Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

November 30, 2021, 04:27:51 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 50
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 13
Total: 13

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Selaput Ikan untuk Sembuhkan Telinga Astronot  (Dibaca 1935 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline raisuien

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.359
  • IQ: 334
  • Gender: Pria
Selaput Ikan untuk Sembuhkan Telinga Astronot
« pada: Maret 08, 2010, 11:51:08 PM »
Bekerja dalam kondisi tanpa gravitasi di stasiun luar angkasa ternyata tidak senyaman yang terlihat. Kondisi itu kerap membuat astronot mual dan ingin muntah, bahkan fungsi organ telinga dalam terganggu. Kini ikan, keong, dan binatang lainnya bisa membantu peneliti memahami, tinggal di luar angkasa bisa merusak organ telinga dalam, baik permanen maupun sementara.

Para ahli menemukan, bagian dalam telinga ikan toadfish sangatlah peka terhadap pergerakan yang paling lembut sekalipun. Dan, otak toadfish bisa memperkuat ataupun memperlemah sinyal yang ditangkap oleh organ keseimbangan di bagian dalam telinganya. Karena manusia memiliki struktur organ telinga yang serupa, toadfish diyakini bisa memberikan petunjuk bagi para ahli tentang bagaimana telinga para astronot beradaptasi dengan lingkungan tanpa gravitasi. ”Anda bisa mencangkokkan bagian dalam telinga ikan ke telinga manusia dan telinga ikan itu akan terpasang dengan pas,” kata Richard Boyle, ahli biologi NASA Ames Research Center di Moffett Field, California.

Daya adaptasi telinga

Manusia kerap kali bisa menyesuaikan diri saat hidup dalam lingkungan tanpa gravitasi. Akan tetapi, organ telinga dalam mereka membutuhkan waktu adaptasi lebih lama ketika manusia kembali ke bumi dan mengalami gaya gravitasi.

Hingga kini, para ahli belum mengetahui cara untuk mempermudah adaptasi manusia yang baru kembali dari lingkungan tanpa gravitasi untuk jangka waktu yang lama.

Penelitian Boyle itu dipublikasikan melalui jurnal Proceedings of the National Academy of Science pada Februari.

Penelitian yang dipimpin Stephen Highstein, seorang ahli biologi kelautan di Marine Biological Laboratory di Woods Hole, Massachusetts, tersebut juga mengikutsertakan seorang ahli teknik biologi University of Utah di Salt Lake City, Richard Rabbitt.

http://sains.kompas.com/read/2010/03/08/08193842/Selaput.Ikan.untuk.Sembuhkan.Telinga.Astronot

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2500 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 10, 2008, 08:52:03 PM
oleh skuler
13 Jawaban
8038 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 30, 2009, 07:04:01 AM
oleh Hendy wijaya, MD
21 Jawaban
8020 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 13, 2010, 02:21:50 PM
oleh Huriah M Putra
9 Jawaban
4558 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 27, 2010, 03:18:22 PM
oleh Astrawinata G
3 Jawaban
3532 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 14, 2011, 12:58:03 AM
oleh syx