Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Agustus 17, 2022, 01:35:19 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,765
  • Latest: KlausKep
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 32
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 14
Total: 14

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Mahluk Hidup adalah "Robot" juga?.

Dimulai oleh Mat Dillom, Desember 07, 2009, 08:07:50 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Mat Dillom

Saya tidak tahu harus ditempatkan di board mana pertanyaan ini. Kalau salah tempat boleh dipindah deh.

Saya kok meyakini bahwa manusia dan hewan serta mungkin juga tumbuhan adalah sepertinay tidak beda dengan robot. Hanya saja dibuat dari bahan yang belum mampu manusia membuatnya sendiri.

Kemampuan manusia sebagai robot selain dari memiliki kemampuan dasar (basic program) ada juga kemampuan yang diperoleh dari hasil belajar dengan lingkungannya.

Ruh bagi saya adalah software dari sebagai driver untuk hardware manusia. Bagaimana menurut teman-teman?.

Pi-One

Dalam hal ini aku cuma setengah sepakat. Dalam beberapa sudut pandang, makhluk hidup dan robot gak jauh berbeda, merupakan kumpulan faktor pembentuk dan menjalankan fungsi selama faktor pembentuk tadi masih bekerja.

Tapi karena aku gak percaya konsep roh, maka aku gak bisa sepakat soal keberadan roh sebagai software...

cronny

Gua baca di selfish gene nya richard dawkins, dia gambarin bahwa semua mahluk hidup itu semacam "survival machine" untuk gen2 nya.
God made me an atheist. Who are you to question his wisdom?

si anak gajah

saya juga kurang setuju manusia dianggap robot...
manusia punya kesadaran diri, sedangkan robot tidak.
robot hanya bisa menjalankan perintah logis (dalam bentuk algoritma), tetapi tidak bisa melakukan fungsi emosional, seperti empati misalnya...

tetapi, mungkin saja perkembangan robot di masa datang memungkinkan fungsi-fungsi tersebut...
sejauh belum ada bukti robot bisa melakukan fungsi-fungsi seperti di atas, saya masih ragu manusia bisa dianggap robot.
[move]Keep Moving Forward!!![/move]

Mat Dillom

Kutip dari: si anak gajah pada Desember 11, 2009, 07:37:58 PM
saya juga kurang setuju manusia dianggap robot...
manusia punya kesadaran diri, sedangkan robot tidak.
robot hanya bisa menjalankan perintah logis (dalam bentuk algoritma), tetapi tidak bisa melakukan fungsi emosional, seperti empati misalnya...

tetapi, mungkin saja perkembangan robot di masa datang memungkinkan fungsi-fungsi tersebut...
sejauh belum ada bukti robot bisa melakukan fungsi-fungsi seperti di atas, saya masih ragu manusia bisa dianggap robot.

Kesadaran pada robot belum ada, karena Anda baru melihat teknologi yang ada saja. Andai teknologi sudah berkembang, kesadaran itu akan ada.

Pi-One

Kutip dari: si anak gajah pada Desember 11, 2009, 07:37:58 PM
saya juga kurang setuju manusia dianggap robot...
manusia punya kesadaran diri, sedangkan robot tidak.
robot hanya bisa menjalankan perintah logis (dalam bentuk algoritma), tetapi tidak bisa melakukan fungsi emosional, seperti empati misalnya...

tetapi, mungkin saja perkembangan robot di masa datang memungkinkan fungsi-fungsi tersebut...
sejauh belum ada bukti robot bisa melakukan fungsi-fungsi seperti di atas, saya masih ragu manusia bisa dianggap robot.
Kesadaran itu sendiri apa? Kemampuan untuk menganalisa pilihan dan mengambil pilihan terbaik? Secara logika, robot bisa diprogram untuk hal macma itu, makanya ilmuwan mengembangkan apa yang disebut AI...

Mat Dillom

Kutip dari: Pi-One pada Desember 13, 2009, 12:11:36 PM
Kutip dari: si anak gajah pada Desember 11, 2009, 07:37:58 PM
saya juga kurang setuju manusia dianggap robot...
manusia punya kesadaran diri, sedangkan robot tidak.
robot hanya bisa menjalankan perintah logis (dalam bentuk algoritma), tetapi tidak bisa melakukan fungsi emosional, seperti empati misalnya...

tetapi, mungkin saja perkembangan robot di masa datang memungkinkan fungsi-fungsi tersebut...
sejauh belum ada bukti robot bisa melakukan fungsi-fungsi seperti di atas, saya masih ragu manusia bisa dianggap robot.
Kesadaran itu sendiri apa? Kemampuan untuk menganalisa pilihan dan mengambil pilihan terbaik? Secara logika, robot bisa diprogram untuk hal macma itu, makanya ilmuwan mengembangkan apa yang disebut AI...

