 4 terinfeksi-mati-diproduksi lagi- terinfeksi lagi- mati lagi- dst, sampai stubuh kita ga mampu melakukan regenerasi CD4, akibatnya: terjadilah AIDS




 

Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juli 03, 2010, 07:51:17 PM
kayaknya ngga ada yang berminat bantah-bantah de Harven ya  ?  pada ngeles semua  .................  hikhikhik .......

ini ada satu lagi :  enak dibaca dan perlu,  hahaha  :



10 Scientific Reasons Why HIV Cannot Cause AIDS

For anyone convinced that HIV has been isolated.

   1. HIV is neutralized by antibody immunity.

      When a person tests "positive" to HIV, it means they carry antibodies to the virus. Which means that they have immunity. This is clear from the fact that there is so little virus to be found in HIV antibody positive people.* The antibodies have done their job and the virus is well under control. There are no known viruses that cause illness in every case only long after antibodies appear, which is how AIDS is defined.

      One has to question why 12 years and billions of dollars have been spent developing a vaccine against HIV when the best vaccine possible already exists when a person tests positive.

   2. HIV does not kill the T cells it infects.

      HIV can only kill T cells under rare laboratory conditions. In fact, HIV researchers use T cells to grow the virus because T cells live quite compatibly with HIV.

   3. HIV does not infect enough T cells to cause AIDS.

      HIV never infects more than 1 out of 1000 T cells; commonly just 1 out of 10,000 T cells.* People replace 5% of their T cells per day. Simple math shows that HIV cannot infect enough T cells to cause them to die off and bring down the whole immune system. Even supporters of the HIV/AIDS theory admit that this low level of T cell infection is a challenge to explain.

      * The recent invention of "viral load" testing is an attempt to explain away the fact that almost no sign of HIV can be found by standard measurements. Viral load tests do not measure viable virus and have not been approved by the FDA to diagnose HIV infection.

   4. HIV has no AIDS causing gene.

      HIV has no specific gene or unique reason to cause AIDS. All retroviruses have only 3 major genes, GAG, ENV and POL and only 6 minor genes. Because the genes and genetic sequences are so limited in these simple organisms, they need all their genes to replicate. HIV is almost identical to all other retroviruses genetically. There are 50 to 100 different retroviruses that can be found in every healthy human body. All have been brought under control by antibody response. HIV behaves no differently than any of these others. If none of these other retroviruses cause AIDS, why should HIV? And vice versa, if HIV causes AIDS, why don't all the rest? So there is no genetic reason why HIV would cause AIDS.

   5. There is no such thing as a "slow virus".

      HIV is claimed to take 10 to 20 years (the "latency period") after infection to cause AIDS. The only way to explain this is to give HIV magical abilities to reactivate, mutate, migrate and hibernate. These slow virus hypotheses were devised by scientists who used them to buy time when their viruses failed to perform. The slow virus proponents point to examples like the herpes viruses that smolder and hide and then reemerge in persons when they have suppressed immunity and cannot generate a sufficient defense. These differ greatly from HIV because large amounts of active virus can be found causing specific symptoms. By contrast, a slow virus is an invention credited with the ability to cause disease only years after infection - termed the latency period - in previously healthy persons, regardless of their state of immunity. Such a concept allows scientists to blame a long-neutralized virus for any disease that appears decades after infection. HIV is inactive, then is said to cause 30 different diseases 10 years later. None of which are specific to HIV itself.

   6. HIV is not a new virus, so it could not cause a new epidemic.

      AIDS cases went from almost none in 1980 to a reported half a million in North America alone by 1995. Therefore, scientists claim HIV must be a new virus or we would have had an epidemic years or centuries ago. However, this claim does not stand up to the principals of Farr's Law. Farr's Law asserts that new infections spread exponentially through the population. HIV has been reported at more or less 1 million infected in the USA each year since they had a test for it in 1984. So it cannot be a new virus.

   7. HIV fails Koch's postulates.

      The universal test used by scientists to determine if a disease is truly being caused by an infection was designed over one hundred years ago by Robert Koch.

          HIV fails this test.

      HIV scientists claim that Koch's postulates are old and out of date with modern science. But they have stood the test of time. Disease hypotheses that ignored Koch's postulates have been a failure. The infectious theories of scurvy, pellagra, beriberi, SMON and virus/cancer research have all ignored Koch's postulates and all have been a dismal failure. And now HIV/AIDS?

