Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Oktober 29, 2020, 06:44:22 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139606
  • Total Topik: 10375
  • Online Today: 48
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 32
Total: 32

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Autonomous Helicopter Robot  (Dibaca 172530 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline insan sains

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 579
  • IQ: 68
  • Gender: Pria
  • Life is Beatiful
    • Insan Sains
Autonomous Helicopter Robot
« pada: September 04, 2008, 08:05:47 AM »
[justify]Ada sebuah penemuan yang sangat fantastis yang tengah dikembangkan oleh Stanford University. Yaitu sebuah robot helikopter yang mampu belajar manuver terbang hanya dengan mengamati atraksi helikopter yang sebelumnya di"pertontonkan" ke robot tersebut. Autonomous Helicopter Robot ini kemudian dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) yang ditanamkan kedalam chip-nya mampu menirukan kembali gerakan-gerakan manuver tersebut. Bahkan yang lebih mencengangkan, manuver yang dilakukan oleh robot helikopter ini bisa lebih baik dari manuver yang dilakukan helikopter sebelumnya (yang dikendalikan manusia). Ck... ck.. ck...! *Aplaus...! and two thumbs up..!

Proyek ini dipimpin oleh seorang profesor Stanforf University yang bernama Andrew Ng bersama empat mahasiswanya, yaitu : Pieter Abbeel, Adam Coates, Tomothy Hunter dan Morgan Quigley. Profesor Andrew sendiri mengungkapkan, "Atraksi manuver penerbangan yang dilakukan robot helikopter dari Stanford itu disebut-sebut sebagai yang paling rumit yang pernah dilakukan kendaraan tanpa pengendali manusia (autonomous). Bahkan, atraksi sang robot mampu menyaingi atraksi yang dilakukan pilot helikopter."


Dalam proyek ini dihadirkan juga seorang pilot helikopter RC (Remote Control) handal bernama Garret Oku. Seorang pilot RC yang mampu menerbangkan pesawat RC jenis apapun, sekalipun pesawat  itu baru  pertama kali dilihatnya. Hebatnya, selain bisa menerbangkannya, dengan lihai dia pun  mampu melakukan manuver-manuver hebat. Hal ini kemudian menjadi inspirasi bagi salah satu mahasiswa yang bernama Adam Coates, "Jika Garret saja mampu melakukannya. Kenapa komputer tidak?"

Dari situlah, kemudian muncul ide untuk menciptakan Robot Helicopter yang mampu belajar manuver hanya dengan melihat rekaman atraksi aerobatik yang sebelumnya dipertontonkan oleh Garret Oku. Robot Helicopter ini mampu melakukan atraksi yang tersulit sekalipun dengan sangat memukau seperti, traveling flips, rolls, loops with pirouettes, stall-turns with pirouettes, knife-edge, Immelmann, slapper, inverted tail slide serta  "fast backward funnel" dan manuver tersulit yang dinamakan "tic-toc".

Beberapa perangkat dipasang pada badan Robot, sebagian yang lainnya dipasang di daratan. Selama Robot Helikopter tersebut terbang, media komunikasi data secara simultan memberitahukan posisi, arah, ketinggian, dan kecepatan heli dari berbagai dimensi. Pada Robot Helikopter itu sendiri ditanamkan beberapa sensor, diantaranya :

    * accelerometer untuk mengukur kecepatan Robot Helikopter
    * gyroscope untuk mengukur kemiringan Robot Helicopter
    * magnetometer, untuk mengukur kuat tarikan dan arah Robot Helikopter dibandingkan dengan medan magnet bumi.

Posisi robot dapat diketahui secara realtime dengan GPS receiver yang terdapat pada helikopter atau dengan menggunakan kamera mini yang outputnya bisa dilihat di daratan.

