Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 30, 2022, 11:22:45 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 91
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 72
Total: 72

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

MENGAPA SAYA MAMPU “MEMBUNUH” KEBIASAAN SAYA MELAKUKAN MASTURBASI?

Dimulai oleh anonim, Januari 09, 2011, 05:11:18 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

timothy januardo

bagi pria tidak ada masa non aktif..
kalau pada wanita mempunyai masa yg namanya MONOPAUSE. yg artinya si wanita berhenti untuk menstruasi..
dan tidak dpt hamil lagi..
*Image Removed*
[/s][/pre][/i]

Astrawinata G

Kutip dari: timothy januardo pada Januari 12, 2011, 11:06:49 PM
bagi pria tidak ada masa non aktif..
kalau pada wanita mempunyai masa yg namanya MONOPAUSE. yg artinya si wanita berhenti untuk menstruasi..
dan tidak dpt hamil lagi..

menopause bung :)
Best Regards,


Astrawinata G

Huriah M Putra

Kutip dari: anonim pada Januari 11, 2011, 07:59:45 PM
Ajaibnya, Sensitivitas di sekitar alat vital, yg sebelumnya sangat gampang terangsang, secara berangsur-angsur menurun. Dan pada akhirnya bahkan menjadi minimal (normal)
Hati2..
Sedikit lagi jadi impotensi.

Kutip dari: anonim pada Januari 11, 2011, 08:20:12 PM
PS: trims atas link-nya tapi saya kira saya tidak perlu membacanya, ,,,,,,karena pasti isinya tidak berdasar....penuh dg tipu-tipu....Hoax....he he
Haah??
Mantap sekali anda.
Di waktu saya yang gak banyak ini lagi, saya sempat2kan untuk mencari link agar dapat berbagi ilmu dan anda mengatakan kalau pasti HOAX dan penuh tipu2 dan tidak berdasar?
Dengan pengetahuan anda yang NIHIL dari tulisan anda, anda bisa berkata begitu.
Selamat...
Anda saya kasih -100 IQ.
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

timothy januardo

*Image Removed*
[/s][/pre][/i]

timothy januardo

Kutip dari: Huriah M Putra pada Januari 13, 2011, 07:08:17 PM
Kutip dari: anonim pada Januari 11, 2011, 07:59:45 PM
Ajaibnya, Sensitivitas di sekitar alat vital, yg sebelumnya sangat gampang terangsang, secara berangsur-angsur menurun. Dan pada akhirnya bahkan menjadi minimal (normal)
Hati2..
Sedikit lagi jadi impotensi.

Kutip dari: anonim pada Januari 11, 2011, 08:20:12 PM
PS: trims atas link-nya tapi saya kira saya tidak perlu membacanya, ,,,,,,karena pasti isinya tidak berdasar....penuh dg tipu-tipu....Hoax....he he
Haah??
Mantap sekali anda.
Di waktu saya yang gak banyak ini lagi, saya sempat2kan untuk mencari link agar dapat berbagi ilmu dan anda mengatakan kalau pasti HOAX dan penuh tipu2 dan tidak berdasar?
Dengan pengetahuan anda yang NIHIL dari tulisan anda, anda bisa berkata begitu.
Selamat...
Anda saya kasih -100 IQ.

















what.. -100 ..
;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D ;D
dah di bwh idiot lah itu..
kejam nya
*Image Removed*
[/s][/pre][/i]

syx


reborn

hehehe, kok sampe eksmoksi  ;D

Seinget gw dalam psikiatri, hubungan seks yang normal adalah coitus dan setiap perilaku seksual di luar itu tidak normal, dikatakan penyimpangan seksual. Termasul oral, anal, dan masturbasi. Ditambah lagi ada perasaan bersalah saat melakukan masturbasi karena dianggap melakukan dosa dan tidak bermoral. Menurut gw, kedua hal itu yang bikin perasaan ngga nyaman waktu seseorang melakukan masturbasi.

