Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Januari 25, 2022, 04:18:14 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 64
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 21
Total: 21

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Mengapa Bisa Timbul Stretchmark?  (Dibaca 5660 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
Mengapa Bisa Timbul Stretchmark?
« pada: Agustus 15, 2009, 03:07:33 PM »
Meskipun bukan merupakan gangguan kesehatan yang serius dan sebenarnya tersembunyi di balik pakaian, namun stretchmark bisa membuat rasa percaya diri jadi terganggu.
Pada dasarnya, kulit manusia terdiri atas tiga lapisan, yakni epidermis (lapisan luar), dermis (lapisan tengah), dan subkutis (lapisan dalam). Nah, stretchmark terbentuk ketika terjadi peregangan pada bagian epidermis secara cepat yang melebihi batas toleransi sehingga membuat jaringan yang ada di dalamnya menjadi rusak. Akibatnya, timbul garis-garis pada kulit yang disebabkan oleh produksi jaringan ikat yang berlebih, jelas Dr. Shannaz Nadia, SpKK, Staf Divisi Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FKUI.

Penyebab
Dr. Shannaz melanjutkan bahwa penyebab stretchmark sampai sekarang ini belum diketahui secara persis, namun faktor yang menjadi pemicu munculnya strecthmark antara lain perubahan hormonal pada kehamilan, perubahan berat badan secara mendadak (berat badan turun naik dengan cepat), dan pengaruh obat (steroid).

Selalu Pada Ibu Hamil?
Stretchmark hanya menyerang 77% ibu hamil sebab beberapa perempuan beruntung memiliki faktor genetik yang ‘menyelamatkannya’. Perlu diingat, stretchmark juga dipengaruhi faktor keturunan. “Biasanya perempuan yang ibunya mengalami stretchmark akan mengalami masalah yang sama juga,”jelas Dr. Shannaz.

Kapan dan Seperti Apa?
Biasanya stretchmark menyerang perempuan pada masa pubertas yakni usia 25-35 tahun. Stretchmark dapat dikenali dengan melihat bagian-bagian tubuh tertentu seperti perut, paha, bokong, dan payudara. Untuk ibu hamil stretchmark biasanya muncul pada kehamilan muda yakni trisemester ke-3. Stretchmark yang muncul pada saat ibu berbadan dua biasanya berwarna merah jambu dan cenderung lebar, kemudian berangsur berubah menjadi garis tipis keputihan atau kecoklatan. Bagi yang pernah hamil mungkin Anda akan mengenali stretchmark pada umumnya melintang di sepanjang dinding perut atau di atas pinggul. Jika peregangan payudara Anda semasa hamil dan menyusui juga besar, umumnya akan meninggalkan tanda parut putih sesudahnya, saat payudara kembali ke ukuran normal.

Perawatan dan Pengobatan
Hingga kini belum ada obat-obatan yang dapat menghilangkan stretchmark. Perawatan teratur sejak dini merupakan hal yang mutlak dilakukan untuk menjaga keindahan kulit. Kulit yang rentan terkena stretchmark sebaiknya rutin dioleskan moisturizer dan krim yang mengandung kolagen yang berfungsi merawat elastisitas kulit, juga mengandung vitamin A dan E serta ekstrak cocoa yang akan mengembalikan kekenyalan kulit. Bila stretchmark sudah muncul, Dr. Shannaz mengatakan ada beberapa pilihan pengobatan yang ditempuh, salah satunya dengan menggunakan terapi laser.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
4 Jawaban
16959 Dilihat
Tulisan terakhir November 22, 2007, 11:24:13 PM
oleh superstring39
199 Jawaban
120081 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 23, 2008, 03:15:03 AM
oleh Mtk Kerajaan Mataram
56 Jawaban
30667 Dilihat
Tulisan terakhir November 09, 2009, 01:48:15 PM
oleh sisca, chemistry
0 Jawaban
1652 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 10, 2015, 12:09:42 PM
oleh lazuardi100
2 Jawaban
143429 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 24, 2016, 04:55:37 AM
oleh bryt