Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 01, 2022, 06:01:31 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 30
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 22
Total: 22

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penyakit kelamin

Dimulai oleh Farabi, September 14, 2011, 08:06:46 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Farabi

Jangan ngeremehin penyakit kelamin gan
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Hati hati. Jangan sex sembarangan, udah kena ga akan bisa sembuh lagi. Dan proses kematiannya panjang dan menyiksa.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

syx

apa sih penyakit kelamin itu? apakah penyakit pada genital atau penyakit yang ditularkan karena aktivitas seksual (sexually transmitted disease)?

Farabi

Tidak tahu, tapi itu parah sekali. Dan menyerang daerah kelamin.
Yang saya maksud, penyakit daerah genital dan menyebar melalu hubungan seks.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

syx

apakah selalu menyebar melalui hubungan seks? apa tidak mungkin terjadi karena penyakit lain, misalnya autoimun atau kurang memperhatikan higiene?
daerah genital, terutama vagina, kan banyak dihuni oleh jutaan jenis mikroorganisme. ada yang bersifat baik, oportunis, ato patogen. dalam kondisi normal, bakteri baik dominan, bersama sistem imun menekan populasi yang jahat, dan si oportunis tidak berani berbuat macam-macam. dalam kondisi tertentu, misalnya saat imunitas melemah karena autoimun atau penyakit lain yang dapat menurunkan imunitas tubuh, si baik kewalahan mengatasi si jahat, apalagi si oportunis ikut-ikutan bikin onar. akibatnya kondisi pasien memburuk. IMO, penyakit genital tidak selalu STD, tetapi STD umumnya adalah penyakit genital.

syx

Kutip dari: Farabi pada September 14, 2011, 08:06:46 PM
..., udah kena ga akan bisa sembuh lagi.
memang ada baiknya menghindari seks bebas. di sini saya tidak bahas masalah moralitas, tetapi lebih pada penyakitnya. faktor yang menunjang kesembuhan ada beberapa, misal ketersediaan obat, kecepatan penanganan, kondisi penyakit dll. beberapa penyakit STD dan genital dapat disembuhkan, utamanya jika pada masa awal segera mengalami perawatan. misalnya aja keputihan. tapi kalo udah parah seperti pada gambar yang disajikan tingkat kesembuhannya makin mengecil.
btw, kenapa ada gambar penyakit pada payudara juga? kan bukan organ genital...

Farabi

Yah gambar lainnya ikut terbawa.
Memang sebaiknya jangan seks sembarangan, sangat berbahaya.
Konon penyakit seks bakteri pemakan daging adanya di daerah dubur, kalau sampe masuk ke vagina bisa sangat berbahaya, tapi ini masih katanya, belum ada bukti lain. Tapi masalah bakteri pemakan daging, memang pernah ada.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Farabi

Ribuan remaja di Jakarta menderita penyakit kelamin diduga akibat maraknya pelacuran, perubahan pola pergaulan dan kurangnya pendidikan seks. Data mengejutkan tersebut diungkap oleh Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ida Bagus Nyoman Banjar, Jumat, 15 Oktober 2010.

Bila parah penyakit kelamin bisa menjalar keseluruh tubuh seperti ini

Bila parah penyakit kelamin bisa menjalar keseluruh tubuh seperti ini

Secara keseluruhan, kata dia, angka penderita penyakit kelamin di Jakarta berjumlah 9.060 orang, dengan rincian 5.051 orang berjenis kelamin perempuan dan sisanya pria. Dari total jumlah penderita tersebut, 3,007 di antaranya masih berusia antara 14 dan 24 tahun. Jenis penyakit kelamin yang mereka derita antara lain, herpes, infeksi jamur, syphilis, vaginitis, bisul pada alat kelamin atau HPV, kutu kelamin, kutu di bawah kulit, dan AIDS.

Banyaknya penderita penyalit kelamin pada kalangan remaja, menurut Nyoman Banjar, karena maraknya praktik prostitusi dan perubahan pola pergaulan. "Kebanyakan penyakit kelamin ini ditimbulkan dari pola seksual yang salah, sehingga jika tidak diwaspadai maka akan berpotensi pada HIV/AIDS."