   8. AIDS has remained in the original risk groups for over 15 years.

      If a disease does not spread it must be caused by something non-infectious. The US CDC reports (1997) confirm that AIDS is not spreading into the general population.

      AIDS cases by risk group (US):
      Admitted gay males    54%
      Admitted IV drug users    32%
      Hemophiliacs    1%
      Transfusion recipients    1%
      Claimed heterosexual contact    9%
      Pediatric    1%
      Total:    97%

     
   9. International comparisons of AIDS differ greatly.

      A germ related disease would effect the population in the same way around the world. An outbreak of cholera in India and Honduras would be much the same. But AIDS is totally different in the USA or western industrialized countries and Africa.

      USA    AFRICA
      Aids by sexual percentage
      85% male    50% male
      15% female    50% female
      AIDS among risk groups
      At least 90%    No risk group
      risk groups    (at random)
      AIDS diseases caused by microbes
      62%    90%
      Estimated HIV Infections
      1 million    14 million
      Official documented cases of AIDS (1995/96)
      513,486    442,735

      AIDS in Africa should be 14 times higher than in the US. Instead, people with HIV in the US develop AIDS 10 to 20 times faster than in Africa. This means that whereas the latency period in the US is predicted at 10 -15 years, in Africa it is at least 100 to 150 years!

  10. AIDS occurs without HIV Infection and most people with HIV never develop AIDS.

      The evidence for the HIV/AIDS hypothesis is based solely on correlation. Because the virus is found in most AIDS patients, it is thought to cause AIDS. But the logic of that assumption is flawed because CORRELATION DOES NOT PROVE CAUSATION.

      The common presence of HIV in AIDS patients is no more proof that HIV causes AIDS than the presence of birds on power lines is proof that birds cause power failures.

      So, if HIV and AIDS are only correlated, we should find AIDS without HIV and healthy people who have HIV and never get AIDS. That is exactly what is happening.

      In Africa studies have shown over 65% of AIDS patients are not HIV positive. In Africa a positive HIV antibody test result is not necessary for reporting AIDS cases; prolonged symptoms are enough.

      4621 cases of AIDS without HIV were found in the US Center for Disease Control (CDC) reports up to 1993. And the number could be much larger but the official definition of AIDS is designed to eliminate AIDS cases without HIV.

      AIDS is distinguished from virtually every other disease in history by the fact that it has no constant specific symptoms. AIDS is an umbrella term for 29 old diseases and one non-disease (a T4 cell count of less than 200/ul of blood) when a person has an HIV-positive antibody test result. The official CDC definition of AIDS excludes HIV-negative AIDS by definition.

      How the CDC's AIDS definition works:

          * Kaposi's Sarcoma + HIV = AIDS
          * Kaposi's Sarcoma - HIV = Kaposi's Sarcoma

          * Pneumonia + HIV = AIDS
          * Pneumonia - HIV = Pneumonia

          * Dementia + HIV = AIDS
          * Dementia - HIV = Dementia


      and so on...

          * <200 T4 cell count + HIV = AIDS
          * <200 T4 cell count - HIV = no disease


      There is no disease that is only caused by HIV. HIV is said to cause 29 old diseases when it is present. When it is not, the original causes of these diseases are responsible for them.

      The official definition of AIDS creates a 100% correlation between the virus and AIDS. This "correlation" is not objective or scientific, but is artificial and deceptively self-fulfilling.

      Estimated total HIV infected worldwide: 28,000,000 ?
      Total of reported AIDS cases worldwide: 1,400,000

      95% percent of people with HIV do not have AIDS.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juli 03, 2010, 08:06:55 PM
dan yang satu ini numpang lewat aja ........

tentunya banyak sekali ya orang2 yang menjadi kaya-raya berkat HIV,  atau paling2 dapat bagian yang cuma jalan-jalan ke LN,  naik pesawat gratis,  tidur di hotel berbintang gratis,  sibuk menghadiri seminar di sana seminar di sini,  gratis semua  dan masih dapat uang saku lagi  ......... hikhikhik  ........


mereka2 yang sudah tahu enaknya HIV tuh biasanya paling lantang nomongnya  :  HIV itu berbahoayaa sekaliii  lho  .......!!!!   hikhikhikhik lagi,  sorry .....



HIV does NOT cause AIDS



HIV does NOT cause AIDS. HIV does not cause anything. A staggering statement given the hype and acceptance by the scientific establishment and, through them, the public that the HIV virus is the only cause of AIDS. HIV is a weak virus and does not dismantle the immune system. Nor is AIDS passed on sexually.