<img src="http://heli.stanford.edu/images/photos/BenTse/thumbDSC_4812.JPG" alt="robotheli1" />
Photo by : Ben Tse

<img src="http://heli.stanford.edu/images/photos/BenTse/thumbDSC_4571.JPG" alt="robotheli2" />
Photo by : Ben Tse

<img src="http://heli.stanford.edu/images/photos/EugeneFratkin/thumbDSC_0617.jpg" alt="robotheli3" />
Photo by : Eugene Fratkin

Autonomous Helicopter Robot ini dalam ukuran sebenarnya direncanakan akan diterapkan untuk berbagai misi kemanusiaan. Misalnya, menyapu ranjau di wilayah bekas peperangan atau memantau titik api kebakaran hutan.

Kalau ingin melihat foto-fotonya, silahkan klik link ini http://heli.stanford.edu/photos.htmlatau kalau masih penasaran juga ingin lihat video-videonya, bisa klik link youtubenya di sini http://www.youtube.com/stanfordhelicopter

Sumber : http://news-service.stanford.edu/news/2008/september10/helicopter-091008.html

(ForSa, insansains)
[/justify]
« Edit Terakhir: September 04, 2008, 08:07:32 AM oleh insan sains »
Menuju Indonesia sebagai THE COUNTRY MASTER OF TECHNOLOGY, 2030

Offline ksatriabajuhitam

  • Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 791
  • IQ: 97
  • Gender: Pria
  • keep holding on
    • hsw weblog
Re: Autonomous Helicopter Robot
« Jawab #1 pada: September 07, 2008, 02:30:12 AM »
mak nyuss juga helikopternya  :o (tapi mahal keliatannya yah...  :( )

konsepnya tele-processing juga yah (otak robot sesungguhnya ada di remote computer), nampaknya konsep ini emang ng-trend

tertarik dengan kata-kata ini:
...
"Jika Garret saja mampu melakukannya. Kenapa komputer tidak?"
...
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Autonomous Helicopter Robot
« Jawab #2 pada: Agustus 13, 2016, 01:00:13 AM »
Autonomous Helicopter Robot ini kemudian dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) yang ditanamkan kedalam chip-nya mampu menirukan kembali gerakan-gerakan manuver tersebut. Bahkan yang lebih mencengangkan, manuver yang dilakukan oleh robot helikopter ini bisa lebih baik dari manuver yang dilakukan helikopter sebelumnya (yang dikendalikan manusia). Ck... ck.. ck...! *Aplaus...! and two thumbs up..!
Mungkin karena manusia lebih berhati-hati dalam mengendalikannya?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Offline ytridyrevsielixetuls

  • To Kick Out Fake Critical Thinkers!
  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 687
  • IQ: 219
  • Gender: Pria
  • ▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄█▀▀█▄▄
Re:Autonomous Helicopter Robot
« Jawab #3 pada: September 06, 2016, 06:15:16 AM »
helikopter mini ya wajar bisa bergerak lebih luwes. saya gak bisa jelasin tapi coba aja tanya Pi-One. dia bisa jelasin mengapa objek yang sama kalo semakin gede ukurannya maka tingkat kerapuhannya juga makin rawan (meski unsur pembentuknya sama). ini mungkin juga menjelaskan mengapa helikopter mini lebih mudah bergerak luwes.
     -/"|           -/"|           -/"|
<(O)}D     <(O)}D     <(O)}D
     -\_|          -\_|           -\_|

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
10 Jawaban
6270 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 27, 2009, 08:31:36 AM
oleh MuhammadBz
3 Jawaban
5996 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 20, 2011, 01:17:59 PM
oleh cupu
0 Jawaban
3301 Dilihat
Tulisan terakhir April 21, 2009, 07:27:39 AM
oleh Alicha
13 Jawaban
15039 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 13, 2014, 12:45:23 AM
oleh bayu220686
0 Jawaban
2608 Dilihat
Tulisan terakhir November 10, 2011, 09:00:48 AM
oleh insan sains