Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 30, 2022, 10:44:38 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 91
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 65
Total: 65

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

miskonsepsikah konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit?

Dimulai oleh dummy, Desember 14, 2013, 05:14:41 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

CandraX

Selama ini kita mempelajari materi larutan elektrolit dan nonelektrolit kelas X begitu saja, melakukan percobaan untuk membuktikan suatu larutan elektrolit atau bukan.

Jika ditinjau dari konsepnya larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik, sedangkan larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik.

suatu larutan dapat menghantarkan listrik karena adanya ion-ion. H2O kebanyakan digunakan sebagai pelarut baik itu zat elektrolit maupun zat nonelektrolit. dari dulu sampai sekarang alat uji yang digunakan tersusun dari elektrode, bolam, dan baterai. hasil pengamatan menunjukkan larutan elektrolit dapat menyalakan lampu, sedangkan larutan nonelektrolit tidak dapat menyalakan lampu dan tidak timbul gelembung gas.

H2O sebagai pelarut sebenarnya menghasilkan ion-ion walaupun konsentrasinya 10-7 M, seperti pada materi pH di kelas XI. baik larutan elektrolit maupun larutan nonelektrolit jika menggunakan pelarut H2O seharusnya tetap menghantarkan listrik, tetapi karena alat uji yang digunakan kurang sensitif, maka arus listrik pada H2O tidak terdeteksi.

teman saya seorang guru mengatakan pernah membuat alat uji elektrolit menggunakan LED, saya jadi tertantang untuk membuatnya juga. setelah alat uji dites pada akuades, ternyata lampu LED menyala redup. hasil uji membuktikan air murni dapat menghantarkan listrik. pengujian dengan larutan gula menghasilkan nyala lampu yang intensitasnya sama dengan akuades. pengujian dengan larutan garam dapur menghasilkan nyala yang terang.

kesimpulannya, jika suatu zat dilarutkan dalam air, baik itu zat elektrolit maupun noelektrolit dapat menghantarkan listrik dengan ion-ionnya bersumber dari H2O.

mhyworld

Mungkin mirip dengan konsep konduktor dan isolator. Isolator pun sebenarnya tetap menghantarkan panas/listrik, meskipun jauh lebih kecil daripada konduktor. Tinggal menentukan berapa batasannya suatu benda dapat disebut sebagai isolator atau konduktor.
once we have eternity, everything else can wait