Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Desember 02, 2020, 12:31:04 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139608
  • Total Topik: 10377
  • Online Today: 61
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 40
Total: 40

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: ​Mengapa Kanker Payudara Stadium Lanjut Harus Melakukan Kemoterapi Praoperasi?  (Dibaca 9959 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline modencancercanter

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 26
  • IQ: 25
  • ForSa!
​Mengapa Kanker Payudara Stadium Lanjut Harus Melakukan Kemoterapi Praoperasi?

Orang-orang akan sering mendengar kata kemoterapi dalam pengobatan kanker. Kemoterapi adalah penggunaan obat kimia untuk pengobatan, kemoterapi sering digunakan pada bidang pengobatan kanker, membunuh sel kanker dan mencapai tujuan pengobatan melalui penggunaan obat kimia. Dalam pengobatan kanker payudara, kemoterapi juga merupakan salah satu metode pengobatan yang sering diterapkan. Bagi sebagian pasien kanker payudara stadium lanjut, kemoterapi praoperasi memiliki efek pengobatan yang baik. Lalu apa arti kemoterapi praoperasi? Mengapa penderita kanker payudara stadium lanjut harus melakukan kemoterapi praoperasi? Mari kita pahami bersama.


   1.Apa itu Kemoterapi Praoperasi Kanker Payudara?


Ada beberapa kasus kanker payudara yang karena benjolan lebih besar, stadium lebih lanjut, sulit untuk langsung dioperasi, hasil juga kurang efektif, harus melakukan kemoterapi terlebih dahulu sebelum operasi untuk memperkecil benjolan. Inilah yang disebut “Kemoterapi Praoperasi” juga bisa disebut “Kemoterapi Neoadjuvant”. Kemoterapi praoperasi sudah diterapkan bertahun-tahun, cocok diterapkan pada: yang pertama adalah pasien stadium lanjut lokal, yang dimaksud stadium lanjut lokal adalah benjolan lebih besar, kelenjar getah bening aksila menyatu menjadi gumpalan. Pasien seperti ini jika langsung melakukan operasi maka hasilnya akan lebih buruk atau tumor tidak bisa diangkat, jadi harus melakukan kemoterapi praoperasi. Yang kedua adalah benjolan yang lebih besar tapi pasien ingin melakukan operasi lumpektomi. Pasien seperti ini bisa melakukan kemoterapi praoperasi untuk memperkecil benjolan baru melakukan operasi lumpektomi.


2. Bagaimana Cara Menentukan Apakah Penderita Kanker Payudara Butuh Kemoterapi Praoperasi Atau Tidak?


Sebelum penderita kanker payudara melakukan kemoterapi praoperasi, harus membuat pertimbangan terlebih dahulu. Jika kondisi tidak cocok biasanya tidak akan disarankan untuk melakukannya, hanya pasien yang memenuhi syarat untuk kemoterapi praoperasi yang boleh melakukannya. Lalu, kondisi kanker payudara seperti apa yang tidak cocok untuk melakukan kemoterapi praoperasi? Untuk benjolan kurang dari 2cm biasanya tidak perlu melakukan kemoterapi praoperasi dan bisa langsung operasi. Tentu saja sebagian pasien dengan benjolan yang tidak terlalu besar dan tergolong stadium T2, terkadang juga akan melakukan kemoterapi praoperasi untuk melihat apakah kemoterapi praoperasi lebih efektif dari kemoterapi pasca operasi atau tidak. Atau melakukan beberapa penelitian lainnya, seperti mencari beberapa penanda molekuler yang dapat memprediksi keefektifan kemoterapi. Penelitian seperti ini biasanya perlu persetujuan dari komite etik.


3. Apakah Kemoterapi Praoperasi Berhubungan Dengan Stadium Kanker Payudara?


Ada hubungan yang erat, biasanya pasien stadium III yang melakukan kemoterapi praoperasi lebih banyak. Pasien stadium I biasanya tidak melakukannya, beberapa pasien stadium II mungkin memerlukan penelitian untuk kemoterapi neoadjuvant sebelum operasi.


Kemoterapi praoperasi kanker payudara adalah satu metode pengobatan adjuvant bagi kanker payudara stadium lanjut. Biasa diterapkan pada kanker payudara dengan benjolan yang terlalu besar. Pasien akan menjalani kemoterapi praoperasi terlebih dahulu untuk memperkecil benjolan hingga sesuai standar operasi baru melakukan operasi pengangkatan. Oleh karena itu, kemoterapi praoperasi biasanya diterapkan pada kasus kanker payudara stadium lanjut dengan benjolan lebih besar. Pada kasus kanker payudara stadium awal biasanya tidak perlu melakukan kemoterapi praoperasi.

Sumber artikel ini:http://www.cancercenter.co.id/berita-kanker/5175.html​​​

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1690 Dilihat
Tulisan terakhir April 13, 2013, 01:34:53 AM
oleh mchgforum
0 Jawaban
2403 Dilihat
Tulisan terakhir April 18, 2013, 10:23:29 AM
oleh mchgforum
2 Jawaban
2773 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 04, 2014, 01:54:50 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
440 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 26, 2019, 05:18:10 AM
oleh modencancercanter
0 Jawaban
467 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 27, 2019, 06:41:00 AM
oleh modencancercanter