Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Januari 28, 2022, 12:12:12 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26744
  • Latest: JohnCC
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 41
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 15
Total: 15

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN  (Dibaca 10317 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline topazo

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 542
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • (belum ada isinya)
Re: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN
« Jawab #15 pada: Juli 26, 2011, 11:33:53 AM »
semuanya nyata kok boss, mau itu kenyataan, mau itu khayalan, semuanya nyata....
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN
« Jawab #16 pada: Juli 26, 2011, 12:45:50 PM »
Jika diri hanya khayalan lalu yang mana kenyataan?
Fakta bahwa yang kita anggap kenyataan adalah tidak nyata, itulah kenyataan. :)

Offline topazo

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 542
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • (belum ada isinya)
Re: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN
« Jawab #17 pada: Juli 26, 2011, 09:03:20 PM »
Kayaknya pandangan saya sama Boss Pi-One berkebalikan hehehehe...

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.809
  • IQ: 11
Re: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN
« Jawab #18 pada: Juli 26, 2011, 10:14:12 PM »
Cogito ergo sum,  aku berpikir maka aku ada ............kayaknya sudah basi dan harus ditinggalkan.   Itu sejak awal,  pada abad-17 juga,  sudah ditentang keras oleh Blaise Pascal.

Kalo saya,  pake  :  Aku merasa,  maka aku ada.   

Offline topazo

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 542
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • (belum ada isinya)
Re: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN
« Jawab #19 pada: Juli 27, 2011, 09:11:44 PM »
Ngomong2 saya gak ngerti tentang penentangan cogito ergo sum... Bisa tolong dijelaskan gak...

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.809
  • IQ: 11
Re: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN
« Jawab #20 pada: Juli 28, 2011, 04:03:21 AM »
Garis besarnya,  dengan cogito ergo sumnya,  Descartes mendobrak pemikiran kolot di zamannya,  dimana orang memandang suatu kebenaran itu semata-mata dari kitab suci,  dan peran akal dikesampingkan,  sehingga alam pemikiran tidak berkembang.   Descartes menyerukan agar manusia menggunakan akalnya,  karena akal itulah yang menentukan masa depan kehidupan manusia.  Boleh dikatakan,  rasionalisme yang dikembangkan Descartes adalah rasionalisme yang memberi bobot berlebih-lebihan terhadap akal.

Tidak lama setelah Descartes meninggal,  muncul Blaise Pascal dengan pemikirannya,  bahwa dengan menggunakan akal saja,  manusia tidak mungkin dapat memecahkan masalah2 kehidupan kemanusiaan.   Bagi Pascal,  hati / budi nurani manusia lebih penting.

 "  Le couer a ses raison ne connait point (Hati mempunyai alasan-alasan yang tidak dimengerti oleh rasio) adalah ungkapan Pascal yang sangat terkenal.[1] Dengan pernyataan ini Pascal tidak bermaksud menunjukkan bahwa rasio dan hati itu bertentangan.[1] Hanya saja menurut Pascal, rasio atau akal manusia tidak akan sanggup untuk memahami semua hal.[2] Baginya "hati" (Le couer) manusia adalah jauh lebih penting.[2] "

http://id.wikipedia.org/wiki/Blaise_Pascal

Offline MonDay

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 664
  • IQ: 27
  • Gender: Pria
  • pengembara, mencari sesuap ilmu
Re: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN
« Jawab #21 pada: Juli 28, 2011, 07:51:42 AM »
semuanya nyata kok boss, mau itu kenyataan, mau itu khayalan, semuanya nyata....
jika semua kenyataan yang mana disebut khayalan?

Fakta bahwa yang kita anggap kenyataan adalah tidak nyata, itulah kenyataan. :)
kosong itu ada ada itu kosong, gitu ya :)

Kayaknya pandangan saya sama Boss Pi-One berkebalikan hehehehe...
pemahaman topazo dan pi berbanding terbalik, lalu yang mana benar?
« Edit Terakhir: Juli 28, 2011, 07:53:33 AM oleh MonDay »

Offline topazo

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 542
  • IQ: 21
  • Gender: Pria
  • Topazo Kenni von Ashraldia Nessia
    • (belum ada isinya)
Re: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN
« Jawab #22 pada: Juli 28, 2011, 08:26:37 AM »
@semut-ireng: Menurut saya, hati adalah bagian dari akal... Akal bukan hanya rasio, bukan hanya logika, tapi juga naluri dan kebenaran sejati. "Hati kecil" adalah sejenis software di dalam otak yang bisa mengambil alih rasio dan logika... Jadi cogito ergo sum masih berlaku bagi saya...
@Monday: Gak ada yang salah, sama seperti "gelas setengah isi atau setengah kosong"...

Dalam pandangan saya... Pada saat kita bermimpi, kita tidak tahu kita lagi bermimpi, maka mimpi itu adalah nyata... Kegembiraan yang nyata, ketakutan yang nyata, gairah yang nyata... Lalu kita terbangun... Itu juga kenyataan, kehidupan yang nyata... Lalu kita mati di dunia ini... Itu juga kenyataan (kenyataan bagi sanak famili kita), karena otomatis kita tidak bisa merasakan "kenyataan" di dunia ini... Bagi orang yang percaya pada kehidupan sesudah kematian, maka kita memulai lagi "kenyataan" di kehidupan itu... Bagi orang yang bilang bahwa setelah kita mati maka kita benar2 "mati", berarti kenyataan tentang eksistensi diri kita dibagi2 ke sanak famili dan sahabat...

Kalau menurut Pi-One, semua itu khayalan, baik mimpi, kehidupan nyata, hidup, mati, bahkan "aku" pun tidak ada, semuanya adalah semu...

(tuh kan, semakin ke filosofi dan agama...)

Offline semut-ireng

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.809
  • IQ: 11
Re: HIDUP TANPA KEYAKINAN , BENAR-BENAR TANPA KEYAKINAN
« Jawab #23 pada: Juli 28, 2011, 09:17:53 PM »
Boss Topazo,  gak salah kok anda bilang cogito ergo sum masih berlaku,  asal jangan berlebih-lebihan saja.   Apa yang diserukan oleh Pascal pada abad-17,  sudah diajarkan oleh Imam al-Ghazali pada abad-11,  pada penjelasannya tentang ' dzauq '  atau cita rasa batiniah.   Boleh dibilang bahwa pandangan Pascal mirip dengan ajaran al-Ghazali :  hati / budi nurani diibaratkan sebagai Raja,  akal diibaratkan sebagai Wasir / Perdana Menteri.

Dan kita,  bangsa Indonesia,  juga punya ajaran seperti itu  :  keseimbangan Cipta-Rasa-dan Karsa...................

 

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
22 Jawaban
16138 Dilihat
Tulisan terakhir September 19, 2009, 06:57:43 PM
oleh Mat Dillom
14 Jawaban
11250 Dilihat
Tulisan terakhir November 25, 2010, 03:11:19 PM
oleh Astrawinata G
7 Jawaban
9658 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 12, 2009, 10:15:26 PM
oleh biobio
2 Jawaban
4956 Dilihat
Tulisan terakhir September 19, 2016, 09:36:11 AM
oleh Monox D. I-Fly
1 Jawaban
4619 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 11, 2016, 06:23:24 AM
oleh Monox D. I-Fly