There are two main types of virus. Using the airplane analogy, you could call one of these virus strains a “pilot” virus. It can change the nature of a cell and steer it into disease. This usually happens very quickly after the virus takes hold. Then there is the “passenger” virus which lives off the cell, goes along for the ride, but never affects the cell to the extent that it causes disease.


HIV is a passenger virus!

s1o how on earth did it become the big boogy man virus of the world? The person who announced that HIV caused AIDS was an American, Doctor Robert Gallo. He has since been accused of professional misconduct, his test has been exposed as fraudulent, and two of his laboratory executives have been convicted of criminal offenses. Tens of millions of people are tested for HIV antibodies every year and Dr Gallo, who patented his “test”, gets a royalty for every one.

Luc Montagnier, Gallo’s partner in the HIV-causes-AIDS theory, has since admitted in 1989: “HIV is not capable of causing the destruction of the immune system which is seen in people with AIDS”. Nearly 500 scientists across the world agree with him. So does Dr Robert E Wilner, author of the book ‘The Deadly Deception. The Proof That Sex And HIV Absolutely Do Not Cause AIDS’.

Dr Wilner even injected himself with the HIV virus on a television chat show in Spain to support his claims. Other doctors and authors come to the same conclusions, among them Peter Duesberg PhD and John Yiamouyiannis PhD, in their book, ‘AIDS: The Good News Is That HIV Doesn’t Cause It. The Bad News Is “Recreational Drugs” And Medical Treatments Like AZT Do’. That’s a long title, but it sums up the situation. People are dying of AIDS because of the treatments used to “treat” AIDS! It works like this.

Now it is accepted by the establishment and the people that HIV causes AIDS, the system has built this myth into its whole diagnosis and “treatment”. You go to the doctor and you are told your HIV test was positive(positive only for the HIV antibodies, by the way, they don’t actually test for the virus itself). Because of the propaganda, many people already begin to die emotionally and mentally when they are told they are HIV positive. They have been conditioned to believe that death is inevitable.

The fear of death leads them to accept, often demand, the hyped-up “treatments” which are supposed to stop AIDS occurring. (They don’t.) The most famous is AZT, produced by the Wellcome organisation, owned, wait for it, by the Rockefellers, one of the key manipulating families in the New World Order.

AZT was developed as an anti-cancer drug to be used in chemotherapy, but it was found to be too toxic even for that! AZT’s effect in the “treatment” of cancer was to kill cells – simple as that – not just to kill cancer cells , but to kill cells, cancerous and healthy. The question, and this is accepted even by the medical establishment, was: would AZT kill the cancer cells before it had killed so many healthy cells that it killed the body? This is the drug used to “treat” HIV. What is its effect?

It destroys the immune system, so it is CAUSING AIDS. People are dying from the treatment, not the HIV. AIDS is simply the breakdown of the immune system, for which there are endless causes, none of them passed on through sex. That’s another con which has made a fortune for condom manufacturers and created enormous fear around the expression of our sexuality and the release and expansion of our creative force.

http://www.jmbblog.com/wp-content/uploads/2010/07/20100702_subscribe.jpg
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Idad pada Juli 03, 2010, 10:58:58 PM
permisi, mohon maaf sebelumnya, untuk mas Astra dan mas Rian, mungkin bisa dilanjutkan disini
HIV cause AIDS?
agar topiknya lebih fokus,
Terima Kasih

Kutip dari:
Pada fase laten
provirus HIV tidak diexpresikan sebagai virus RNA baru, tetapi diekspresikan sebagai DNA sel biasa dan ditransmisikan ke dalam sel progeni dengan cara pembelahan sel normal.
Oia, mau tanya juga, pada periode latent, bagaimana cara sel yang terinfeksi memberitahu kalau dia terinfeksi:
a)apakah sel yagn terinfeksi mempresentasikan molekul MHC-I yang menunjukkan kalau dia terinfeksi?
b)Atau apakah dengan sinyal apoptosis biasa yang mengindikasikan adanya berubahan di DNA?

Kutip dari: riandono
terjadi switch subset CD4 dari th1 ke th2 (dimana th1 berperan dalam sistem imun seluler, th2 dlm sistem imun humoral), akibatnya: dimulailah fase laten
1)Um.., berarti kalau fase akut itu TH1 nya ya?
2)Atau apakah fase latent itu bisa dimiliki di TH1 dan TH2, kan dua2nya CD4+?
3)Oia, om Rian, maksudnya terjadi perubahan subset Th1 ke Th2 itu sel Th1 nya berubah jadi Th2, atau produksi Th2 dari Th naive itu meningkat dibandingkan Th1?

