Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Januari 29, 2023, 10:33:15 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,651
  • Total Topik: 10,406
  • Online today: 43
  • Online ever: 1,582
  • (Desember 22, 2022, 06:39:12 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 21
Total: 21

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Tolong Bantuin Dong....

Dimulai oleh raisuien, Januari 22, 2010, 10:31:42 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

raisuien

Pagi ini, seorang bayi perempuan dilahirkan di RS melalui Sectio-Cessarian dari seorang ibu yang memiliki TD 160-180/100-120 sejak awal masa kehamilan. Umur gestasional bayi tersebut berkisar 42-43 minggu. Berat badan lahir 1800 gr, panjang badan 45 cm, lingkar kepala 32 cm, dan lingkar dada 33 cm.
Pemeriksaan fisik menunjukkan bayi tersebut tangisannya lemah, frekuensi jantung 125 X / menit, bayi menyeringai namun tidak batuk atau bersin saat dilakukan oral dan nasal suctioning.Bayi bergerak aktif dengan warna kulit badan kemerahan namun ekstremitas kebiruan. Pemeriksaan fisik pada menit ke 5 menunjukkan bayi tersebut menangis kuat, frekuensi jantung 138 X / menit, bayi batuk-batuk dan bersin pada waktu di suction, dan bergerak aktif, warna badannya kemerahan namun ekstremitas tetap kebiruan.

Vital Sign :

Temperatur : 36,5 oC
Respiratory rate : 55
Cardiac Rate : 138

pertanyaan saya adalah diagnosis apa yg paling tepat untuk bayi tersebut ???
Thanx....

Astrawinata G

bayinya lahir BBLR.....ekstremitas biru sih wajar karna ga nangis segera...btw kenapa di-SC? trus ibunya (pre)eklampsia?
Best Regards,


Astrawinata G

raisuien

ntahlah...
d soalnya begitu...
diagnosis nya BBLR..
apa ekstremitas biru masih dianggao normal ???
apakah bayinya harus diadakan pengobatan ?
adakah istilah dalam kedokteran untuk bayi seperti ini (yg lahir dgn berat kurang padahal masa gestasinya lebih dan karna pengaruh ibunya) ???
bayinya BBLR karna ibunya ihipertensi y ???

Astrawinata G

ekstremitas biru itu karena tanda hipoksia akibat terlambat nangis kuat.....oksigen ga nyampe dan akhirnya jadi sianosis :)

bayinya sihperlu diadakan pengawasan ketat, terutama jalan nafas, pernafasan dan aliran darahnya.

kondisi ini naa lainnya IUGR (intra uterine growth retardation) atau SGA (Small 'according to' Gestational Age) alias ukuran kecil menurut waktu kehamilan :)

salah satu komplikasi dari ibu yang hipertensi memang IUGR kok :)
Best Regards,


Astrawinata G

raisuien

owh...
gitu toh...
klo begitu perlu jg kan untuk mencukupi asupan gizi supaya bayinya jd lebih berat?
apakah bayi seperti perlu diterapi ???
klo y terapi / pemeriksaan pa ja yg dapat dilakukan ?

Astrawinata G

perlu asupan gizi juga dunk....periksa kadar gula darah, sel darah, suhu tubuh harus dijaga, keadaan paru2 juga dijaga. kalau dilihat dari si bayi, kayaknya mulai dari awal kehailan uda terjadi gangguan. bisa berua plasenta yang kecil, atau ibu yang kurang gizi, atau ibu yang (pre)eklampsia, dll...

terapinya sih yang penting harus dijaga ketat kondisi umumnya :) setahu saya sih begitu...jangan sampai kurang glukosa, kedinginan, paru2nya bermasalah, darahnya masalah, dll :D
Best Regards,


Astrawinata G

raisuien

apakah ibunya jg perlu asupan gizi ?
seperti makanannya dijaga agar TD nya tidak terlalu tinggi
dan apakah ibu yg mengalami hipertensi, bayi yg dilahirkan olehnya dapat BBLR padahal masa gestasi nya lebih ?

