Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 02, 2022, 01:44:06 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 50
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 38
Total: 38

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas

Dimulai oleh reborn, Juni 29, 2008, 01:00:43 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

reborn

Mungkin sebagian besar kita udah denger soal pemalsuan (lagi) di Indonesia. Kali ini oplosan minyak goreng curah dicampur oli bekas.
Minyak jelantah dan oli bekas dipanaskan sampai terpisah antara endapan dan cairan beningnya kemudian masing-masing disaring. Minyak jelantah yang sudah terpisah disaring dan ditambahkan tepung terigu dan mentega dengan takaran suka-suka. Tujuannya agar warna dan tampilannya mirip minyak goreng asli. Terus  oli bekas yang sudah disaring ditambahkan ke dalam minyak goreng tadi dengan maksud menambah jumlah volume sehingga semakin banyak hasil yang diperoleh. Yang menyeramkan, kabarnya ada juga oplosan yang ditambahkan hidrogen peroksida (H2O2) untuk pemutih (bleaching) atau senyawa benzena yang merupakan zat karsinogenik (penyebab kanker).

Minyak goreng oplosan oli bekas ini sulit dibedakan dengan minyak goreng murni. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah :
- Berbau tengik.
- Berwarna lebih gelap dari minyak goreng asli.
- Terdapat endapan didasar minyak (berasal dari tepung terigu).
- Pada saat dipanaskan, minyak goreng oplosan tersebut mengeluarkan banyak asap, mengeluarkan bau, ada buih, dan warnanya berubah agak kehitaman.

Melnick

ckckck..
makin "pinter" aja orang Indonesia yah..  :(
"Crystals are like people, it is the defects in them which tend to make them interesting!" -Colin Humphreys.

@melissaniken ;D

bluesky

 >:(

eh busyet dah...menyeramkan...

thanks infonya,

memang kayaknya sekarang orang lebih pilih yang branded daripada murah tapi ngasal...
yang suka di lab silahkan masuk ke...

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Hendy wijaya, MD

Edan tenan..
Wah harus ati2 nih pilih minyak goreng..thanx banget brur infonya..
Inilah dampak kemiskinan, orang berlomba2 mempertahankan hidup dengan cara apapun, mengahalalkan segala cara..
Tantum valet auctoritas, quantum valet argumentatio