Kutip dari: riandono
ekspresi gen HIV pada fase laten diregulasi oleh kemokin (yg direlease oleh CD8), kemokin dapat menekan replikasi HIV
Hm.., TNF-alpha bukan ya?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: semut-ireng pada Juli 03, 2010, 11:10:10 PM
monggo-monggo,  silakan dilanjutkan lagi diskusinya agar lebih fokus,  saya tahu betul  Bung @riandono dan Bung @Astrawinata G,  dan Bung @ Idad tentunya,   bukan termasuk mereka yang suka ngeles ...............,  bukan termasuk the group ngeles ................ :D
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 03, 2010, 11:12:07 PM
...
Pada fase infeksi akut,
provirus HIV langsung diekspresikan menjadi Virus RNA baru

Pada fase laten
provirus HIV tidak diexpresikan sebagai virus RNA baru, tetapi diekspresikan sebagai DNA sel biasa dan ditransmisikan ke dalam sel progeni dengan cara pembelahan sel normal.
...
Berarti yg menyebabkan susah ditemukannya vaksin itu karena HIV sudah memasuki masa laten? Jadi jadi, kalau masih dalam fase akut bisa diteliti donk? Kan masih diekspresikan sebagai virus? Kalau fase laten kan diekspresikan sebagai sel biasa? gimana gimana?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 03, 2010, 11:42:42 PM
@ semut ireng
Waduh kok aku dibawa2 sih? kan aku ga sedang berdebat dgn anda hehe

Btw: bukannya bantahan terakhir yg diajukan mas astra blm anda jawab?
Dan maaf kmrn diskusi tetep mengalir ttg patogenesis HIV  tidak menunggu jawaban anda atas bantahan bung astra.


@ idad dan taka 
ntar ya, tak mbuka buku pelajanku lagi.. hehe

Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 04, 2010, 02:04:13 AM
@Mas Ireng: balasannya uda saya kirim ke topik "HIV cause AIDS?" ya :) bagi semua orang yang mau bantu juga boleh ikut memberikan data :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 04, 2010, 02:34:32 AM
...
Pada fase infeksi akut,
provirus HIV langsung diekspresikan menjadi Virus RNA baru

Pada fase laten
provirus HIV tidak diexpresikan sebagai virus RNA baru, tetapi diekspresikan sebagai DNA sel biasa dan ditransmisikan ke dalam sel progeni dengan cara pembelahan sel normal.
...
Berarti yg menyebabkan susah ditemukannya vaksin itu karena HIV sudah memasuki masa laten? Jadi jadi, kalau masih dalam fase akut bisa diteliti donk? Kan masih diekspresikan sebagai virus? Kalau fase laten kan diekspresikan sebagai sel biasa? gimana gimana?

vaksin HIV belum ditemukan karena sifatnya yang bandel. vaksin kan dibuat dari kuman yang sudah dilemahkan atau dari bagian kuman yang dimasukkan ke tubuh untuk dikenali imun kita. sayangnya bagian dari HIV yang dimasukkan ke tubuh tidak membawa sifat antigen virus, jadi tidak berguna. sedangkan memasukkan virus HIV yang dilemahkan sangat berbahaya, soalnya secara langsung kitta menginfeksi orang tsb :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 04, 2010, 02:38:32 AM
wah, uda masuk pembahasan imunologi....saatnya menarik nafas dalam :(
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 04, 2010, 09:43:21 AM
vaksin HIV belum ditemukan karena sifatnya yang bandel. vaksin kan dibuat dari kuman yang sudah dilemahkan atau dari bagian kuman yang dimasukkan ke tubuh untuk dikenali imun kita. sayangnya bagian dari HIV yang dimasukkan ke tubuh tidak membawa sifat antigen virus, jadi tidak berguna. sedangkan memasukkan virus HIV yang dilemahkan sangat berbahaya, soalnya secara langsung kitta menginfeksi orang tsb :)
Yang kek gitu namanya imunisasi bukan? Dari yg kutahu, HIV kan bisa 'menyamar' jadi seperti sel normal? Itu yang menyebabkan susah ditemukan vaksinnya, dan sifatnya yg berubah2. Itu kata guru saya. Mohon koreksinya. :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Huriah M Putra pada Juli 04, 2010, 10:15:44 AM
Haaaaaahh...!!! (narik napas dalam)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Fhydha_099 pada Juli 04, 2010, 10:19:19 AM
HIV (human immunodeficiency virus) adalah sebuah retrovirus yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia - terutama Sel T CD4+ dan makrofaga, komponen vital dari sistem sistem kekebalan tubuh "tuan rumah" - dan menghancurkan atau merusak fungsi mereka. Infeksi dari HIV menyebabkan pengurangan cepat dari sistem kekebalan tubuh, yang menyebabkan kekurangan imun. HIV merupakan penyebab dasar AIDS.
Dari hasil penelitian, semua penderita HIV/AIDS yang telah masuk ke dalam fasa seropositif, menunjukkan gejala hipotiroid.[1]
Daftar isi [sembunyikan]
1 Perkenalan
2 Penularan
3 Struktur
4 Rujukan
5 Pranala luar
6 Lihat pula
7 Pranala luar
[sunting]Perkenalan