Astrawinata G

untuk ibu dengan hipertensi selama kehamilan, memang ditakutkan komplikasinya sang bayi akan menjadi terhambat tubuh kembangya selama di rahim. obat2an itu wajib untuk menurunkan hipertensinya (khusus untuk yang TD-nya sudah diatas 140/90). juga beri ibu antenatal care yang baik berupa makanan yang bergizi, tablet zat besi, selalu periksa kondisi janin secara teratur. persalinan bayi juga sebaiknya melalui jalur vagina daripada caesar. namun pada kasus dilakukan caesar, apakah mungkin sang ibu memang sudah eklampsia dan koma sehingga tidak bisa dilakukan pervaginam? ??? sayangnya kasus ini menekankan pada sang anak, bukan kondisi ibunya
Best Regards,


Astrawinata G

raisuien

jadi apakah prognosis untuk sang bayi bisa prognosis yg baik? atau malah buruk ?
dan apakah bisa terjadi komplikasi pada bayi yg lahir spt d atas ?
kalau bisa, komplikasi pa ja yg dapat terjadi pada anak ?
dan apakah hipertensi dr ibu bisa menurun pada janin ?

oh y... untuk skor APGAR 7 dinilai baik atau tidak ???
solanya ada literatur yg mengatakan APGAR 7 masih buruk dan jg ada yg mengatakan baik dan tidak memerlukan perawatan yg intensif...
apakah penilaian untuk APGAR pd menit pertama dan menit kelima tetap sama ? atau dapat berbeda ?

Astrawinata G

skor apgar 7 tentunya boleh diadakan perawatan intensif, tergantung darimana poin2 tersebut didapat. intinya relatif terhadap kondisi bayi pada saat itu. dan tentunya tidak ada salahnya dilakukan perawatan bila memang meragukan.

apgar menit pertama dan menit kelima bisa saja berbeda. pada kasus di atas aja uda beda :D apgarnya 7/9

nah, hipertensi sih memang bisa diturunkan secara genetik (saya tidak tau ada hubungan sex kelamin apa ga), masalahnya hipertensi selama kehamilan bisa berupa hipertensi dari sebelum hamil maupun yang baru didapat saat hamil dan kemudian sembuh begitu anaknya lahir :) gitu loh Mas :D

masalah prognosis sih bervariasi juga. tergantung kesigapan dari petugas kesehatan :) yang biasanya menjadi masalah adalah hipoglikemi, hipoksia, asfiksia, meconium aspiration syndrome, gangguan keseimbangan elektrolit, dll.

masalah jangka panjang juga bisa timbul. perkembangan neurologis anak biasanya akan terganggu, dan efek lain adalah masalah2 yang muncul ketika telah dewasa (penyakitnya adaaaaa aja.....jadi kayak bencana beruntun gitu ) :(
Best Regards,


Astrawinata G

r.a.n

Sepakat..ama bung astra...jangan sampe neonatus..itu jayuh dalm kondisi..hipoksia...hipoglikemia dan hipotermia...selebihnya oke..kok...Tapi..dilapangan...APGAR tuh rada nggak praktis...masak..bayi ngap-ngap..ditunggu ampe lima menit ...buat liat APGARnya....Biasanya yanh kayka gitu...udah kita evaluasi risiko..dari ibunya...jadi buat yang berisiko tinggi kita..udah antisipasi...
[move]"stem..cell apa BTKV..aduh bingung..???" [/move]

Astrawinata G

yupe Mas :) thanks buat tambahannya
Best Regards,


Astrawinata G

Huriah M Putra

Maaf kalo boleh nanya.. Mas r.a.n ini dokter ya?
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

syx

diskusi di sini mantep banget... banyak dokternya. kalo masalah diagnosa gini saya ga ikutan. ga ngerti ilmunya, maklum gagal masuk umpt. :D

Huriah M Putra

Buat info: Aku jelas bukan dokter, yang diatasku itu (Astra maksudnya) juga bukan dokter. Raisuien kalo gak salah masih kuliah. Tinggal mas r.a.n ini aj.. Kayaknya emank dokter beneran.
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]