Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Juni 24, 2021, 01:41:07 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139653
  • Total Topik: 10396
  • Online Today: 65
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 58
Total: 58

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah  (Dibaca 10210 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline F.K.

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 6
  • IQ: 4
Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« pada: Agustus 07, 2009, 02:24:11 AM »
Kenapa sich kita bisa cedutan?

Offline alf

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 205
  • IQ: 34
  • Gender: Wanita
Re: cedutan
« Jawab #1 pada: Agustus 09, 2009, 10:29:49 PM »
mungkin lagi ada sesuatu yang salah ma mata kita. dicek aja.

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4.540
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Kliping Koran
Re: cedutan
« Jawab #2 pada: Agustus 11, 2009, 06:51:49 AM »
gangguan saraf seputar mata.

Offline ndy_88

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 126
  • IQ: 9
  • Gender: Wanita
    • www.cindytriasp.blogspot.com
Re: cedutan
« Jawab #3 pada: Agustus 11, 2009, 07:38:04 AM »
mungkin gie ada saraf yang pegel kali yagh..

klau gk keram mata?? apalgi tugh keram mata..

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #4 pada: Agustus 20, 2009, 05:57:15 PM »
Setiap orang pasti pernah mengalami kedutan pada wajah. Memang terlihat sepele, dan dianggap tidak berbahaya. Namun, kedutan pada wajah dapat berpotensi sebagai hemifacial spasm.

Berbeda dengan kedutan biasa, hemifacial spasm terjadi hanya pada salah satu bagian wajah. Mulai dari dahi, lama kelamaan menjalar sampai ke bibir. Pada akhirnya setengah muka akan kaku.

dr Astri Budikayanti, SpS, spesialis saraf dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menerangkan, peyebab hemifacial spasm ada dua, yaitu karena tekanan dan bukan tekanan. Hemifacial spasm karena tekanan, terjadi ketika saraf otot "konslet" karena tumor ataupun kelainan saraf. Adapun penyebab hemifacial spasm tanpa tekanan adalah penyakit stroke, TBC, ataupun mulitiskiokolis.

"Kalau dalam istilah kedokterannya adalah lesi tertekan dan tidak. hemifacial spasm ini tidak berasa sakit," ujarnya di sela-sela Gathering Komunitas Hemifacial Spasm di Twin Plaza Hotel, Jakarta, Sabtu (15/8).

Penderita hemifacial spasm kebanyakan berusia di atas 40 tahun, dan kebanyakan yang terkena adalah wanita. Hemifacial spasm tidak dapat dicegah, pasalnya ini bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Yang dapat dilakukan hanyalah menyembuhkan.

Jika penyebabnya karena tekanan, untuk menyembuhkannya harus menyembuhkan penyakit yang ada. "Misalnya si pasien terkena stroke, maka yang disembuhkan stroke-nya dulu," ungkap dia. Adapun jika penyebab tanpa tekanan, maka harus dilakukan adalah tindakan operasi. Setelah penyebab-penyebab disembuhkan, hemifacial spasm akan sembuh, tetapi masih ada kemungkinan untuk kambuh. Untuk mencegah hal tersebut, pasien harus terus dipantau.

"Jaga juga kondisi psikologis pasien, jika pasien cemas, maka akan kembali lagi," ujar dr Astri.

Selain itu, lanjutnya, hemifacial spasm juga dapat diobati dengan memberikan suntikan pada otot saraf yang mengalami kelainan. Namun, cara tersebut hanya dapat diberikan pada kasus-kasus tertentu.

"Penyuntikan hanya diberikan pada hemifacial spasm yang tidak diketahui penyebabnya, ataupun pada penderita tahap awal," terang dia. Penyuntikan dilakukan beberapa kali tergantung tingkat keparahannya.

Sama dengan teknik lainnya, setelah dilakukan penyuntikan, pasien harus terus dipantau. "Jaga juga kondisi psikologisnya karena pada kasus seperti ini keadaan psikologis sangat berpengaruh," tukasnya.