Istilah HIV telah digunakan sejak 1986 (Coffin et al., 1986) sebagai nama untuk retrovirus yang diusulkan pertama kali sebagai penyebab AIDS oleh Luc Montagnier dari Perancis, yang awalnya menamakannya LAV (lymphadenopathy-associated virus) (Barre-Sinoussi et al., 1983) dan oleh Robert Gallo dari Amerika Serikat, yang awalnya menamakannya HTLV-III (human T lymphotropic virus type III) (Popovic et al., 1984).


The phylogenetic tree of the SIV and HIV viruses.
(click on image for a detailed description.)
HIV adalah anggota dari genus lentivirus [1], bagian dari keluarga retroviridae [2] yang ditandai dengan periode latensi yang panjang dan sebuah sampul lipid dari sel-host awal yang mengelilingi sebuah pusat protein/RNA. Dua spesies HIV menginfeksi manusia: HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 adalah yang lebih "virulent" dan lebih mudah menular, dan merupakan sumber dari kebanyakan infeksi HIV di seluruh dunia; HIV-2 kebanyakan masih terkurung di Afrika barat (Reeves and Doms, 2002). Kedua spesies berawal di Afrika barat dan tengah, melompat dari primata ke manusia dalam sebuah proses yang dikenal sebagai zoonosis.
HIV-1 telah berevolusi dari sebuah simian immunodeficiency virus (SIVcpz) yang ditemukan dalam subspesies simpanse, Pan troglodyte troglodyte. HIV-2 merupakan spesies dari sebuah strain SIV yang berbeda, ditemukan dalam sooty mangabeys, monyet dunia lama Guinea-Bissau (Reeves and Doms, 2002).
Tiga grup dari HIV-1 telah diidentifikasi berdasarkan ekspresi genom viral yang disebut env, yaitu: M, N dan O. Grup env M merupakan genom yang paling banyak ditemukan dengan 8 perbedaan subtipe yang dipengaruhi faktor geografis, antara lain: B (di Amerika dan Eropa), A dan D (di Afrika), C (di Afrika dan Asia).
Infeksi susulan oleh subtipe yang berbeda, menimbulkan bentuk rekombinan sirkulasi[2] (bahasa Inggris: circulating recombinant form, CRF).
Bentuk rekombinan yang pertama kali ditemukan adalah rekombinan AG dari Afrika tengah dan barat, kemudian rekombinan AGI dari Yunani dan Siprus, rekombinan AB dari Rusia dan AE dari Asia tenggara. Meskipun demikian, prekursor CRF AE berupa tipe E masih belum ditemukan.
47% infeksi yang terjadi di seluruh belahan dunia merupakan subtipe C, 27% berupa CRF02_AG, 12,3% berupa subtipe B, 4% adalah subtipe D dan 4% merupakan CRF AE, sisa 5,7% terdiri dari subtipe dan CRF lain. Riset HIV terakhir 95% terfokus pada subtipe B, sedangkn beberapa laboratorium menggunakan subtipe C.
[sunting]Penularan

