Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 06:26:33 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 62
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 32
Total: 32

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Jangan Minum Susu Sapi!

Dimulai oleh biobio, Mei 16, 2009, 12:27:27 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

nandaz

...mengenai selulosa tadi, apa ada hubungan nya dengan bayi yang baru lahir  dan  hanya mengkonsumsi susu tetep dapat menghaslikan feses, bukannya berarti didalam susu ada serat apa itu bukan selulosa tersebut? ???
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

Huriah M Putra

Feses dan serat gak ada hubungannya (kayaknya...). Maksudnya, pembentukan feses bukan harus ada serat, jadi gak ada serat gak ada feses. BUkan gitu..... Serat hanya membantu untuk melunakkan feses.
Dan feses bayi lunak (malah cenderung encer) karena mereka hanya konsumsi susu yang konsistensinya cair.

Untuk semua, bisakah kita mencari jurnal terbaru (yah.. lebih baru dari buku dr. Hiromi) untuk mematahkan pendapat dr. Hiromi mengenai susu sapi yang bahaya? (Kurang suka dengan pandangan ekstrimis gini..)
Hubungan susu dengan osteoporosis misalnya..?
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

Astrawinata G

nyari sendiri dunk...masa buat KTI minta2 bantuan seluruh dunia? :P jadi ga keren tuh....
Best Regards,


Astrawinata G

Huriah M Putra

Kutip dari: Astrawinata G pada Januari 30, 2010, 12:11:47 PM
nyari sendiri dunk...masa buat KTI minta2 bantuan seluruh dunia? :P jadi ga keren tuh....
Jjyaaahhh... Jangan kau bocorkan rencana besarku ke seluruh cyberworld.
@All: Pura2 gak nampak aja apa yang ditulis mas Astra.. Atas nama ilmu pengetahuan...!!!!
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

Astrawinata G

iya...@All: semua cuma pura2 aja :D hwahahahaha
Best Regards,


Astrawinata G

syx

Kutip dari: nandaz pada Januari 30, 2010, 11:41:06 AM
...mengenai selulosa tadi, apa ada hubungan nya dengan bayi yang baru lahir  dan  hanya mengkonsumsi susu tetep dapat menghaslikan feses, bukannya berarti didalam susu ada serat apa itu bukan selulosa tersebut? ???
emang feses isinya selulosa ato serat aja?

btw, kenapa kata orang bayi yang pake susu formula fesesnya lebih bau ketimbang yg minum ASI aja?

Astrawinata G

isi feses itu ya sisa pencernaan kita, juga ada bakteri flora normal di usus, juga sel epitel dari usus, itu yang membentuk sebagian besar massa feses :)

masalah bau feses, saya sendiri belum pernah menjumpai 2 bayi yang minum ASI dan formula dan merasakan baunya  langsung :P
Best Regards,


Astrawinata G

xSaVioRx

Kutip dari: Huriah M Putra pada Januari 30, 2010, 11:56:39 AM
Hubungan susu dengan osteoporosis misalnya..?
hubungan yg dharapkn dsini yg protagonis/antagonis?
sy ad ne yg antagonisnya
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

...Menurut Shinya, kadar kalsium dalam darah manusia biasanya terpatok pada 9-10 mg. "Namun, saat minum susu, konsentrasi kalsium dalam darah Anda tiba-tiba meningkat. Walaupun sepintas lalu hal ini mungkin terlihat seperti banyak kalsium telah terserap, peningkatan jumlah kalsium dalam darah ini memiliki sisi buruk. Ketika konsentrasi kalsium dalam darah tiba-tiba meningkat, tubuh berusaha untuk mengembalikan keadaan abnormal ini menjadi normal kembali dengan membuang kalsium dari ginjal melalui urine," demikian pendapat Shinya.

Fakta lapangan..
Dari empat negara susu besar—Amerika, Swedia, Denmark, dan Finlandia—yang banyak sekali mengonsumsi susu setiap hari, ditemukan banyak kasus retak tulang panggul dan osteoporosis.

