Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Juli 30, 2021, 04:50:15 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139658
  • Total Topik: 10400
  • Online Today: 86
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 62
Total: 62

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Paru-paru basah  (Dibaca 45447 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.406
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
Re: Paru-paru basah
« Jawab #15 pada: Juli 04, 2010, 10:51:04 AM »
paru2nya gawat? hehehe.....harusnya sih ga begitu.....munculnya tiba2 ya? kapan aja waktu munculnya? tiba2 menghilang? apa sakitnya bertambah saat menarik nafas?
Best Regards,


Astrawinata G

Offline Fhydha_099

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 150
  • IQ: 24
  • Gender: Wanita
  • Bubble Gummy ... :-D
    • Bubble Gummy Blog's
Re: Paru-paru basah
« Jawab #16 pada: Juli 04, 2010, 10:53:05 AM »
Paru paru basah

Paru-paru basah merupakan istilah di masyarakat yang sering digunakan dokter/petugas medis untuk menunjukkan kelainan pada rongga paru-paru yang terisi cairan paru-paru. Proses yang sebenarnya terjadi adalah proses peradangan. Kenapa disebut basah, karena memang paru-paru terisi cairan radang.

Penyebab cairan tersebut bisa macam-macam, misalnya :
1.Infeksi (TB paru, pneumonia, dll)
2.Tumor paru (baik yang asalnya dari paru-paru maupun proses penjalaran dari tumor di tempat lain)
3.Trauma (misal hantaman benda tumpul di rongga dada, dll)

Peradangan pleura di Indonesia paling sering disebabkanpenyakit TBC. Radang di dalam paru-paru ini akan menembus pleura yang lalu menimbulkan cairan. Selain TBC, cairan bias muncul bila paru-paru terkena bronkhitis, tumor, bahkan masalah di luar paru-paru, seperti demam berdarah, kekurangan albumin, dan lain-lain. Cairan muncul karena peradangan paru-paru mengganggu permeabilitas (keadaan zat yang memungkinkan lewatnya zat lain) pembuluh darah dan saluran getah bening di daerah tersebut sehingga cairan merembes masuk. “Perlu diingat, cairan tersebut bukan merupakan lendir dari saluran napas atas yang turun ke bawah, tetapi muncul karena peradangan, ”katanya. Tingkat bahaya penyakit ini tergantung pada penyakit dasarnya. Bila disebabkan tumor atau kanker, maka sangat berbahaya. Sedangkan bila karena TBC, infeksi nonspesifik, kekurangan albumin, atau kuman demam berdarah, biasanya tidakterlalu serius

Masyarakat biasanya mengaitkan hal tersebut dengan kebiasaan mandi malam hari, tidur di tempat dingin, berkendaraan motor di malam hari atau dihubungkan dengan kipas angin. Sebetulnya tidak ada kaitan secara langsung.

Kalau paru-paru basah karena posisi infeksi misalnya, penderita harus terpapar terlebih dahulu dengan bakteri/virus yang berkembang di tempat yang menyebabkan penyakit tersebut.
Mengenai menular tidaknya kelainan tersebut, tergantung penyebabnya. Sebagian besar proses infeksi pada paru-paru bisa menular melalui udara, apalagi TBC. Yang paling populer dan diketahui masyarakat biasanya paru-paru basah hanya dimaksudkan untuk penyakit TB paru.
Penyakit TBC atau tuberkulosis merupakan penyakit paru-paru yang sering menyerang anak-anak usia bawah lima tahun (balita), orang dewasa dan tergolong mudah menular. Penyebab bakteri Mikobakterium tuberkulosa, yang berbentuk batang dan tahan asam sehingga sering dikenal sebagai bakteri tahan asam (BTA). Bakteri ini merupakan bakteri yang kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya.

TBC biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang bagian tubuh lain, seperti kelenjar getah bening, selaput otak, tulang, dan lain-lain.

Masa inkubasi (berjangkit) kuman TBC di mulai sejak ia masuk kedalam tubuh sampai memperlihatkan gejala, kira-kira 2 – 10 miggu. Penularan ini dapat melalui pernapasan, percikan ludah dan dahak penderita saat batuk, bersin atau bicara.

Adapun gejala klinis penyakit TB Paru di bagi menjadi dua, yaitu gejala salura napas (respiratorik) dan gejala tubuh secara luas (sistemik).

Gejala saluran napas (respiratorik), antara lain :
1.Batuk disertai dahak selama 3 minggu atau lebih.
2.Kadang dahak keluar bercampur darah.
3.Sesak napas dan nyeri dada.

Gejala tubuh secara luas (sistemik), antara lain :
1.Nafsu makan berkurang.
2.Berat badan menurun atau menjadi kurus.
3.Demam lebih dari 1 (satu) bulan.
4.Berkeringat di malam hari, meskipun tidak melakukan kegiatan.

