Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Desember 02, 2022, 11:23:55 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139,639
  • Total Topik: 10,395
  • Online today: 64
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 46
Total: 46

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Pengobatan alternatif : terapi air kencing.

Dimulai oleh semut-ireng, Juni 17, 2010, 12:02:35 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

semut-ireng

Kalau  ngga salah ada lembaga di Jepang,  lupa namanya,  yang mengkampanyekan terapi air seni.  Menurut lembaga itu,  lebih dari 200.000 orang Jepang berkumur atau meminum air seninya masing2.   Dan katanya pula,  di Jerman lebih dari 5 juta orang Jerman termasuk pengikut terapi itu.

riandono

Kutip dari: semut-ireng pada Juni 19, 2010, 09:59:39 AM
Kalau  ngga salah ada lembaga di Jepang,  lupa namanya,  yang mengkampanyekan terapi air seni.  Menurut lembaga itu,  lebih dari 200.000 orang Jepang berkumur atau meminum air seninya masing2.   Dan katanya pula,  di Jerman lebih dari 5 juta orang Jerman termasuk pengikut terapi itu.

ternyata di jepang dan jerman msh banyak org yang ga ilmiah ya

Takagi Fujimaru

Kutip dari: riandono pada Juni 19, 2010, 02:04:15 PM
ternyata di jepang dan jerman msh banyak org yang ga ilmiah ya
kok bisa ga ilmiah? katanya itu melalui penelitian?
Belajar itu buat cari ilmu, bukan cari nilai.

Pi-One

Auto Urine Therapy adalah terapi yang sudah berusia ribuan tahun.

Manfaat klinisnya perlu pengujian lebih lanjut, tapi pada dasarnya, gak ada catatan/kasus buruk berkaitan dengan terapi ini.

riandono

Kutip dari: Takagi Fujimaru pada Juni 19, 2010, 05:08:33 PM
Kutip dari: riandono pada Juni 19, 2010, 02:04:15 PM
ternyata di jepang dan jerman msh banyak org yang ga ilmiah ya
kok bisa ga ilmiah? katanya itu melalui penelitian?

tidak semua penelitian itu ilmiah

riandono

Kutip dari: Pi-One pada Juni 19, 2010, 05:27:32 PM
Auto Urine Therapy adalah terapi yang sudah berusia ribuan tahun.

Manfaat klinisnya perlu pengujian lebih lanjut, tapi pada dasarnya, gak ada catatan/kasus buruk berkaitan dengan terapi ini.

ngga semua yang berusia ribuan tahun itu bener kan
dan, ga ada catatan buruk bukan berarti tidak berbahaya

semut-ireng

Kutip dari: riandono pada Juni 19, 2010, 06:33:43 PM
tidak semua penelitian itu ilmiah

Setuju 100 %,  lihat2 dulu siapa penyandang dana / sponsor penelitian itu.

Pi-One

Kutip dari: riandono pada Juni 19, 2010, 09:27:07 PM
ngga semua yang berusia ribuan tahun itu bener kan
dan, ga ada catatan buruk bukan berarti tidak berbahaya
Seperti kubilang, perlu penelitian lebih lanjut. Saat ini, kita hanya bisa bilang mereka yang menjalani terapi ini umumnya hidup sehat tanpa masalah dan tidak ditemukan kasus buruk akibat terapi ini.

semut-ireng

Pernah ada yang meneliti,  Dr. Ming Chen Liao dari Hefei Barat,  Cina,    menyatakan bahwa protein antineoplaston yang terkandung dalam air seni terbukti menghalangi pertumbuhan penyebaran sel kanker.   Dr. Shigeyuri Arai  dari Okayama,  Jepang,  meneliti 1752 orang yang mempraktekkan terapi air seni,  dan berhasil melawan penyakit mulai dari diabetes sampai kanker.

 Sejumlah peneliti lain menyatakan bahwa air seni bisa menyembuhkan jerawat.

riandono

@ semut ireng
maaf, saya udah googling kedua nama diatas kok ga dapat laporan penelitiannya ttg terapi urine ya. kalo bung semut-ireng punya, boleh saya minta?

semut-ireng

#25
Ngga punya kalau laporan penelitian.   Buka-buka file lama ketemu catatan,  Dr. Ming Chen Liau  ( maaf,  bukan Liao ) menyampaikan makalah hasil penelitiannya dalam konferensi pertama di dunia mengenai terapi air kencing,  di India pada tahun 1996.  Dr. Ming adalah wakil general manajer  Long Life Biomedical Co. Ltd,  Hefei Barat,   Cina.    Sedangkan Dr. Shigeyuri Arai  adalah manajer Fujisaki Institute,  dan juga sebagai peneliti di Hayashibara Biochemical Laboratories,  Okayama,  Jepang.

Saya coba googling, ketemu ini  :

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

riandono

ou gt, oke deh coba kita cari sama2, kalo ada yang dapat laporane bisa kita share..

Huriah M Putra

Satu2nya efek samping yang diketahui dari terapi urin adalah mulut bau..
Sisanya, gak ada masalah tuh.
[move]OOT OOT OOT..!!![/move]

riandono

dan tentunya berusaha menghindari adanya metabolit toksik atau mikroorganisme patogen dalam urinenya.

semut-ireng

efek samping mulut bau itu pasti,  bisa dipake tip buat yang lagi pacaran -  bayangin aja si dia itu tiap pagi minumnya  " air susu " itu ...........