Kalo faktor usia jelas bukan, laki2 selama jantung mendukung  dan ngga ngos-ngosan gak akan kehilangan hasrat itu kok hehe...

Edit :

Selamat buat @anonim. Tapi bukan sama sekali hilang kan hasrat itu  :-[

timothy januardo

Kutip dari: reborn pada Januari 14, 2011, 04:40:52 PM
hehehe, kok sampe eksmoksi  ;D

Seinget gw dalam psikiatri, hubungan seks yang normal adalah coitus dan setiap perilaku seksual di luar itu tidak normal, dikatakan penyimpangan seksual. Termasul oral, anal, dan masturbasi. Ditambah lagi ada perasaan bersalah saat melakukan masturbasi karena dianggap melakukan dosa dan tidak bermoral. Menurut gw, kedua hal itu yang bikin perasaan ngga nyaman waktu seseorang melakukan masturbasi.

Kalo faktor usia jelas bukan, laki2 selama jantung mendukung  dan ngga ngos-ngosan gak akan kehilangan hasrat itu kok hehe...

Edit :

Selamat buat @anonim. Tapi bukan sama sekali hilang kan hasrat itu  :-[





















ya ya ya ya ya ya ya ya ...
tpi di luar konteks neh..
di negara luar selain indonesia boleh kok??? ??? ???
mereka berani berbuat berani bertanggung jawa ;D ;D ;D ;D ;D
*Image Removed*
[/s][/pre][/i]

khairus saman

mungkin karena sekarang kamu udah pernah merasakan yang sesungguhnya, sehinggah kebiasaan itu kemudian hilang dengan sendirinya...

anonim

Kutip dari: Huriah M Putra pada Januari 13, 2011, 07:08:17 PM
Kutip dari: anonim pada Januari 11, 2011, 07:59:45 PM
Ajaibnya, Sensitivitas di sekitar alat vital, yg sebelumnya sangat gampang terangsang, secara berangsur-angsur menurun. Dan pada akhirnya bahkan menjadi minimal (normal)
Hati2..
Sedikit lagi jadi impotensi.

Kutip dari: anonim pada Januari 11, 2011, 08:20:12 PM
PS: trims atas link-nya tapi saya kira saya tidak perlu membacanya, ,,,,,,karena pasti isinya tidak berdasar....penuh dg tipu-tipu....Hoax....he he
Haah??
Mantap sekali anda.
Di waktu saya yang gak banyak ini lagi, saya sempat2kan untuk mencari link agar dapat berbagi ilmu dan anda mengatakan kalau pasti HOAX dan penuh tipu2 dan tidak berdasar?
Dengan pengetahuan anda yang NIHIL dari tulisan anda, anda bisa berkata begitu.
Selamat...
Anda saya kasih -100 IQ.

"According to the McKinley Health Center at the University of Illinois, masturbation (which they defined as touching one's own sex organs for pleasure) reduces stress, induces sleep, and can help people to become familiar and comfortable with their body."

Saya mengatakan: bahwa pernyataan ini benar untuk JANGKA PENDEK (dan jika masturbasi itu jarang dilakukan),

tetapi pernyataan itu menjadi salah ketika intensitas masturbasi meningkat terutama ketika memasuki tahap kompulsif.

Dalam kondisi yg terahir ini, maka pernyataan itu menjadi terbalik yaitu: sering stress, gelisah sehingga harus onani dulu sebelum tidur, dan fisik menjadi lesu.



"Contrary to what some people think, the McKinley Health Center said masturbation does not lead to insanity or hair growing on the palms."

Pernyataan ini adalah KEBENARAN.



"It added that it does not drain excessive energy from the body."

Lagi, pernyataan ini benar ketika masturbasi jarang dilakukan.

Pernyataan ini menjadi salah ketika masturbasi dilakukan secara kompulsif.


