Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

April 24, 2021, 09:38:07 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139629
  • Total Topik: 10389
  • Online Today: 146
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 43
Total: 43

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Mengenal Lebih Jauh Tentang Osteoporosis Beserta Gejala dan Penyembuhannya  (Dibaca 4707 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Prasuke

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 9
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
Penyakit osteoporosis sering disebut sebagai silent disease karena proses kepadatan tulang berkurang secara perlahan (terutama pada penderita osteoporosis senilis) dan berlangsung secara progresif selama bertahun-tahun tanpa kita sadari dan tanpa disertai adanya gejala.

Gejal-gejala baru timbul pada tahap osteoporosis lanjut, seperti:
•   Mudah patah tulang
•   punggung yang semakin membungkuk
•   hilangnya tinggi badan
•   nyeri punggung

Jika kepadatan tulang sangat berkurang sehingga tulang menjadi hancur, maka akan timbul nyeri tulang dan kelainan bentuk. Hancurnya tulang belakang menyebabkan nyeri punggung menahun. Tulang belakang yang rapuh bisa mengalami hancur secara spontan atau karena cedera ringan.
Biasanya nyeri timbul secara tiba-tiba dan dirasakan di daerah tertentu dari punggung, yang akan bertambah nyeri jika penderita berdiri atau berjalan. Jika disentuh, daerah tersebut akan terasa sakit, tetapi biasanya rasa sakit ini akan menghilang secara bertahap setelah beberapa minggu atau beberapa bulan.

Beberapa cara mendiagnosa osteoporosis sebelum terjadinya patah tulang :
1. Densitometer (Lunar)  adalah Pemeriksaan kepadatan tulang
2. Densitometer-USG atau  screening awal penyakit osteoporosis.
3. Pemeriksaan laboratorium untuk osteocalcin dan dioksipiridinolin

Penyebab Osteoporosis
1. Osteoporosis postmenopausal terjadi karena kekurangan estrogen (hormon utama pada wanita), yang dikarenakan menpouse.
2. Osteoporosis senilis merupakan akibat dari kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia
3. Osteoporosis sekunder yang disebabkan oleh keadaan medis lainnya atau oleh obat-obatan.
4. Osteoporosis juvenil idiopatik merupakan jenis osteoporosis yang penyebabnya tidak diketahui.

Faktor Risiko Terkena Osteoporosis
1. umur
2. keturunan penderita osteoporosis
3. gaya hidup seperti :
   - sering mengkonsumsi minuman bersoda
   - sering mengkonsumsi minuman berkafein dan berakohol
   - merokok
   - malas berolahraga
   - kurang kalsium
   - bobot tubuh yang cenderung ringan (kurus)
« Edit Terakhir: Januari 28, 2011, 12:57:44 PM oleh reborn »

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
3 Jawaban
4306 Dilihat
Tulisan terakhir April 19, 2009, 02:26:11 AM
oleh Rosyid
0 Jawaban
22910 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 25, 2009, 02:15:20 AM
oleh Alicha
7 Jawaban
32547 Dilihat
Tulisan terakhir September 22, 2012, 07:51:24 AM
oleh nʇǝʌ∀
1 Jawaban
778 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 20, 2018, 07:00:26 AM
oleh IPAkin
0 Jawaban
626 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 19, 2017, 04:05:58 AM
oleh Fauzi27