Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 25, 2022, 09:34:50 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,632
  • Total Topik: 10,389
  • Online today: 91
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 59
Total: 59

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Kenali Gejala dan Penyebab Usus Buntu Sejak Dini

Dimulai oleh Fauzi27, Desember 16, 2017, 01:27:14 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Fauzi27

Penyakit Usus buntu adalah peradangan atau pembengkakan apendiks atau yang dikenal usus buntu. Usus buntu sendiri merupakan organ berbentuk kantong kecil dan tipis berukuran 5 hingga 10 cm yang terhubung pada usus besar. Alasan kenapa manusia sering mengalami penyakit usus buntu sendiri belum diketahui.

Meski demikian, ada beberapa faktor penyebab yang dapat menimbulkan munculnya penyakit usus buntu. Penyebab tersebut adalah tinja dan kelenjar getah bening yang bengkak dalam dinding usus. Pembengkakan tersebut bisa berkembang apabila sudah terjadi infeksi pada saluran pernapasan atas.

Rasa sakit pada penderita usus buntu akan bertambah parah jika terjadi penekanan pada bagian perut. Begitu pula jika anda berjalan atau batuk. Berikut adalah beberapa gejala pada penderita usus buntu :

1. Kehilangan nafsu makan
2. Perut kembung
3. Mual dan muntah
4. Diare dan demam

Posisi usus buntu pada setiap orang berbeda-beda. Beberapa terletak pada semisal organ panggul, di belakang usus besar, dan terletak di bawah hati. Untuk mendiagnosis apakah Anda terkena penyakit usus buntu atau tidak, berikut di bawah ini ada beberapa cara untuk mendiagnosis nya.

Melakukan Tes darah atau urine

Anda juga bisa melakukan kedua test ini secara bersamaan. Tes darah dilakukan untuk mengetahui apakah ada infeksi atau tidak dengan cara memeriksa jumlah sel darah putih. Sementara tes urine, dilakukan supaya dapat dikenai dengan mudah apa yang menyebabkan Anda mengalami penyakit usus buntu.

USG dan CT Scan

Proses ini dilakukan agar posisi usus buntu bisa diperiksa dengan bantuan USG atau CT Scan. Sehingga detail penyebabnya bisa lebih mudah ditemukan.

Tes tekanan

Dokter akan menentukan perut bagian kanan bawah, dokter akan menyatakan bahwa apendisitis terjadi biasanya jika pasien memang mengeluhkan rasa sakit yang bertambah parah ketika tekanan dilepaskan oleh dokter.

Jika usus buntu pecah maka dapat menimbulkan komplikasi Peritonitis. Ini adalah kondisi dimana bakteri dalam usus buntu menyebabkan peradangan pada peritoneum yang merupakan jaringan tipis dan berfungsi melapisi dinding serta organ di dalam perut. Bila ini terjadi, biasanya akan timbul gejala, seperti demam, pembengkakan di daerah perut, sakit perut dengan intensitas tinggi, muntah, jantung berdetak kencang, napas pendek dan terengah-engah.


IPAkin

Nice info! Ternyata USG bisa digunakan untuk mencari lokasi usus buntu. Soalnya di benak aku branding usg buat kehamilan hehe.