Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 05:24:35 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,632
  • Total Topik: 10,389
  • Online today: 53
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 42
Total: 42

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Time Machine

Dimulai oleh suntzu, Agustus 27, 2008, 10:36:27 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Pi-One

Sudah dibilang kan, secara teoritis mustahil kita kembali ke masa lalu...

Baskoro13

#61
Kutip dari: Pi-One pada April 03, 2010, 02:39:02 PM
Sudah dibilang kan, secara teoritis mustahil kita kembali ke masa lalu...


hmmm,....secra teoritis memang mustahil utk kembali ke masa lalu :)
tapi pernyataan itu saya rasa berlaku untuk SAAT INI...

masih ingatkah kita ketika kloningan dianggap mustahil?
masih ingat kah klo dulu kita pesimis untuk pergi ke luar angkasa?


klo mnurut saya sih,,semua itu mungkin,,dan BISA di saat kita telah menemukan teori yang tepat dan mendukung hal tersebut :)..


Hal tsb dianggap mustahil,,,karena kita BELUM menemukan teori yg tepat untuk merealisasikan hal tersebut :)

dan jg,,,soal time traveller,,,"..klo time machine akan bisa dibuat,,seharusnya dunia saat ini akan dipenuhi oleh time traveller"

pertanyaan yg muncul dibenak saya saat ini...

Bagaimana jika kita bener2 bertemu dgn time traveller tsb?yg saya tebak adalah,,akan terjadi efek domino dari hal tsb...efek phscyologis terutama..
cb direnungkan,,jika seseorang datang ke pada anda,,dan mengatakan dirinya adalah time traveller..dan dia mengatakan bahwa dirinya adalah anda dimasa mendatang...
bagaimana perasaan anda?bukankah akan menjadi efek yang berkelanjutan?

tadi juga ada yg mengungkapkan bahwa para time traveller akan berbeda dimensi dengan dimensi objeknya..

ibarat sebuah museum,,hanya melihat2 saja..
Jika memang benar,,apakah tidak mungkin mereka sekarang ada disekitar kita,,namun kita tidak dapat melihat mereka dikarenakan berbeda dimensi tersebut? sama halnya makhluk gaib dsb..

bukan tidak mungkin jika mereka,sebagai seorang time traveller,memiliki kode etik,,dimana mereka tidak boleh mengatakan jati diri mereka kepada orang lain..


Semua masih belum jelas,,namun bukankah Science itu membutuhkan semangat untuk mematahkan segala pesimisme? :D

btw,,salam kenal ya smuanya.. :)

Pi-One

Bukan hanya karena belum nemu teori yang tepat, tapi juga masalah dengan hukum alam yang berlaku. Misal, hukum yang mengatakan untuk benda diam, agar bisa bergerak mencapai kecepatan cahaya, energi yang diperlukan adalah tidak terbatas. Nah, dari mana anda mendapat energi tak terbatas ini? Mau pakai prinsip 'energi kekal' Pak Karno Gendengtono, dimana ada yang namanya tak terbatas tambah dua :D

laZr

aku sih mikirnya pake many world theory saja (di awal ditanya tentang filosofi kan?)...
andai memang mesin waktu bisa tercipta, dan ada yang kembali ke masa lalu, mengubah sejarah... efeknya akan terjadi di dunia paralel yang lain, sedangkan sistem dunia asalnya intact...
tapi orang yang menjalani time travel juga berpindah dari satu dunia paralel ke dunia paralel yang lain, dan saat dia memutuskan untuk melakukannya atau tidak, itu adalah saat branching dari dunia paralelnya...

sebenarnya dunia paralel ini juga tetap terjadi andaipun kita tidak punya mesin waktu, setiap event menghasilkan branching yang berbeda... saat saya memiliki 2 pilihan dan memilih salah satu, saya sudah memasuki salah satu dunia paralel lainnya...
dulunya 'bledug' sekarang udah jadi laZr ya...