Nyoman Banjar menduga jumlah penderita penyakit kelamin di Jakarta lebih dari 9.060 orang, mengingat masih banyak orang yang malu menjalani pengobatan ke rumah sakit atau pun ke Puskesmas. Menurut Danang Triwahyudi, dokter spesialis kulit dan kelamin di Rumah Sakit Dharmais dan Metropolitan Medical Center, makin meningkatnya penderita penyakit kelamin ini karena pendidikan seks yang kurang. "Dan itu terjadi bukan hanya di Jakarta tetapi di Indonesia. Coba mana pernah ada pendidikan seks di sekolah, apalagi di rumah," kata Danang, Jumat 15 Oktober 2010.

Dia menambahkan, yang sering dan kerap terjadi adalah larangan, bukan pendidikan seks. "Yang banyak terjadi adalah, ini jangan itu jangan. Padahal seharusnya, kalau mau begini, harus begini, kalau mau begitu, harus begitu." Pentingnya seks aman dan sehat seharusnya diberitahukan sejak awal, bukan hanya larangan. "Sulit kalau semuanya ditabukan tanpa ada pemberitahuan bagaimana yang sebenarnya," kata Danang

Menjadi makin dilematis ketika pemberitahuan tentang seks yang benar malah dianggap menganjurkan. "Padahal itu dua hal yang berbeda," katanya. Psikolog yang juga Direktur N Consultant, Rinny Soegiyoharto, mengatakan hal senada. Remaja kini banyak yang terkena penyakit kelamin karena mereka belum atau tidak memiliki pemahaman yang baik dan benar mengenai kesehatan reproduksi, terkait perilaku bersih dalam memperlakukan alat kelamin.

Apabila pemahaman yang benar dan baik tentang perilaku bersih dan sehat dalam memperlakukan alat-alat reproduksi atau kelamin sudah dimiliki, mereka tentu juga akan memahami bahwa perilaku seksual secara sembarangan dapat merusak dirinya dan alat-alat reproduksinya. Pada dasarnya, kata Rinny, dorongan dan rangsangan seksual ada dalam setiap manusia, bahkan sejak usia anak-anak. Sehingga, tanpa pengarahan yang benar soal itu, misalnya bahwa alat kelamin harus diperlakukan dengan sehat dan bertanggung jawab–juga bahwa dorongan seksual harus dimaknai sebagai hal positif untuk disalurkan dalam aktivitas yang positif remaja akan mudah terjerumus ke pergaulan bebas.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

syx

Kutip dari: Farabi pada September 16, 2011, 09:33:12 PM
Konon penyakit seks bakteri pemakan daging adanya di daerah dubur, kalau sampe masuk ke vagina bisa sangat berbahaya, tapi ini masih katanya, belum ada bukti lain. Tapi masalah bakteri pemakan daging, memang pernah ada.
menarik... kapan hari ada masalah virus pemakan otak di amrik. sekarang bakteri pemakan daging. tapi sepertinya penyakit ini bisa disebabkan oleh bakteri yang sudah ada dalam usus kita. istilahnya adalah bakteri oportunistik yang menunggu kesempatan untuk bisa menyebabkan penyakit, misalnya dalam kondisi daya tahan tubuh yang menurun.
kalo asalnya dari saluran cerna (dubur), tidak perlu seks bebas pun bisa terjadi. misalnya hubungan seks ngawur. abis dari seks anal langsung aja penis dimasukkan ke vagina. kontan aja bakteri dari rektum menyebar ke dalam vagina dan populasi bakteri jahat dan oportunistik yang tinggi menyebabkan sistem pertahanan yang dibangun tubuh dan kumpulan bakteri baik tidak mampu menahan serbuannya.

danzJr

penyakit kelamin itu lebih besar kemungkinan yang mana?
sesama jenis atau lawan jenis?

seperti yang kita tahu kalau homoseksual kan melakukannya dengan oral seks atau anal (melalui lubang dubur) dan lesbi melakukannya dengan forplay.
dan lawan jenis tentu dapat melakukan apa yang mereka mau...

jadi menurut pandangan anda mana yang lebih besar dan penjelasan ilmiahnya  :D
[move]sesuatu itu dimulai dari mimpi, diusahakan dan menjadi kenyataan[/move]