HIV menular melalui hubungan kelamin dan hubungan seks oral, atau melalui anus, transfusi darah, penggunaan bersama jarum terkontaminasi melalui injeksi obat dan dalam perawatan kesehatan, dan antara ibu dan bayinya selama masa hamil, kelahiran dan masa menyusui. UNAIDS transmission. Penggunaan pelindung fisik seperti kondom latex dianjurkan untuk mengurangi penularan HIV melalui seks. Belakangan ini, diusulkan bahwa penyunatan dapat mengurangi risiko penyebaran virus HIV [3], tetapi banyak ahli percaya bahwa hal ini masih terlalu awal untuk merekomendasikan penyunatan lelaki dalam rangka mencegah HIV [4].
Pada akhir tahun 2004 diperkirakan antara 36 hingga 44 juta orang yang hidup dengan HIV, 25 juta di antaranya adalah penduduk sub-Sahara Afrika. Perkiraan jumlah orang yang terinfeksi HIV di seluruh dunia pada tahun 2004 adalah antara 4,3 juta hingga 6,4 juta orang. (AIDS epidemic update December 2004).
Wabah ini tidak merata di wilayah-wilayan tertentu karena ada negara-negara yang lebih menderita daripada yang lainnya. Bahkan pada tingkatan negara pun ada perbedaan tingkatan infeksinya pada daerah-daerah yang berlainan. Jumlah orang yang hidup dengan HIV terus meningkat di semua bagian dunia, meskipun telah dilakukan berbagai langkah pencegahan yang ketat.
Sub-Sahara Afrika tetap merupakan daerah yang paling parah terkena HIV di antara kaum perempuan hamil pada usia 15-24 tahun di sejumlah negara di sana. Ini diduga disebabkan oleh banyaknya penyakit kelamin, praktek menoreh tubuh, transfusi darah, dan buruknya tingkat kesehatan dan gizi di sana (Bentwich et al., 1995). Pada tahun 2000, WHO memperkirakan bahwa 25% unit darah yang ditransfusikan di Afrika tidak dites untuk HIV, dan bahwa 10% infeksi HIV di benua itu terjadi lewat darah.
Di Asia, wabah HIV terutama disebabkan oleh para pengguna obat bius lewat jarum suntik, hubungan seks baik antarpria maupun dengan pekerja seks komersial, dan pelanggannya, serta pasangan seks mereka. Pencegahannya masih kurang memadai.

Struktur

HIV berbeda dalam struktur dengan retrovirus yang dijelaskan sebelumnya. Besarnya sekitar 120 nm dalam diameter (seper 120 milyar meter, kira-kira 60 kali lebih kecil dari sel darah merah) dan kasarnya "spherical"
http://id.wikipedia.org/wiki/Hiv
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 04, 2010, 10:32:16 AM
@Fhydha: wikipedia banget nih...
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 04, 2010, 10:34:25 AM

Oia, mau tanya juga, pada periode latent, bagaimana cara sel yang terinfeksi memberitahu kalau dia terinfeksi:
a)apakah sel yagn terinfeksi mempresentasikan molekul MHC-I yang menunjukkan kalau dia terinfeksi?
b)Atau apakah dengan sinyal apoptosis biasa yang mengindikasikan adanya berubahan di DNA?


1)Um.., berarti kalau fase akut itu TH1 nya ya?
2)Atau apakah fase latent itu bisa dimiliki di TH1 dan TH2, kan dua2nya CD4+?
3)Oia, om Rian, maksudnya terjadi perubahan subset Th1 ke Th2 itu sel Th1 nya berubah jadi Th2, atau produksi Th2 dari Th naive itu meningkat dibandingkan Th1?


Hm.., TNF-alpha bukan ya?

Pyuh... semakin dalam juga kita akhirnya masuk ke immunologi. :o
.
a. iya, untuk mekanisme indirect killing secara sitotoksik
b. iya, untuk mekanisme indirect killing secara apoptosis

1. iya, pada fase akut, mekanisme respon imun lebih banyak secara seluler
2. pada masa laten, kedua tipe th ada, tetapi lebih dominan th2
3. kalo menurut saya, yang berubah adalah produksinya, bukan th1 berubah jd th2

IFN-gamma, interleukin [IL]-2, IL-4, IL-6, IL-10, IL-12, dan TNF-alpha
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Fhydha_099 pada Juli 04, 2010, 10:49:14 AM
@Fhydha: wikipedia banget nih...
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.