Artificial Intellegence memang mengarah pada pembuatan kesadaran virtual. Beberapa pengembang robot sudah mulai membuat robot mampu belajar dari lingkungan. Namun masih belum mencapai yg diharapkan.

idiotique_hebb

Kutip dari: Mat Dillom pada Desember 14, 2009, 03:50:46 AM
Kutip dari: Pi-One pada Desember 13, 2009, 12:11:36 PM
Kutip dari: si anak gajah pada Desember 11, 2009, 07:37:58 PM
saya juga kurang setuju manusia dianggap robot...
manusia punya kesadaran diri, sedangkan robot tidak.
robot hanya bisa menjalankan perintah logis (dalam bentuk algoritma), tetapi tidak bisa melakukan fungsi emosional, seperti empati misalnya...

tetapi, mungkin saja perkembangan robot di masa datang memungkinkan fungsi-fungsi tersebut...
sejauh belum ada bukti robot bisa melakukan fungsi-fungsi seperti di atas, saya masih ragu manusia bisa dianggap robot.
Kesadaran itu sendiri apa? Kemampuan untuk menganalisa pilihan dan mengambil pilihan terbaik? Secara logika, robot bisa diprogram untuk hal macma itu, makanya ilmuwan mengembangkan apa yang disebut AI...

Artificial Intellegence memang mengarah pada pembuatan kesadaran virtual. Beberapa pengembang robot sudah mulai membuat robot mampu belajar dari lingkungan. Namun masih belum mencapai yg diharapkan.

AI lebih menekankan pada pembelajaran berdasarkan logika, manusia jauh lebih canggih dari itu, bukan hanya logika namun juga ada faktor2 intuitifnya. Saya rasa agak sedikit mengada-ada kalau robot bisa mirip kayak "Sonny" di film I,Robot dimana perasaan marah, sedih, gembira bisa "ditanamkan" di otak artificial.

hmmm... maybe it's not quite, not yet...
Lagi belajar Objective C / GNUStep / Cocoa API
Kroper for Mac : [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Pi-One

Kutip dari: idiotique_hebb pada Desember 14, 2009, 06:40:26 AMAI lebih menekankan pada pembelajaran berdasarkan logika, manusia jauh lebih canggih dari itu, bukan hanya logika namun juga ada faktor2 intuitifnya. Saya rasa agak sedikit mengada-ada kalau robot bisa mirip kayak "Sonny" di film I,Robot dimana perasaan marah, sedih, gembira bisa "ditanamkan" di otak artificial.

hmmm... maybe it's not quite, not yet...
bagaimana kalau di manga Pluto, Ai menganalisa kepribadian 6 milyar manusia dan mengambil penilaian sendiri sisi mana yang akan dimunculkan...

si anak gajah

Pengertian kesadaran menurut saya kira-kira begini...
kesadaran itu berarti kemampuan untuk keluar dari diri sendiri dan mampu melihat diri sendiri sebagai seseorang dari luar tubuh sendiri... intinya sih keluar dari ego, dan mampu melihat egonya sendiri..
agak kurang jelas mungkin maksudnya, saya juga bingung bahasanya seperti apa...
tapi saya mengambil pengertian tersebut dari buku The 7 Habit dari Stephen R. Covey
k'lo gak salah di bab 2 (tentang melihat dari akhir gitu, saya ragu udah lumayan lama baca bukunya)
jadi kesadaran gak ada hubungannya dengan kemampuan adaptif...
[move]Keep Moving Forward!!![/move]

Pi-One

Maka manusia kebanyakan tidak memiliki kesadaran, karena egosentris adalah pandangan dasar dan umum manusia...:)

si anak gajah

tidak menggunakan kesadaran, tetapi tetap saja punya kemampuan itu kan? :) :)
Oke, selain kesadaran saya juga bilang tentang fungsi emosional...
Apa bisa membuat algoritma tentang perasaan?
apakah emosi bisa ditinjau dari segi logis?
[move]Keep Moving Forward!!![/move]

Pi-One

Algoritma perasaan? Mungkin bisa. Dengan menganalisa kondisi, bisa disaring dan ditentukan emosi mana yang harus dimunculkan pada kondisi yang berbeda.

parmin

lama lama bikin terminator nihh,para ilmuwan gilla,ntar baru senjata makan tuan
[

Mat Dillom

Kutip dari: si anak gajah pada Desember 14, 2009, 05:36:49 PM
tidak menggunakan kesadaran, tetapi tetap saja punya kemampuan itu kan? :) :)
Oke, selain kesadaran saya juga bilang tentang fungsi emosional...
Apa bisa membuat algoritma tentang perasaan?
apakah emosi bisa ditinjau dari segi logis?

Kalau simulasi emosi berdasarkan kondisi lingkungan mah gampang. Tapi bukannya perasaan beneran. Cuma manipulasi aja. Misalnya, komputer robot mendengar suara tangis, maka komputernya seolah menunjukan ekspresi bersedih.

Kalau kesadaran memang bisa tapi emosional kayaknya belum ada yang mampu deh. Kecuali dibuat alat kesadaran akan rasa sakit. Jika itu sudah di dapat, maka mungkin sekali dibuat modul perasaan.