Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juli 01, 2022, 06:33:56 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 76
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 50
Total: 50

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Teknik Kimia (Chem.Eng.) ato Teknik Industri (Ind.Eng.)?

Dimulai oleh maxham, Oktober 20, 2009, 08:43:30 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

riandono


Seharusnya setiap institusi (apotek/rumah sakit/puskesmas/layanan kesehatan lain) yang berhubungan dengan dispensing atau penyediaan obat ke pasien harus ada apotekernya, tp kenyataan nya emang blm terjadi. Entah krn kurangnya tenaga apoteker atau alasan lain..


Mat Dillom

Kutip dari: riandono pada Juni 09, 2010, 11:03:01 PM

Seharusnya setiap institusi (apotek/rumah sakit/puskesmas/layanan kesehatan lain) yang berhubungan dengan dispensing atau penyediaan obat ke pasien harus ada apotekernya, tp kenyataan nya emang blm terjadi. Entah krn kurangnya tenaga apoteker atau alasan lain..



Wah kalau pos kesehatan tidak ada apotekernya, bahaya donk. Harusnya organisasi profesional apoteker meminta pemerintah mengeluarkan regulasi untuk pengaturannya. Misalnya satu apoteker membawahi beberapa pos kesehatan di satu wilayah. Dan setiap pos kesehatan minimal ada satu asisten apotekernya yang berkoordinasi dengan apotekernya.

riandono

Aturan legalnya sudah ada sebenarnya, dituangkan dalam PP. No. 51 tahun 2009. Tp penegakannya yang belum optimal

Mat Dillom

Itulah Indonesia tercinta. Aturan dibuat, pelaksanaannya omong kosong. Pengawasannya amburadul. Yang punya uang yg menang.