Hehhee, tapi, nggak pa2, kan? yang penting menyantumkan alamat yang diambil infonye......
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 04, 2010, 10:55:26 AM
@Fhyda
gapapa mbak, kita sama2 belajar kok, aku malah cuman mbuka fotokopian textbook jadul  pake kertas buram heheh

@takagi
gampangnya gini mas, vaksin adalah penggunaan sistem imun untuk melawan virus

kesulitan di HIV= sel yang diserang HIV adalah justru sel2 sistem imun
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 04, 2010, 10:58:50 AM
@Taka: bukan kok Mas :) HIV ga bisa menyamar jadi sel normal, karena dia juga bukan sel :P

@Mas Rian: masih menunggu beberapa hipotesis yang Mas janjikan untuk menjawab penyebab bangunnya HIV :P

btw imunologinya mantep-mantep-mumet ya Mas :(
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 04, 2010, 11:05:22 AM
mas astra...
waduh sangat mumet mas, sampai skrg blm dihapuskan ya matakuliah itu?

iya yah aku masih punya PR ya? (pusyiing deh.......)
oke deh kita lanjutkan lg... mulai dr mana nih?
indirrect killing dulu aja ya? NK cell?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Takagi Fujimaru pada Juli 04, 2010, 11:10:57 AM
Hehhee, tapi, nggak pa2, kan? yang penting menyantumkan alamat yang diambil infonye......
Hohooo...gpp gpp... ^^

@Om astra n rian:
Hooo...jadi begitu... ic ic... ^^
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 04, 2010, 01:14:22 PM
@Mas Rian: dari hipotesa bangunnya HIV dulu Mas :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 05, 2010, 12:47:37 AM
okei...
secara sederhana bisa dibilang begini:
pada masa laten: replikasi HIV ditekan oleh kemokin, pada saat efektifitas kemokin turun, HIV bangun
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 05, 2010, 01:50:10 AM
wah, masuk akal juga Mas......tapi sayang sekali masih hipotesis ya? :( trus kenapa HIV bisa menginduksi apoptosis pada CD4 lain ya Mas? ???
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 05, 2010, 02:28:49 PM
ttg apoptosis, yg aku tau:
HIV memberikan sinyal apotosis dengan cara mendeaktivasi anti-apoptotis Bcl-2 sekaligus mengaktivasi pro-apoptotik procaspase-8 yang merupakan sinyal apotosis mitokondria CD4.

penelitian belakangan lebih detil mengungkap mekanisme apoptosis, bisa di-googling-in buat aku? hehe 
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: cignus pada Juli 10, 2010, 03:36:30 AM
Mau Tanya NIH mudah2an gak salah tempat lagi

apa bedanya sindrom sama penyakit????????
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: syx pada Juli 10, 2010, 09:57:52 AM
btw, apa bedanya topik ini dengan topic HIV causes AIDS? bisa digabung aja?

sindroma itu kumpulan beberapa penyakit.
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 10, 2010, 11:54:46 AM
btw, apa bedanya topik ini dengan topic HIV causes AIDS? bisa digabung aja?

kalo yang disini sebagian besar ttg patogenesis AIDS mas
kalo yg di HIV causes AIDS ttg AIDS denialism dan yg lain2 yg tidak percaya HIV/AIDS


nggih  monggo kalo mau digabung, kulo nderek mawon hehe
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 12, 2010, 12:58:22 PM
@Mas Mod: justru dulu digabung dan akhirnya dipisah Om Mod :D

@Mas Rian: jadi yang dimatikan itu DNA mitokondrianya ya Mas? wah, uniknya :)
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 12, 2010, 01:19:16 PM
Ada dua pathway, itu salah satu nya:
biar mudah kita liat gambar berikut aja ya:
Sorry but you are not allowed to view spoiler contents.


terus terang saya kurang begitu paham mekanisme apoptosisnya mas.
yang saya tulis diatas adalah teori agak lama tahun 2003
------------------
Alimonti, J.B., Ball T. B. , and Fowke, K.R., "Mechanisms of CD4+ T lymphocyte cell death in human immunodeficiency virus infection and AIDS". J Gen Virology&nbsp; 84, 2003 : 1649–61
-----------------
Mungkin mas astra punya referensi lebih baru
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 13, 2010, 01:58:54 PM
wah, ga ada referensi baru Mas :) tapi HIV perannya dimana Mas? ???
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 14, 2010, 12:14:00 AM
peran HIVnya sebagai sinyal apoptosis itu mas
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 14, 2010, 02:46:47 PM
sinyalnya berupa apa Mas? ???
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 17, 2010, 01:27:40 PM
Sebelumnya, mas masih ingat mekanisme apotosis dalam keadaan homeostatis kan?

