Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 06:11:45 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 62
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 46
Total: 46

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Bohong

Dimulai oleh biobio, Juni 05, 2009, 05:02:12 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Sky

#30
@all
wahaha........
mantap!
aku sampai ketawa baca tulisan kalian...
Ending yang tidak terduga!!!!
Keren sekali!
+ 2 IQ buat biobio...

@biobio
"Saya bisu" adalah penggunaan kontradiksi yang bagus!

@nash
"Saya bohong" juga menggunakan kontradiksi...
Jadi menurut saya nash juga benar. (Tapi tetap jawaban mas biobio lebih kena)
+1 IQ juga buat nash...

biobio

Kutip dari: Sky pada Juni 15, 2009, 04:10:56 PM
@all
wahaha........
mantap!
aku sampai ketawa baca tulisan kalian...
Ending yang tidak terduga!!!!
Keren sekali!
+ 2 IQ buat biobio...

@biobio
"Saya bisu" adalah penggunaan kontradiksi yang bagus!

@nash
"Saya bohong" juga menggunakan kontradiksi...
Jadi menurut saya nash juga benar. (Tapi tetap jawaban mas biobio lebih kena)
+1 IQ juga buat nash...
thanks... ;D ;D ;D
btw aku bohong bisa jadi betul kalau misalkan begini...
A: Hei! Mana ibuku?
B: Ibumu meninggal 5 tahun lalu!
A: Katamu dia pergi ke amerika?
B: Saya bohong


Sementara itu sepertinya kata "saya bisu" absolut banget bohongnya deh... ada yang bisa menemukan perkecualian untuk "saya bisu"? hmmm... ga diduga... mau bagi 2 IQ malah dapet 2 IQ... ;D
"The pen is mightier than the sword"

nash

@sky

wah thanx ya,
saya dapet inspirasi dari sbuah paradoks (namanya lupa), yg isinya, "Semua orang Kreta adalah pembohong", padahal yg mngucapkan itu juga adalah orang Kreta (Kreta tuh nama tempat di Yunani)

apa ya nama paradoksnya? dapet dari wiki deh kalo ga salah
"Perhaps it is good to have a beautiful mind, but an even greater gift is to discover a beautiful heart"

(John Nash, "A Beautiful Mind")

biobio

Kutip dari: nash pada Juni 15, 2009, 05:06:21 PM
@sky

wah thanx ya,
saya dapet inspirasi dari sbuah paradoks (namanya lupa), yg isinya, "Semua orang Kreta adalah pembohong", padahal yg mngucapkan itu juga adalah orang Kreta (Kreta tuh nama tempat di Yunani)

apa ya nama paradoksnya? dapet dari wiki deh kalo ga salah
ada juga omongannya thales yang dianggap sebagai paradoks... "tidak ada kebenaran di dunia ini", berarti dia juga salah.
"The pen is mightier than the sword"

Sky

Kutip dari: nash pada Juni 15, 2009, 05:06:21 PM
@sky

wah thanx ya,
saya dapet inspirasi dari sbuah paradoks (namanya lupa), yg isinya, "Semua orang Kreta adalah pembohong", padahal yg mngucapkan itu juga adalah orang Kreta (Kreta tuh nama tempat di Yunani)

apa ya nama paradoksnya? dapet dari wiki deh kalo ga salah
Kutip dari: biobio pada Juni 15, 2009, 05:17:52 PM
ada juga omongannya thales yang dianggap sebagai paradoks... "tidak ada kebenaran di dunia ini", berarti dia juga salah.

Iya, keduanya menggunakan kontradiksi. Dalam bahasa logika matematika, kontradiksi ditulis:

p \wedge \neg p \equiv Salah
"pernyataan p dan negasi p akan selalu salah"

ini bisa dicek menggunakan Tabel kebenaran.

@nash
Saat mengatakan pernyataan "Saya bohong" (andaikan ini adalah p), secara implisit dia membuat pernyataan bahwa pernyataan dia adalah salah (langsung negasi p).
Jadi, sebenarnya dia mengatakan "p dan negasi p"

Tapi kalau dari paradoks Kreta, kontradiksi diambil dari pengambilan kesimpulan.