Keep Moving Forward!!

Baskoro13

Kutip dari: Pi-One pada Mei 27, 2010, 08:17:14 PM
Bukan hanya karena belum nemu teori yang tepat, tapi juga masalah dengan hukum alam yang berlaku. Misal, hukum yang mengatakan untuk benda diam, agar bisa bergerak mencapai kecepatan cahaya, energi yang diperlukan adalah tidak terbatas. Nah, dari mana anda mendapat energi tak terbatas ini? Mau pakai prinsip 'energi kekal' Pak Karno Gendengtono, dimana ada yang namanya tak terbatas tambah dua :D


walah,,klo dari metode nya mas karno,,saya pilih diem dulu deh mas :D

ora wani koment (blm berani ngmong)..
hmm,,jadi klo yg saya simpulkan sih,,keterbatasan (batu sandungan) untuk teori mesin waktu di masalah energi ya?

(btw,maaf klo ada salah sblmnya,,saya bukan org fisika..jd klo ada istilah2 fisika yg saya tdk paham,,mohn dibimbing mas.. :) aku org manajemen..hehe)

Pi-One

Dunia paralel, secara prinsip aku meragukannya. Kecuali kita memandang dunia itu sendiri bukan sesuatu yang nyata, melainkan sekedar persepsi kita. Rada-rada nyerempet 'matrix'

laZr

Kutip dari: Pi-One pada Mei 29, 2010, 08:09:37 AM
Dunia paralel, secara prinsip aku meragukannya. Kecuali kita memandang dunia itu sendiri bukan sesuatu yang nyata, melainkan sekedar persepsi kita. Rada-rada nyerempet 'matrix'
tapi kalau tidak paralel berarti dunia itu deterministik dong?
gak ada yang bisa disebut pilihan ataupun kehendak bebas...
dulunya 'bledug' sekarang udah jadi laZr ya...

Keep Moving Forward!!

suntzu

Kutip dari: laZr pada Mei 31, 2010, 03:37:38 PM
Kutip dari: Pi-One pada Mei 29, 2010, 08:09:37 AM
Dunia paralel, secara prinsip aku meragukannya. Kecuali kita memandang dunia itu sendiri bukan sesuatu yang nyata, melainkan sekedar persepsi kita. Rada-rada nyerempet 'matrix'
tapi kalau tidak paralel berarti dunia itu deterministik dong?
gak ada yang bisa disebut pilihan ataupun kehendak bebas...
Sori ni klo pertanyaan gw agak bodoh, tapi apa hubungannya kehendak bebas kita ama dunia paralel? Emangnya klo kita ngambil suatu keputusan berarti kita pindah ke dunia paralel, gitu ya?

Pi-One

Itu mungkin dengan konsep dimana ada dunia-dunia berbeda, dimana di dunia yang satu kita mengambil pilihan A, sementara di dunia satunya kita mengambil pilihan B, dan dunia itu berjalan sesuai kemungkinan pilihan kita tadi.

Monox D. I-Fly

Kutip dari: suntzu pada Juni 16, 2010, 07:34:01 PM
tapi kalau tidak paralel berarti dunia itu deterministik dong?
gak ada yang bisa disebut pilihan ataupun kehendak bebas...

Sori ni klo pertanyaan gw agak bodoh, tapi apa hubungannya kehendak bebas kita ama dunia paralel? Emangnya klo kita ngambil suatu keputusan berarti kita pindah ke dunia paralel, gitu ya?
Kutip dari: Pi-One pada Juni 17, 2010, 07:44:08 AM
Itu mungkin dengan konsep dimana ada dunia-dunia berbeda, dimana di dunia yang satu kita mengambil pilihan A, sementara di dunia satunya kita mengambil pilihan B, dan dunia itu berjalan sesuai kemungkinan pilihan kita tadi.

Untuk lebih jelasnya, coba main visual novel. :D
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.