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.977
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Click and Find
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #5 pada: Agustus 21, 2009, 12:59:16 PM »
ini kan mirip gjala org kena storke kan,,,
sblh mukanya kaku,,,

beda y klo cuma matanya yg kedutan...?
ato pipinya ajah,,,?

~ You are what you eat ~

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #6 pada: Agustus 21, 2009, 05:41:22 PM »
Dalam otak kita terdapat banyak sel saraf. Ketika suatu informasi berupa impuls-impuls listrik hendak disalurkan dari satu sel saraf ke sel saraf lain, maka sel saraf asal akan membentuk suatu zat kimia yang disebut synaptic transmitter (seperti asetilkolin). Zat kimia ini yang akan meneruskan impuls ini ke sel saraf yang lain. Begitu tugasnya selesai, zat kimia ini akan dihancurkan oleh suatu enzim (asetilkolin akan dihancurkan oleh kolinesterase).
Pada waktu bagian tubuh kita bekerja terlalu keras, misalnya mata terus-menerus menatap komputer sepanjang hari, penghancuran zat kimia tadi menjadi tidak terlalu sempurna. Akibatnya, zat kimia ini mengalir tanpa kontrol sehingga otak menerima informasi yang seharusnya tidak terjadi. Inilah yang kemudian kita rasakan sebagai kedutan di sekitar mata. Kedutan ini dapat terjadi di berbagai bagian tubuh jika bagian tubuh itu terlalu intensif digunakan.
« Edit Terakhir: Agustus 21, 2009, 05:44:02 PM oleh raisuien »

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.977
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Click and Find
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #7 pada: Agustus 22, 2009, 10:47:41 AM »
klo gtu itu slh satu penyebab stroke gag...?
stroke kan gejalanya sbagian anggota tubuh kaku...

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #8 pada: Agustus 22, 2009, 10:55:17 AM »
yg ini kan setengah muka bukan setengah anggota tubuh... ^^
klo gak salah penyebab stroke adalah adanya penyumbatan pada pembuluh darah akibat terjadinya thrombosis (pembentukan atau adanya kumpulan faktor darah) ataupun emboli (bekuan darah)
jd beda dgn stroke...

klo menurutku sih gitu.....

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.977
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Click and Find
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #9 pada: Agustus 23, 2009, 02:02:22 AM »
o,,,,
kedutan di wajah ntuw ada gag penderita yg ampe ninggal...?
hhe.. ;D

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #10 pada: Agustus 23, 2009, 09:24:29 AM »
dari searching, tampaknya masih lum ada

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.977
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Click and Find
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #11 pada: Agustus 23, 2009, 11:20:35 AM »
o ya,,,,
yg disuntik itu mukanya.,..?

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #12 pada: Agustus 23, 2009, 11:26:09 AM »
klo dr artikel yg kubaca iya...

Offline sisca, chemistry

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.977
  • IQ: 222
  • Gender: Wanita
  • I'm a medical student now!! :D
    • Click and Find
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #13 pada: Agustus 23, 2009, 11:33:34 AM »
mukanya,...
apa gag skit tuch,,,,?
dibiuskan disuntik jg....
pxti skit dunkz p'tama2 nya,,,
Y.Y

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
Re: Jangan Sepelekan Kedutan di Wajah
« Jawab #14 pada: Agustus 23, 2009, 11:43:07 AM »
tampaknya sih dibius dlu...
tp mank sesudah bangun mungkin sakit jg...
menurutku sih...

masih lum byk artikel yg menjelaskan ini...

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
21 Jawaban
19645 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 23, 2009, 02:03:58 PM
oleh Hendy wijaya, MD
18 Jawaban
9075 Dilihat
Tulisan terakhir Februari 12, 2010, 08:39:31 AM
oleh Huriah M Putra
0 Jawaban
2770 Dilihat
Tulisan terakhir April 02, 2010, 03:25:39 PM
oleh raisuien
4 Jawaban
3394 Dilihat
Tulisan terakhir September 15, 2011, 12:22:11 PM
oleh Farabi
0 Jawaban
15507 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 02, 2017, 12:37:39 AM
oleh antoniopfannerstill