@biobio
Saat mengatakan pernyataan "Saya Bisu" (andaikan ini adalah p), secara implisit, dia membuat pernyataan bahwa dia sedang bicara "Saya sedang bicara" (ini jadi negasi p).
Jadi, sebenarnya dia mengatakan "p dan negasi p"

pernyataan "Tidak ada kebenaran di dunia ini", juga mengikuti pola yang sama.

biobio

Kutip dari: Sky pada Juni 15, 2009, 05:37:54 PM
@biobio
Saat mengatakan pernyataan "Saya Bisu" (andaikan ini adalah p), secara implisit, dia membuat pernyataan bahwa dia sedang bicara "Saya sedang bicara" (ini jadi negasi p).
Jadi, sebenarnya dia mengatakan "p dan negasi p"
memang kalau tiba-tiba ada seorang melompat di depanmu dan berkata "saya bohong!", itu adalah sebuah kontradiksi.. namun ingat, di lain peristiwa seperti di bawah ini:
Kutip dari: biobio pada Juni 15, 2009, 04:54:10 PM
A: Hei! Mana ibuku?
B: Ibumu meninggal 5 tahun lalu!
A: Katamu dia pergi ke amerika?
B: Saya bohong
, kata-kata "saya bohong" bisa jadi benar.
"The pen is mightier than the sword"

nash

@biobio

dari dialog yg disuguhkan biobio, kayaknya persepsi "bohong" itu ditujukan ke pernyataan sblumnya. jadi, dia berkata jujur bhwa yg ia katakan sblumnya adalah kebohongan

tp dari paradoks Kreta, persepsi "bohong" ditujukan kpada perkataan yg sedang diutarakan. jadi, pkataan tsb akan bermakna "bohong" jika kita memersepsikan pkataan tsb sbg "kjujuran", dan sbaliknya



wah kayaknya mesti pindah ke board matematika neh, hehehe
"Perhaps it is good to have a beautiful mind, but an even greater gift is to discover a beautiful heart"

(John Nash, "A Beautiful Mind")

biobio

Kutip dari: nash pada Juni 15, 2009, 06:06:09 PM
@biobio
dari dialog yg disuguhkan biobio, kayaknya persepsi "bohong" itu ditujukan ke pernyataan sblumnya. jadi, dia berkata jujur bhwa yg ia katakan sblumnya adalah kebohongan
tp dari paradoks Kreta, persepsi "bohong" ditujukan kpada perkataan yg sedang diutarakan. jadi, pkataan tsb akan bermakna "bohong" jika kita memersepsikan pkataan tsb sbg "kjujuran", dan sbaliknya
wah kayaknya mesti pindah ke board matematika neh, hehehe
Ya, benar. Kata-kata "saya bohong" disini bisa berbeda makna tergantung titik acuannya, maka preferensi saya tetap ke "saya bisu". ;D
"The pen is mightier than the sword"

Sky

Walaupun dari dialog biobio, jika ditinjau secalara logika matematik, akan tetap terjadi kontradiksi.

Tapi secara bahasa tidak terjadi kontradiksi, karena "bohong"nya mengacu ke pernyataan sebelumnya.

Contoh lainnya ada di dialog ini:

A : Katanya dulu kamu punya penyakit tapi sudah sembuh, ya?
B : Iya, sekarang saya sudah sembuh....
A : Memangnya dulu kamu kenapa?
B : Saya bisu...

Di dialog ini, pernyataan "Saya bisu" bisa jadi benar, karena mengacu ke pernyataan sebelumnya, dan tidak menjadi kontradiksi.   ;)

biobio

Kutip dari: Sky pada Juni 15, 2009, 06:37:11 PM
Walaupun dari dialog biobio, jika ditinjau secalara logika matematik, akan tetap terjadi kontradiksi.
Tapi secara bahasa tidak terjadi kontradiksi, karena "bohong"nya mengacu ke pernyataan sebelumnya.
Contoh lainnya ada di dialog ini:
A : Katanya dulu kamu punya penyakit tapi sudah sembuh, ya?
B : Iya, sekarang saya sudah sembuh....
A : Memangnya dulu kamu kenapa?
B : Saya bisu...
Di dialog ini, pernyataan "Saya bisu" bisa jadi benar, karena mengacu ke pernyataan sebelumnya, dan tidak menjadi kontradiksi.   ;)
Sip! Cerdas sekali! Hehehe... Yeah, hanya bisa berharap bahwa anda tidak akan mengurungkan niat untuk memberikan sisa 1 IQ hadiah yang seharusnya bisa diberikan besok... ;D ;D ;D
"The pen is mightier than the sword"