Forum Sains Indonesia

Ilmu Terapan => Kesehatan => Topik dimulai oleh: reborn pada Juni 29, 2008, 04:00:43 PM

Judul: Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas
Ditulis oleh: reborn pada Juni 29, 2008, 04:00:43 PM
Mungkin sebagian besar kita udah denger soal pemalsuan (lagi) di Indonesia. Kali ini oplosan minyak goreng curah dicampur oli bekas.
Minyak jelantah dan oli bekas dipanaskan sampai terpisah antara endapan dan cairan beningnya kemudian masing-masing disaring. Minyak jelantah yang sudah terpisah disaring dan ditambahkan tepung terigu dan mentega dengan takaran suka-suka. Tujuannya agar warna dan tampilannya mirip minyak goreng asli. Terus  oli bekas yang sudah disaring ditambahkan ke dalam minyak goreng tadi dengan maksud menambah jumlah volume sehingga semakin banyak hasil yang diperoleh. Yang menyeramkan, kabarnya ada juga oplosan yang ditambahkan hidrogen peroksida (H2O2) untuk pemutih (bleaching) atau senyawa benzena yang merupakan zat karsinogenik (penyebab kanker).

Minyak goreng oplosan oli bekas ini sulit dibedakan dengan minyak goreng murni. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah :
- Berbau tengik.
- Berwarna lebih gelap dari minyak goreng asli.
- Terdapat endapan didasar minyak (berasal dari tepung terigu).
- Pada saat dipanaskan, minyak goreng oplosan tersebut mengeluarkan banyak asap, mengeluarkan bau, ada buih, dan warnanya berubah agak kehitaman.
Judul: Re: Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas
Ditulis oleh: Melnick pada Juni 30, 2008, 03:34:45 AM
ckckck..
makin "pinter" aja orang Indonesia yah..  :(
Judul: Re: Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas
Ditulis oleh: bluesky pada Juli 12, 2008, 03:29:16 AM
 >:(

eh busyet dah...menyeramkan...

thanks infonya,

memang kayaknya sekarang orang lebih pilih yang branded daripada murah tapi ngasal...
Judul: Re: Oplosan minyak goreng curah dan oli bekas
Ditulis oleh: Hendy wijaya, MD pada Oktober 31, 2009, 01:17:01 PM
Edan tenan..
Wah harus ati2 nih pilih minyak goreng..thanx banget brur infonya..
Inilah dampak kemiskinan, orang berlomba2 mempertahankan hidup dengan cara apapun, mengahalalkan segala cara..