Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 01, 2022, 03:24:20 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 30
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 55
Total: 55

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Gunung Es Raksasa Berpotensi Perlambat Perubahan Iklim

Dimulai oleh nʇǝʌ∀, Januari 16, 2016, 11:42:20 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

nʇǝʌ∀

diambil dari laman [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
bener gak ya kira-kira masuk sub-forum Kimia  :-\

Gunung Es Raksasa Berpotensi Perlambat Perubahan Iklim

Para ilmuwan telah membuat penemuan mengejutkan dengan menyatakan gunung es raksasa yang mencair sebenarnya justru dapat memperlambat pemanasan global.

Para ilmuwan telah membuat penemuan mengejutkan dengan menyatakan gunung es raksasa yang mencair sebenarnya justru dapat memperlambat pemanasan global. Gambar satelit menunjukkan, ketika gunung es raksasa mencair, mereka justru meninggalkan jejak nutrisi. Nutrisi ini akan merangsang pertumbuhan kehidupan laut, yang menyebabkan jutaan ton karbon akan diserap dari atmosfer. Ini adalah proses yang dikenal sebagai fertilisasi laut.

Profesor Grant Bigg, pakar oseanografi dari Universitas Sheffield, merupakan bagian dari tim peneliti yang menganalisis citra satelit dari sekitar 17 gunung es raksasa di Samudra Selatan. "Ini merupakan kejutan besar," katanya. "Ketika Anda melihat gunung es raksasa, pengaruh dari nutrisi yang berasal dari es yang mencair ini sebenarnya empat sampai 10 kali lebih besar dari yang bisa kita harapkan dari gunung es berukuran biasa," ujarnya.

Gunung es raksasa sedikitnya berukuran 18 kilometer dan bisa meninggalkan jejak nutrisi yang terentang hingga 1.000 kilometer. Tim peneliti menemukan bahwa gunung es raksasa mampu menyerap sekitar 10-40 juta ton karbon per tahun dengan menghasilkan lingkungan terapung yang pada gilirannya akan mempromosikan pertumbuhan algae dan organisme kecil lainnya yang dapat mengekstrak karbon dari atmosfer.

"Kami memperkirakan bahwa antara 5 dan 10 persen dari semua karbon, yang diekspor dari permukaan air di Samudra Selatan hingga ke laut dalam, pasti berasal dari gunung es ini yang menyebar dan menyuburkan perairan sebagai hasilnya dapat menyuburkan dan menghilangkan fitoplankton," tulis para peneliti.

Profesor Bigg mengatakan, tampaknya akan terjadi peningkatan proses fertilisasi lautan karena terdapat lebih banyak es yang mencair di Antartika. Namun, mungkin, mengingat dampak dari emisi gas rumah kaca, gunung es yang mencair itu tidak akan berpengaruh apa-apa dalam memperlambat kenaikan permukaan laut.

"Itu salah satu kekhawatiran utama," katanya. "Gunung es sendiri ketika telah berada lautan terbuka mungkin memiliki efek yang relatif baik ini. Namun, air tawar juga akan mengubah arus laut... dan itu bisa berdampak pada mekanisme Samudra Selatan," ujarnya.

(Bridget Brennan/Sumber: Australia Plus via [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.])


efek rumah kaca dapat diatasi dengan cara melubangi ozon yang berarti ujung-ujungnya mengancam nyawa kita juga. oh dilemma. ;D

                |'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''|
       __/""|"|--------nʇǝʌ∀ inc.------|
> (|__|_|!!|__________________|
      (o)!""""""(o)(o)!"""""""""""(o)(o)!

ytridyrevsielixetuls

well. secara alami, efek rumah kaca dapat teratasi dengan letusan gunung berapi.
[move]
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

Monox D. I-Fly

Sejujurnya, saya tidak melihatnya sebagai sebuah dilema...

Global warming mencairkan gunung es raksasa -> Pencairan gunung es raksasa memperlambat global warming

Bukankah ini analoginya sama dengan:

Kepanasan membuat kita berkeringat -> Berkeringat mengurangi panas tubuh kita
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

ytridyrevsielixetuls

berarti seharusnya suhu bumi stabil donk karena global warming menyebabkan peristiwa yang memperlambat global warming?
tapi btw ini thread membahas tentang pengaruh pencairan gunung es terhadap global waming atau climate change sih? bukannya beda ya pemanasan global dengan perubahan iklim krn kalo perubahan iklim ga selalu menjadi lebih panas.
[move]
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

Monox D. I-Fly

Kutip dari: ytridyrevsielixetuls pada Januari 18, 2016, 06:10:58 PM
berarti seharusnya suhu bumi stabil donk karena global warming menyebabkan peristiwa yang memperlambat global warming?
tapi btw ini thread membahas tentang pengaruh pencairan gunung es terhadap global waming atau climate change sih? bukannya beda ya pemanasan global dengan perubahan iklim krn kalo perubahan iklim ga selalu menjadi lebih panas.

Kutip dari: nʇǝʌ∀ pada Januari 16, 2016, 11:42:20 AM
Para ilmuwan telah membuat penemuan mengejutkan dengan menyatakan gunung es raksasa yang mencair sebenarnya justru dapat memperlambat pemanasan global.

Bagian yang saya italic.
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

ytridyrevsielixetuls

well.. judul thread ini beda dengan isinya. di judul tertulis "perubahan iklim" sedangkan isinya ngak ada yang nyinggung soal perubahan iklim, yg disebut-sebut justru "pemanasan global"
[move]
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|