Untuk mencegah agar tidak terjangkit lagi, kita juga harus mengetahui mata rantai penularannya. Jika seorang penderita TBC berbicara, meludah, batuk atau bersin, maka kuman TBC yang berada di dalam paru-paru akan menyebar ke udara. Bakteri TBC tersebut dapat dihirup oleh orang lain yang berada di sekitarnya.

Pasti banyak di antara kita yang memiliki ruang santai dengan karpet yang menghampar sehingga kita sering tertidur dengan hanya beralaskan karpet bahkan tidur di lantai. Bahkan banyak juga yang masih menggunakan kasur langsung beralaskan lantai. Sebaiknya bagi yang memiliki kebiasaan tidur seperti di atas harus mulai waspada jika merasakan gejala sering sesak napas, batuk-batuk berdahak, dan nyeri dada. Bisa jadi gejala itu adalah tanda-tanda paru-paru basah.Bagi yang belum mengalami gejala di atas, sebaiknya ganti cara istirahat tidurnya. “Sebaiknya gunakan ranjang yang agak tinggi karena ranjang yang tinggi akan menghindarkan dari menghirup uap air yang berasal dari lantai. Namun bagi yang sudah merasakan gejala di atas, berhati-hatilah dan segera periksa ke dokter. Biasanya seseorang yang dinyatakan menderita paru-paru basah akan menjalani terapi hingga 6 bulan. Bila benar dinyatakan menderita paru-paru basah, atau merasa mengalami gejala sesak napas, batuk dan sebagainya,
Cara menyembuhkan TBC adalah minum obat secara teratur sesuai anjuran dokter, sampai dinyatakan sembuh dengan serangkaian pemeriksaan ulang. Memang terkadang terasa berat minum obat tersebut karena memakan waktu berbulan-bulan.


Sedang cara pencegahannya dengan menjalankan pola hidup sehat, antara lain : makan bergizi seimbang, mejaga kebugaran tubuh, istirahat cukup dan jangan tidur larut malam, jangan merokok (pasif atau aktif) dan membuka jendela rumah pagi sampai sore hari.

Adapun Prof. dr Hembing menyarankan dengan cara herbal untuk pengobatan. Misalnya, daun Pegagan dan daun Sambiloto. Herbal ini terbukti mampu membantu penyembuhan paru-paru basah. Biasanya pengaruh yang dirasakan pertama adalah hilangnya rasa sesak napas dan nyeri pada dada.

Penerapan personal hygiene (kebersihan individual) juga memegang peranan penting, seperti bila batuk harus menutup mulut agar keluarga dan orang sekitar tidak tertular, jangan meludah di sembarang tempat, dan lain-lain.
http://cah-cikrik.blogspot.com/2009/10/tentang-paru-paru-basah.html

Offline Takagi Fujimaru

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 921
  • IQ: 47
  • Gender: Pria
  • Falcon is flying...
Re: Paru-paru basah
« Jawab #17 pada: Juli 04, 2010, 11:09:03 AM »
paru2nya gawat? hehehe.....harusnya sih ga begitu.....munculnya tiba2 ya? kapan aja waktu munculnya? tiba2 menghilang? apa sakitnya bertambah saat menarik nafas?
random. Kadang terasa kadang engga. Kadang pas malem2 ketawa2 liat acara TV terasa. Besoknya udah engga. Pas naik motor, kadang tiba2 sakit. Aneh...
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

Offline Astrawinata G

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 1.406
  • IQ: 50
  • Gender: Pria
Re: Paru-paru basah
« Jawab #18 pada: Juli 04, 2010, 01:42:06 PM »
saya juga dulu pernah alami yang kayak gitu. tiba2 sakit seperti ditusuk gitu. hahaha, kirain sakit jantung lagi dulu, tapi ternyata hilang sendiri Mas :D kenapa ya bisa gitu? saya juga heran.....sekarang sih sudah tidak pernah muncul lagi Mas :)

Offline fima

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 1
  • IQ: 1
Re: Paru-paru basah
« Jawab #19 pada: Agustus 11, 2010, 11:25:51 AM »
wah bener saya juga sering kesakitan seperti ketusuk2.....?>???

Offline Alilanthoq

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 16
  • IQ: 3
Re: Paru-paru basah
« Jawab #20 pada: Agustus 15, 2010, 05:05:52 PM »
aku tau nih, kalau paru-paru basah itu sama dengan PNEUMONIA, pembenaran dari mana itu mas "syx"

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
9 Jawaban
7473 Dilihat
Tulisan terakhir September 05, 2010, 05:26:35 AM
oleh Astrawinata G
Paru-paru

Dimulai oleh Farabi « 1 2 » Kesehatan

16 Jawaban
7575 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 11, 2011, 06:44:15 AM
oleh Logan
2 Jawaban
3250 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 04, 2011, 09:46:55 AM
oleh Astrawinata G
0 Jawaban
8227 Dilihat
Tulisan terakhir September 04, 2013, 02:45:00 AM
oleh eunikedesika
0 Jawaban
1823 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 28, 2014, 07:10:25 AM
oleh liviapangdoko