Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Oktober 02, 2022, 07:37:56 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,638
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 37
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 19
Total: 19

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

heteropolar

Dimulai oleh nandaz, Maret 09, 2010, 07:41:07 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

nandaz

Kutip dari: sisca, chemistry pada Maret 09, 2010, 02:27:30 PM
yup..
CH4.. ^^

yes yes..
sica uda coba.. benerr.. hahaha~

TQ TQ... ^^

oh ya, bisa tlong jelasin ttg heteropolaritu maksudnya apa.?
aku jawab dalam sebuah topik dengan begini bisa lebih leluasa berdiskusi, heteropolar itu sama saja dengan ikatan ion atau nama lainnya elektrovalen..Ikatan ion ini biasanya terjadi antara atom-atom yang mudah melepaskan elektron (logam-logam golongan utama) dengan atom-atom yang mudah menerima elektron (terutama golongan VIA den VIIA).
...nah tau sendiri khan bahwa unsur2 yang mudah membentuk ikatan ion adalah ;

- IA « VIIA atau VIA
- IIA « VIIA atau VIA
- Unsur transisi « VIIA atau VIA

Contoh:

Na \rightarrow Na + e^-

1s 2  2s 2 2p  6 3s 1 1s 2 2s 2 2p 6 (konfigurasi Ne)

Atom Cl (VIIA) mudah menerima elektron sehingga elektron yang dilepaskan oleh atom Na akan ditangkap oleh atom Cl.

Cl + e^- \rightarrow Cl^-
1s 2  2s 2 2p 6 3s 2 3p 5 1s 2 2s 2 2p 6 3s 2 3p 6  (konfigurasi Ar)

Antara ion-ion Na + dan Cl - terjadi gaya tarik menarik elektrostatik, sehingga membentuk senyawa ion Na + Cl - .

SIFAT-SIFAT SENYAWA IONIK ANTARA LAIN

a. bersifat polar
b. larutannya dalam air menghantarkan arus listrik
c. titik lelehnya tinggi
d. lelehannya menghantarkan arus listrik
e. larut dalam pelarut-pelarut polar

    Makin besar perbedaan elektro-negativitasnya makin besar pula karakter ioniknya. Namun ada kekecualian untuk F dan Cs, F memiliki elektro-negativitas paling kuat, sedang Cs memiliki elektro-negativitas paling lemah, sehingga ikatannya tidak sepenuhnya ionik. Bagaimanapun juga ikatan kovalen murni ada dalam molekul yang tersusun oleh molekul yang sama (H2, Cl2, C-C) atau molekul yang tersusun dari atom yg memiliki elektro-negativitas yang hampir sama, contoh: C-H.
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

sisca, chemistry

owh..
mirip sama ikatan ionik emang..

kalo homopolar..?
[move]
~ You are what you eat ~
[/move]

raisuien

Ikatan Ion = Heteropolar
Ikatan Kovalen = Homopolar

sisca, chemistry

owhhoo~
haha~
itu aja.. ok ok ok..
sip sip sip... ^^

TQ ya raisuien ko. ^^
[move]
~ You are what you eat ~
[/move]

raisuien

Kutip dari: sisca, chemistry pada Maret 10, 2010, 02:42:30 PM
owhhoo~
haha~
itu aja.. ok ok ok..
sip sip sip... ^^

TQ ya raisuien ko. ^^

sama2........ ^^

Media Kimia

Kutip dari: raisuien pada Maret 10, 2010, 11:38:30 AM
Ikatan Ion = Heteropolar
Ikatan Kovalen = Homopolar

menurutku, heteropolar itu berarti senyawa yang mempunyai kutub berbeda dalam molekulnya. Sedangkan homopolar itu tidak terjadi pengutuban.
Senyawa kovalen ada yang memiliki kutub negatif dan kutub positif, misalnya pada HF. Dalam molekul HF, atom H akan bersifat lebih positif (membentuk kutub positif) dan atom F akan bersifat lebih negatif (membentuk kutub negatif).
Ikatan kovalen dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu ikatan kovalen nonpolar dan ikatan kovalen polar yang didasarkan pada perbedaan keelektronegatifan dua atom yang membentuk ikatan kovalen.

faenscy

mau tanya dunk..
klo ikatan kovalen homopolar, yg parsial positif n negatif  di ikatan kovalen polar ga dianggep kutub y?
trus larutnya kovalen non polar gimana caranya kalo ga punya kutub?


galihutomo

#7
walau gak punya kutub tetap aja dalam senyawa non polar ada muatan2 positif n negatifnya (walaupun jauh lebih lemah dari senyawa polar). setahu saya hal ini karena ketidakstabilan gerakan elektron dalam sebuah atom (mungkin lebih tepatnya blum ada yang tahu pola gerakan elektron.....yang udah diketahui sampai saat ini baru elektron bergerak dalam siatu ruangan yang disebut orbital)

karena gerakan elektron ini maka daerah yang dituju si elektron menjadi bermuatan negatif dan daerah yang ditinggalkan menjadi bermuatan positif...tapi hal ini hanya berlangsung dalam waktu sekejap...karena elektron segera bergerak ke daerah lain....peristiwa ini dalam suatu molekul nonpolar dapat menyebabkan gaya tarik menarik yang lemah.....yang disebut gaya london

gaya london ini bersifat induktif (dapat menyebabkan senyawa yang tidak bermuatan di sekitarnya menjadi bermuatan....bayangin aja sebuah magnet yang ditempeli paku....paku tersebut dapat menarik paku2 lain walau lebih lemah daya tariknya dibanding dengan daya tarik magnet tersebut secara langsung....)  :D :D

larutnya senyawa nonpolar dengan pelarut nonpolar karena kedua zat tersebut dapat menyatu melalui gaya london yang bersifat induktif ini.....
:kribo:


faenscy

ow.. iy2.. makasii..
trus kalo senyawa non polar dapat larut dalam pelarut polar itu karena gaya dipol terimbas ya? (mis: gula dalam air)
gaya dipol terimbas n gaya london tu sama ga?

nandaz

Kutip dari: faenscy pada September 16, 2010, 10:09:38 AM
ow.. iy2.. makasii..
trus kalo senyawa non polar dapat larut dalam pelarut polar itu karena gaya dipol terimbas ya? (mis: gula dalam air)
gaya dipol terimbas n gaya london tu sama ga?
secara teori sama, kita tahu bahwa jika suatu molekul normal yang bersifat nonpolar menjadi polar dikarenakan dipol sesaat atau juga disebut dipol terimbas. Nah, dipol sesaat ini terjadi sangat singkat(perpindahan dipol ini terjadi milyaran kali dalam sedetik) dan disaat itu tentu ada perbedaan muatan yang akhirnya terjadi daya tarik menarik yang sangat lemah yang disebut gaya dispersi atau gaya London...
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

faenscy

klo gitu knp senyawa polar kok ga bisa larut dlm pelarut non polar? bisa ga di pelarut non polar juga bisa terjadi gaya dipol terimbas jd ada prbedaan muatan yg memungkinin mnarik ion dr senyawa polar??  ???

makasii sblmnya..

nandaz

#11
..waduh, kenapa ya...pelajaran kimia larutanku udah lewat dah, pada lupa nieh
tapi ngga juga kok... ada juga yang larut, contohnya amonia dengan air, alasannya juga sama adanya dipol2 tadi dan lagi amonia itu bersifat basa sekaligus ligan
apa mungkin dikarenakan senyawa nonpolar tidak memiliki kutub2 layaknya polar ya...Om Gali bantuin donk :P
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

faenscy