Kutip dari: marshall pada Mei 18, 2009, 01:24:23 AM
trus gimana dengan 4 sehat 5 sempurna dunk??
...Kita tentu ingat slogan gizi "Empat Sehat, Lima Sempurna" yang diciptakan tokoh gizi nasional, almarhum Prof dr Poorwosoedarmo, sekitar empat dekade lalu, yang menyebutkan bahwa konsumsi susu "menyempurnakan" empat komponen makanan lainnya (karbohidrat, protein dan lemak nabati/hewani, sayur, dan buah-buahan). Menurut Waloejo, slogan itu bagus dan amat berguna pada masa tahun 1960-an ketika kondisi gizi masyarakat Indonesia masih kurang baik karena memberikan panduan yang mudah diingat masyarakat awam.
If someone feels that they had never made a mistake in their life,then it means that they had never tried a new thing in their life ~ Einstein

Huriah M Putra

KutipFakta lapangan..
Dari empat negara susu besar—Amerika, Swedia, Denmark, dan Finlandia—yang banyak sekali mengonsumsi susu setiap hari, ditemukan banyak kasus retak tulang panggul dan osteoporosis.
Udah disingkirkan variabel lain?
Seperti kurangnya pergerakan..
Karna tuh semua negara makmur kan, dan negara makmur biasanya pergerakan penduduknya itu sedikit.
Kurang olahraga..
Dan ini juga faktor resiko untuk osteoporosis.
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

xSaVioRx

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
Bahkan, di negara-negara di mana baik konsumsi susu dan keseluruhan tingkat kalsium dalam makanan adalah yang terendah, tingkat patah tulang juga yang terendah.

tapi variabel lain" msh blm dsingkirkan,krn slm surfing ga ktemu" yg membahas pengaruh sdikit bergerak terhadap osteoporosis..jd dlm hal ini sbnrny mn yg lbh mempengaruhi tingkat kerapatan tulang,,asupan kalsium atau intensitas olahraga?
If someone feels that they had never made a mistake in their life,then it means that they had never tried a new thing in their life ~ Einstein

Astrawinata G

intensitas olahraga akan meningkatkan kekuatan tulang, dimana sel oseoblas akan lebih aktif bekerja. namun semua tetep butuh kalsium kan? :)

sebaliknya, asupan kalsium yang tinggi tapi tidak dipakai karena kurangnya aktivitas juga akan menjadi resiko :)
Best Regards,


Astrawinata G

Huriah M Putra

Yak yak..
Mereka tuh saling mempengaruhi.
Asupan kalsium yang baik dan intensitas olahraga yang bagus menjadikan tulang yang kokoh.
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

exile_rstd

banyak pertanyaan yang ingin saya kemukakan,
-pertama, kalau manusia tdk boleh minum susu sapi maka harus minum susu manusia. tapi memangnya lazim jikalau perempuan atau laki-laki berumur 20 tahun keatas minum susu manusia yg tdk lain berasal dari ASI?

-kedua, disitu juga disebutkan makanlah makanan yg enak-enak, maka hati senang kalau senang bisa mendorong produksi enzim. nah masalahnya sebagian org kalau sdh senang makan makanan pasti tdk akan memperhatikan makanan jenis apa yg ia konsumsi seperti burger, ayam goreng pokoknya junk food. lalu bagaimana menanganinya?

-ketiga, saya punya buku anatomi tubuh yang menjelaskan bahwa osteoporosis itu sebabkan proses penulangan atau kalsifikasi sudah tidak mampu lagi karena pertambahan umur manusia.

kalau ada yang berkenan mau menjawab dengan rinci, saya tunggu ;D
i adore your intelligence

syx

- pertama, ga lazim

- kedua, tergantung pada orang tersebut. jika diberi pengertian dan informasi tapi tidak mampu menyerap ato melaksanakan ya setidaknya sudah menjadi tanggung jawabnya terhadap diri sendiri dan keluarganya. kita sudah tidak bisa disalahkan karena kita sudah memberikan peringatan. sama sepertinya dengan rokok. produsen sudah memberikan peringatan pada kemasan rokoknya. jika ada yang sakit karena rokok tersebut produsen sudah tidak bisa dituntut lagi karena mereka sudah memberikan peringatan sebelumnya.

- ketiga, pertanyaannya apa?

Fariz Abdullah

Menarik nih..Bayangkan..Jangan minum susu sapi..Hmm..Revolusioner..Sayang belum mampu berkomentar, karena minimnya ilmu..Menunggu dan menyimak terus pencerahan dari Forsa'ers..
[move]DOUBT EVERYTHING AND FIND YOUR OWN LIGHT[/move]