Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 28, 2022, 12:37:47 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 47
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 36
Total: 36

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

lampu bertenaga sampah

Dimulai oleh subhan321, Januari 08, 2011, 09:35:53 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

subhan321

 :) :) :)hai salam kenal

??? ??? ???
mau share skalian tanya

tau kan tentang
Seorang disainer dari Belanda, Marieke Staps telah membuat sebuah lampu yang menggunakan tanah sebagai sumber energinya.

"Lampu tanah" ini menggunakan reaksi kimia antara tembaga, timah dan tanah untuk menghasilkan energi yang bisa menghidupkan sebuah lampu LED.

yang jadi pertanyaan, bagaimana konsep dan teori agar lumpur dapat menjadi listrik....

sisca, chemistry

harus cari medium yang bisa ngalirin elektron2 donk ya?
Lumpur bisa alirin elektron ndak tuh ya..
::)
[move]
~ You are what you eat ~
[/move]

Farabi

Kayaknya semua medium bisa menghantarkan elektron deh, tapi ya harus di cek dulu
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

faenscy

kayaknya kq g semua medium itu bisa ngehantarin elektron deh..
kan byk contonya isolator..
klo lumpur itu kan ada airnya, mungkin ga ya kalo kandungan airnya cukup tinggi lalu bisa menghantarkan elektron? ;D
kalo banyakan pasirnya mungkin g bisa kali y.. :P

topazo

kalau saya baca dari [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.], energi yang diambil bukanlah berasal dari tanah, tapi dari tumbuhan yang tumbuh di sekitar situ... Kalau tumbuhannya mati, maka lampunya mati pula...
Tanah dan air hanya sebagai elektrolis sedangkan elektrodanya adalah seng dan tembaga...

Tapi kalau dari situs [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.], katanya tanah juga mengandung energi... Saya tidak tahu prinsip mana yang benar, yang jelas hal ini tidaklah mustahil...
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?