Nah, HIV menyebabkan terganggunya keseimbangan antara protein pro apop (Bid, Bad, Bax, dll)  dan anti apop (Bcl-2, Bcl-X, dll).
Beberapa protein HIV antara lain Tat, Env dan Nev ditemukan menyebabkan ketidakseimbangan regulasi protein anti apop dan pro apop.

Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Idad pada Juli 17, 2010, 10:11:54 PM

Oia, mau tanya juga, pada periode latent, bagaimana cara sel yang terinfeksi memberitahu kalau dia terinfeksi:
a)apakah sel yagn terinfeksi mempresentasikan molekul MHC-I yang menunjukkan kalau dia terinfeksi?
b)Atau apakah dengan sinyal apoptosis biasa yang mengindikasikan adanya berubahan di DNA?


1)Um.., berarti kalau fase akut itu TH1 nya ya?
2)Atau apakah fase latent itu bisa dimiliki di TH1 dan TH2, kan dua2nya CD4+?
3)Oia, om Rian, maksudnya terjadi perubahan subset Th1 ke Th2 itu sel Th1 nya berubah jadi Th2, atau produksi Th2 dari Th naive itu meningkat dibandingkan Th1?


Hm.., TNF-alpha bukan ya?

Pyuh... semakin dalam juga kita akhirnya masuk ke immunologi. :o
.
a. iya, untuk mekanisme indirect killing secara sitotoksik
b. iya, untuk mekanisme indirect killing secara apoptosis

1. iya, pada fase akut, mekanisme respon imun lebih banyak secara seluler
2. pada masa laten, kedua tipe th ada, tetapi lebih dominan th2
3. kalo menurut saya, yang berubah adalah produksinya, bukan th1 berubah jd th2

IFN-gamma, interleukin [IL]-2, IL-4, IL-6, IL-10, IL-12, dan TNF-alpha
Owh, begitu ya.,
ok, thx banyak mas Rian

wah, masuk akal juga Mas......tapi sayang sekali masih hipotesis ya? :( trus kenapa HIV bisa menginduksi apoptosis pada CD4 lain ya Mas? ???
ttg apoptosis, yg aku tau:
HIV memberikan sinyal apotosis dengan cara mendeaktivasi anti-apoptotis Bcl-2 sekaligus mengaktivasi pro-apoptotik procaspase-8 yang merupakan sinyal apotosis mitokondria CD4.

penelitian belakangan lebih detil mengungkap mekanisme apoptosis, bisa di-googling-in buat aku? hehe 
@ Mas Rian
oia, mau tanya lagi mas, sinyal apoptosis itu:
1) Jika dapat menginduksi apoptosis sel T lain, bukankah seharusnya sinyalnya diteruskan ke sel lain?
2) Berarti seharusnya ada messengernya dong?
3) Um.., itu yang di pathway bukannya signaling untuk satu sel?
trims sebelumnya
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 17, 2010, 11:31:17 PM
betul sekali mas idad.
Apoptosis terjadi pada sel yg terinfeksi HIV dan sel yang tidak terinfeksi HIV.

HIV menyebabkan apoptosis pada sel yang tidak terinfeksi melalui 2 cara (Alimonti et al., 2003), yaitu:
-- Partikel viral dan protein HIV  yg dilepaskan sel terinfeksi (ke lingkungan ekstra seluler) bekerja juga pada sel yg tidak terinfeksi

-- melalui mekanisme AICD (activation-induced cell death)   
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 18, 2010, 03:32:20 AM
wah, berarti kelak kalau virus HIV bisa dimodifikasi, trus kita suntikkan di koloni sel kanker, bisa menginduksi apoptosis juga ya Mas? :) mungkin kelak berguna untuk terapi kanker :)

trus mas, saya dulu pernah baca berita koran yang headlinenya terapi AIDS dengan virus HIV, itu gimana ya Mas?
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 18, 2010, 04:52:32 AM
terapi AIDS dengan virus HIV?
vaksin maksudnya mungkin
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 18, 2010, 02:12:12 PM
bukan Mas, katanya terapi :( dulu di Kompas bacanya :D kalo ga salah 3 atau 4 tahun lalu....
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: riandono pada Juli 18, 2010, 02:22:13 PM
ehmm gt ya.. kalo masih nyimpen artikelnya boleh dong dishare
Judul: Re: HIV
Ditulis oleh: Astrawinata G pada Juli 19, 2010, 11:27:56 AM
saya bacanya di kompas cetak Mas, sayang sekali.....waktu itu juga saya ga gitu ngerti isi bacaannya :( sayang sekali....