Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Oktober 25, 2020, 01:37:52 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139604
  • Total Topik: 10375
  • Online Today: 240
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 37
Total: 37

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: The Earth without Human  (Dibaca 11173 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline biobio

  • Staff
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.476
  • IQ: 221
  • Gender: Pria
  • Tjiasmanto, Wewin
Re: The Earth without Human
« Jawab #15 pada: Desember 05, 2009, 02:57:10 AM »
Secara umum, manusia lebih banyak bersifat parasitisme. Secara umum, manusia mengambil terlalu banyak dan memberi terlalu sedikit. Jadi sekali lagi, secara umum manusia adalah parasit.

Misal anda, berapa banyak yang anda berikan pada alam? :)
Bukan parasit, tapi sudah predator yang ganas
"The pen is mightier than the sword"

Offline luth

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 698
  • IQ: 15
  • Gender: Pria
Re: The Earth without Human
« Jawab #16 pada: Desember 05, 2009, 12:08:35 PM »
Secara umum, manusia lebih banyak bersifat parasitisme. Secara umum, manusia mengambil terlalu banyak dan memberi terlalu sedikit. Jadi sekali lagi, secara umum manusia adalah parasit.

Misal anda, berapa banyak yang anda berikan pada alam? :)
anda tdk mengerti  metode penelitian sosial ya?coba baca2 lg teknik penelitian atau metode penelitian sosial biar ga salah kalimat2 anda:)

cukup, itu saja komen saya
mudah2an dipelajari ya jadi anda mengerti dan tidak asal berkomen.
sebodoh-bodohnya sifat adalah sombong

Offline cronny

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 821
  • IQ: 11
Re: The Earth without Human
« Jawab #17 pada: Desember 05, 2009, 12:14:40 PM »
Gua setuju ama pi-one sih... Emang secara general manusia lebih banyak merusak bumi.. secara langsung atau pun tak langsung.
God made me an atheist. Who are you to question his wisdom?

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re: The Earth without Human
« Jawab #18 pada: Desember 06, 2009, 12:18:28 AM »
anda tdk mengerti  metode penelitian sosial ya?coba baca2 lg teknik penelitian atau metode penelitian sosial biar ga salah kalimat2 anda:)

cukup, itu saja komen saya
mudah2an dipelajari ya jadi anda mengerti dan tidak asal berkomen.
Aku tak peduli pandangan sosial atau filosofis anda. Aku lebih melihat realita, dimana posisi manusia saat ini memang sebagai parasit bumi.

Offline luth

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 698
  • IQ: 15
  • Gender: Pria
Re: The Earth without Human
« Jawab #19 pada: Desember 06, 2009, 03:21:10 AM »
anda tdk mengerti  metode penelitian sosial ya?coba baca2 lg teknik penelitian atau metode penelitian sosial biar ga salah kalimat2 anda:)

cukup, itu saja komen saya
mudah2an dipelajari ya jadi anda mengerti dan tidak asal berkomen.
Aku tak peduli pandangan sosial atau filosofis anda. Aku lebih melihat realita, dimana posisi manusia saat ini memang sebagai parasit bumi.
lho siapa yang berbicara mengenai pandangan filosofis/pandangan sosial??
ga nyambung dah...


Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re: The Earth without Human
« Jawab #20 pada: Desember 06, 2009, 06:11:06 AM »
Intinya saja. Secara umum, manusia mengambil terlalu banyak dan memberi terlalu sedikit pada bumi. Anda bisa bantah ini? Dengan karakteristik macam itu, salahkah aku menyebut manusia sebagai parasit bumi?

Offline si anak gajah

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 232
  • IQ: 9
  • Gender: Pria
Re: The Earth without Human
« Jawab #21 pada: Desember 06, 2009, 06:33:09 AM »
memang kalau mau melakukan penelitian sosial untuk membuktikan manusia mengambil lebih banyak daripada memberikan kembali ke bumi gimana?
bukannya itu hal yang cukup jelas?
seberapa banyak yang manusia berikan untuk bumi, yang ada malah bumi makin berantakan karena ulah manusia, perang, industrialisasi, eksploitasi sumber alam...
Keep Moving Forward!!!

Offline Pi-One

  • Next Hikaru Genji
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 6.981
  • IQ: 40
  • Gender: Pria
  • Next Hikaru Genji
    • Membantah Hoax
Re: The Earth without Human
« Jawab #22 pada: Desember 06, 2009, 12:09:17 PM »
Kurasa dia masih bergantung pada ego manusia sebagai 'penguasa' bumi yang dikasih hak itu oleh Tuhan...

Offline syx

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 4.540
  • IQ: 341
  • Gender: Pria
    • Kliping Koran
Re: The Earth without Human
« Jawab #23 pada: Desember 08, 2009, 07:56:00 AM »
pemanasan global sepertinya lebih karena ulah manusia... jakarta berpolusi dan banjir juga karena ulah manusia. hutan dibabat jadi kebun sawit juga ulah manusia.

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:The Earth without Human
« Jawab #24 pada: Desember 22, 2015, 02:02:15 AM »
Puncak rantai makanan justru serangga deh kayaknya.

Saya rasa puncak rantai makanan saat tidak ada manusia adalah mamalia karnivora seperti singa. Gajah maupun simpanse kalah darinya.

Oh, atau buaya.
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

Offline Farabi

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 3.282
  • IQ: 171
  • Gender: Pria
  • Nabi Allah
Re:The Earth without Human
« Jawab #25 pada: Januari 08, 2016, 10:54:37 PM »
Saya rasa puncak rantai makanan saat tidak ada manusia adalah mamalia karnivora seperti singa. Gajah maupun simpanse kalah darinya.

Oh, atau buaya.

Setidaknya buaya atau singa tidak menyetok makanan sampai membusuk dan malah tidak termakan, dunia ini sebetulnya sudah amat sangat bijaksana.

Bagaimana kalau populasi manusia berkurang setengahnya, apakah populasi hutan akan meningkat dua kalinya?
http://watchparasyte.com/
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
4159 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 18, 2007, 11:15:50 AM
oleh alinc
0 Jawaban
4391 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 02, 2010, 11:01:40 PM
oleh Too Payz
7 Jawaban
4875 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 24, 2010, 03:55:03 AM
oleh Logan
0 Jawaban
172506 Dilihat
Tulisan terakhir November 08, 2016, 01:25:17 PM
oleh mildrasta
0 Jawaban
763 Dilihat
Tulisan terakhir September 20, 2020, 06:03:20 AM
oleh haruuuu_chan