Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 27, 2022, 10:16:45 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 85
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 73
Total: 73

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Obat Panas Dalam dan Soda (Effervescent)

Dimulai oleh faenscy, Oktober 18, 2010, 07:43:53 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

adisae

y sepertinya memang "menyembuhkan" dengan cara menghilangkan "panas"nya secara langsung..
cuma apa bedanya dengan minum es yh?terlalu dingin kah..

riandono

sayangnya nggak mas, CO2nya cuma untuk korigen aja. kadang juga unya efek psikologis, membuat obat terasa lebih "kuat".

kalo CO2 punya efek langsung sebagai penyerap panas, mekanisme saya kira berbeda dgn analogi anda ttg kulkas. Pada efervesen, perubahan entalpi berasal dari reaksi netralisasi, bukan dari perubahan fase CO2.

Mohon dikoreksi bila saya salah.. :)

nandaz

Kutip dari: riandono pada Oktober 19, 2010, 05:35:40 PM


H2CO3->H2O + CO2

fabrikasinya juga sama dengan pembuatan tablet atau pulveres biasa, bahannya pengisi dan pengikat serta tambahan lain diusahakan yang larut air dengan kondisi fabrikasi yg bebas air.
Saya mau nanya pada nih reaksi, bukannya arah panahnya kesamping, Mas?
artinya reaksi itu tidak reversible khan...bagaimana bisa ya dari asam karbonat menjadi air dan karbodioksida, terus menjadi reaksi endoterm dong?
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

riandono

Kutip dari: nandaz pada Oktober 21, 2010, 10:22:52 AM
  ...bagaimana bisa ya dari asam karbonat menjadi air dan karbodioksida...

Reaksi yg saya tulis diatas adalah reaksi secara umum,
Saya kasih contoh formula efervesen sbb:
R/ sodium bikarbonat
    asam sitrat

reaksi akan seperti ini:

3NaHCO3(aq) + H3C6H5O7(aq)  ->  3H2O + CO2 + 3Na3C6H5O7(aq)

Reaksi ini memerlukan air sebagai katalisatornya. Air dalam jumlah sedikit sekalipun telah dapat memulai reaksi. Dan karena air juga merupakan produk reaksi, ia akan mengakselerasi reaksi, sehingga akan sulit sekali menghentikan reaksi ini. Sebagai gambaran: coba kita teteskan air pada tablet efervesen, satu tetes air akan mampu mendisintegrasi seluruh tablet.

begitu kira2 mas, mohon dikoreksi bila saya salah


syx

air sebagai media reaksi, bukan katalisator. biasanya produk serbuk effervescent diproduksi dan dikemas dalam ruang dengan kelembaban sangat rendah. lembab dalam produk bisa menjadi media reaksi sehingga jika dikemas dalam sachet maka sachet tersebut bisa menggelembung akibat gas yang terbentuk.

riandono

thx koreksinya mr.syx

adisae

terus reaksi2 itu (yang aku ga terlalu mudeng) menghasilkan kalor atau menyerap kalor? ???

syx

nah, yang itu saya ga tau... tapi yang pasti ga ada hubungannya dengan panas dalam. kalo panas dalam bisa diobati dengan cara menarik kalor dari tubuh dengan bantuan makanan ato minuman yang mending minum air es aja. lebih murah kan?

riandono

saya belum pernah mencoba, tp secara umum reaksi penetralan memiliki nilai ∆H negatif, atau eksoterm

adisae

terus kembali ke pertanyaan awal (si pembuat topik)
kenapa dianjurkan diminum pada saat masih ada gasnya y?

dulu aku pernah diskusi dengan beberapa orang teman pas masih kuliah,
kebanyakan mereka justru merasa terganggu dengan busanya..
jadi banyak yang membiarkan sampai gasnya hilang dulu..
aku juga merasa terganggu s, cuma karena beranggapan busanya bermanfaat ya biasane tak minum pas masih ada  gasnya.. ;D

faenscy

@adisae: idem~ LOL
@all: saia tdk mngerti spenuhnya smua yg dbahas.. haha..
jd,ksimpulan jwbnnya blm ada y? @.@

riandono

yang seharusnya adalah diminum setelah seluruh serbuk/tabletnya melarut dalam air.
kalo tidak nyaman dengan gelembungnya, bisa tunggu aja dulu sampe hilang baru diminum.

syx

apa bener ada himbauan cara minum seperti itu pada kemasan obatnya?
yang pasti saya tidak pernah tau ada cara minum sediaan effervescent baik cair atopun padat seperti itu. gelembung CO2 katanya lebih meningkatkan sensasi segar aja dalam softdrink.

adisae

kalo masalah himbauan dipastikan ada..(di beberapa merek yang pernah aku minum)
aku lumayan "hoby" baca2 kalo mu minum obat ;D

kalo CO2 di softdrink s emang iya seger..tapi rasanya agak beda deh (menurutku)..

Balya

pertanyaannya adalah zat aktifnya ini = ???

kalau cara minumnya..
ya diabisin dulu CO2nya,
karena si zat aktif emang keluar kalau si senyawa asam basa di obat bakal nyesss (berekasi karena ada air)

aku akan mengenalkan pendahulu ku lagi pada dunia dan akan mengikuti mereka.