Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Agustus 09, 2022, 05:04:40 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,760
  • Latest: Hormide
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 88
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 61
Total: 61

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Bau sampah

Dimulai oleh peregrin, November 23, 2011, 02:20:01 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

peregrin

Bau sampah secara umum dikenal sbg akibat dr proses pembusukan oleh mikroba yg menghasilkan gas metana. Proses pembusukan sendiri merupakan proses aerobik (membutuhkan oksigen). Namun, diketahui juga bahwa metanogenesis (pembuatan metana dg bantuan bakteri) merupakan proses anaerobik (tidak membutuhkan oksigen).

Jadi sebenarnya bagaimana reaksi pembentukan gas yg menghasilkan bau sampah tsb? Apakah prosesnya aerobik atau anaerobik? Apa ada kondisi lain yg diperlukan agar reaksinya berjalan optimal (misalnya, apa perlu jenis sampah tertentu? apa perlu pH tertentu? dsb). Hal ini tentu berdampak pada cara2 pengolahan gas dari sampah utk menghasilkan produk yg bermanfaat.

Adakah gas lain yg juga menyebabkan bau dan terjadinya ledakan gara2 tumpukan sampah?
Free software [knowledge] is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of 'free' as in 'free speech', not as in 'free beer'. (fsf)

topazo

Setahu saya, pengolahan aerob atau anaerob bukan tergantung jenis sampah, melainkan tergantung jenis mikroba pengurainya...
Jadi, kalau mau buat metana harus pake mikroba anaerob...

Nah, satau saya juga, metana itu tidak berbau, yang berbau itu gas2 sulfida yang mengandung sulfur dan juga dikeluarkan oleh bakteri2... Tapi gas sulfida ini sebetulnya sedikit lo, yang banyak adalah gas methane dan CO2...

Jadi kalau hasil akhir reaksi ada metananya = anaerob
Kalau jadi gas lain tapi tidak ada metananya = aerob

BSJS...
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

peregrin

#2
Kutip dari: topazo pada November 23, 2011, 05:18:19 PM
Nah, satau saya juga, metana itu tidak berbau, yang berbau itu gas2 sulfida yang mengandung sulfur dan juga dikeluarkan oleh bakteri2... Tapi gas sulfida ini sebetulnya sedikit lo, yang banyak adalah gas methane dan CO2...

Jadi baunya itu disebabkan krn ada sedikit gas sulfida dalam gas metana yg dihasilkan dr pembusukan sampah itu ya. Sulfida itu sebenarnya apa sih? Rumus kimianya gimana?

Kalau kita ingin memanfaatkan metana-nya saja, utk biofuel misalnya, tapi tdk ingin ada campuran sulfida-nya (biar ngga bau  ;D) kira2 bagaimana caranya ya?


Kutip dari: topazo pada November 23, 2011, 05:18:19 PM
Setahu saya, pengolahan aerob atau anaerob bukan tergantung jenis sampah, melainkan tergantung jenis mikroba pengurainya...
Jadi, kalau mau buat metana harus pake mikroba anaerob...

Jadi kalau hasil akhir reaksi ada metananya = anaerob
Kalau jadi gas lain tapi tidak ada metananya = aerob

Barangkali kurang jelas pertanyaan saya. Maksudnya, pertama2, bagaimanakah proses metanogenesis dg bantuan bakteri tsb? Apakah proses metanogenesis saja bisa menguraikan semua senyawa organik? Ataukah diperlukan juga proses kimia yg lain?
Nah trus, apa ada yg bisa kita lakukan agar jumlah metana yg dihasilkan itu optimal? Misalnya, apa ada pengaruh pH di sini?


Gitu dulu. Mohon bantuannya lagi yaa  :D

Free software [knowledge] is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of 'free' as in 'free speech', not as in 'free beer'. (fsf)

topazo

Waduh, sebetulnya saya bukan orang kimia madam ^ ^... Saya cuman pernah bikin dan mempelajari pembuatan kompos secara aerob dan anaerob... Tapi saya juga pernah nyari2 tentang ini...

Sulfida (S2-) adalah anion sulfur yang bisa bersenyawa dengan zat lain... Terus sulfida yang biasanya ada di gas dalam sampah:
Hidrogen sulfida H2S yang baunya seperti telur busuk,
dimethyl sulfida (CH3)2S seperti bau sampah, dan
Methanethiol atau methyl mercaptan CH3SH yang baunya seperti kol busuk, dan bertanggungjawab atas wanginya kentut hehehe...
Terus cara menghilangkan sulfur, setelah baca2... salah satunya dengan mensenyawakan sulfur tersebut dengan zat lain yang padat, jadi gas akhir akan bebas dari sulfur...
Contoh untuk H2S:
1. Fe2+ + H2S ---> FeS + 2 H+
2. Fe2O3.H2O + 3 H2S ---> Fe2S3 + 4 H2O
3. 2 Fe2S3 + 3O2 + 2 H2O ---> Fe2O3.H20 + 6S
(reaksi dapat dari [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.])

Di sini penyerapnya adalah besi... Untuk sulfida yang lain belum nemu...
BSJS...

Masalah metanogenesis, saya belum berani jawab... Takut salah...

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Farabi

Dan setahu saya, kadang wangi dan busuk cuma berbeda pada beberapa rantai saja, memang setelah dicek, tubuh memerlukan banyak oksigen untuk metabolisme. Busuk berarti merusak tubuh, dan wangi berarti dibutuhkan tubuh. Tapi kadang ada anomali, seperti bau terasi dsb.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.