Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juli 07, 2022, 02:15:01 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 38
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 18
Total: 18

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Microparticles (MPs) penyebab Preeclampsia/eclampsia

Dimulai oleh reborn, Maret 18, 2007, 04:04:08 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

reborn

Definisi

Preeclampsia adalah toksemia pada wanita hamil yang ditandai oleh adanya hipertensi, edema dan proteinuria.
Eclampsia adalah konvulsi dan koma yang terjadi pada wanita hamil atau setelah melahirkan dengan disertai preeclampsia.

Preeclampsia/eclampsia biasanya terjadi pada umur kehamilan 20 minggu atau masa nifas (segera setelah masa kelahiran). Gejala ini juga dapat ditemukan sebelum 20 minggu bila terjadi penyakit trofoblas.

Predisposisi

meningkat pada primigravida, umur yang ekstrem, kehamilan kembar,

Komplikasi

Komplikasi tergantung dari berat ringannya Preeclampsia/eclampsia. Yang paling sering ditemukan adalah oligouria yang bertanggung jawab atas berbagai komplikasi lainnya. Karena ini biasanya perlu dipasang kateter menetap (Foley kateter). Penyebab utama kematian pada Preeclampsia/eclampsia adalah penimbunan cairan di paru-paru akibat kegagalan jantung kiri. Sebab lainnya adalah pendarahan otak, terganggunya fungsi ginjal, dan masuknya isi lambung ke dalam saluran pernapasan. Pada pre dan eklamsia berat, perlu dirawat di rumah sakit. Biasanya akan dipikirkan untuk mengakhiri kehamilan karena harapan hidup janin tak besar dan gejala hilang segera setelah janin diangkat.

Etiologi

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab gejala ini. Para ahli menduga penyebabnya adalah suatu substansi, disebut “microparticles”, dalam protein yang dilepaskan plasentai.

Seth Guller (Yale School of Medicine) dalam percobaan yang dilakukannya baru-baru ini menemukan adanya plasminogen activator inhibitor-1 (menyebabkan clotting pada permbuluh darah) dalam protein yang diambil dari plasenta penderita preeclampsia. Mereka juga menemukan adanya  Flt-1 yang menghambat pertumbuhan pembuluh darah serta plasminogen activator inhibitor-2 dengan konsentrasi yang sangat tinggi (protein ini belum diketahui fungsinya).

Dalam risetnya, Seth Guller baru mencoba mencari faktor-faktor spesifik dalam protein plasenta yang menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah ibu hamil.

Abstract #574: Microparticles (MPs) Shed from Human Placenta Contain Anti-Fibinolytic and Anti-Angiogenic Compounds: Complications in Preeclampsia. (Saturday, March 17, 12:45 p.m. ET)

Baca juga : [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]