"There are no harmful side effects of masturbation,"

Ini juga bersifat relative tergantung pada intensitasnya. Jadi ini BUKAN KEBENARAN.


"it said, adding that regardless of cultural attitudes and values, masturbation has been found in all societies."

Itu adalah KEBENARAN.

"Here are some myths that McKinley said are unfounded in medical and social science:
•   Only people who cannot find sexual partners, or who are socially inadequate, masturbate
Itu Gak Penting.
•   Masturbation leads to physical problems such as mental illness and growing hair on your palms
Saya sudah mengomentari mengenai ini sebelumnya.
•   Masturbation "ruins" a person for partner sex
Ini tidak sesuai dg pembahasan di thread ini.
•   Men will run out of semen or sperm if they masturbate excessively
BENAR bahwa ini adalah mitos (kebohongan)
•   Others, including medical doctors and sexual partners, will be able to tell if you masturbate.
Ini juga BENAR = ini adalah hebohongan.

Komentar anda?

anonim

Artikel itu adalah HOAX

tapi di dalam artikel itu ada link: [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

dan di bagian akhir artikel itu ada tulisan:


"CAN A PERSON BECOME ADDICTED OR MASTURBATE TOO MUCH?

People often wonder about the normal amount of masturbation. Each person must decide for himself or herself how much to masturbate. Professionals agree that there are no physical or mental implications for frequent masturbation, unless it is symptomatic of an obsessive/compulsive disorder (OCD). Symptoms of OCD are repeatedly performing a behavior to the extent that it interferes with daily functioning, professional responsibilities, or personal relationships.
Behaviors that are performed to reduce stress or alleviate tension, including masturbation, are not considered symptomatic of a disorder unless they interfere with a person's daily personal or professional life or hinder a person from fulfilling their responsibilities and commitments."


saya mengatakan: You have to read that very carefully with all of your ability to understand it!

anonim

Well, setidaknya saya dapat masukkan bahwa tampaknya faktor usia (faktor alami) tidak terlalu berperan disini.

Jadi, sementara ini saya menyimpulkan bahwa mengahiri KETAGIHAN adalah sesuatu yg bisa dipelajari dan dipraktekkan.......


riandono

kalo dirasa ada yg salah ya didiskusikan, jangan asal ngomong HOAX!

kalo sampai masturbasi itu dirasa mengganggu saya rasa lebih penting mencari penyebab kecanduannya daripada sekedar menekan aktivitas masturbasi.

anonim

Kutip dari: riandono pada Januari 15, 2011, 04:48:34 PM
kalo dirasa ada yg salah ya didiskusikan, jangan asal ngomong HOAX!


Apakah anda mengerti arti kata HOAX?

Definisi HOAX diambil dari [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.] paragraph 13th :

"The essential characteristic of a hoax is that it convey information that is, although FALSE, at least SOMEWHAT CREDIBLE."

Apakah anda pernah berfikir, berapa banyak orang yg termakan oleh berita bohong semacam ini?

Kutip dari: riandono pada Januari 15, 2011, 04:48:34 PM
kalo sampai masturbasi itu dirasa mengganggu saya rasa lebih penting mencari penyebab kecanduannya daripada sekedar menekan aktivitas masturbasi.

Teori yg anda kemukakan ini benar. Tapi pada umumnya orang2 bingung bagaimana mempraktekannya???


anonim

Saya ingin meluruskan lagi,  Bahwa disini kita tidak memperdebatkan baik atau buruk, boleh atau tidak, dosa atau tidak.


Melainkan saya bertanya mengenai Masa aktif seksual yg saya curigai sebagai salah satu penyebab sehingga saya bisa berhenti.

Dan saya pikir jawabannya sudah cukup jelas.


Dan iya, saya juga telah menyampaikan beberapa pernyataan.

Jadi bagi saya ini sudah selesai.

Tapi jika ada yg ingin melanjutkan silahkan......